Entertainment

Headlines News :

Advertise

Welcome Guys

    Title 1

    Slider Bar

    Recent News

    Tampilkan postingan dengan label Pengarang. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Pengarang. Tampilkan semua postingan

    Taufiq Kiemas - Pejuang Pancasila

    Dr. (HC) H. Muhammad Taufiq Kiemas atau yang lebih akrab dikenal sebagai Taufiq Kiemas lahir di Jakarta pada tanggal 31 Desember 1942 dari pasangan Tjik Agus Kiemas dan Hamzathoen Roesyda. Beliau merupakan politikus terkenal yang memperjuangkan pancasila di era pasca revolusi. Taufiq Kiemas merupakan suami dari presiden wanita pertama Indonesia Megawati Soekarnoputri. Beliau juga menjabat sebagai ketua MPR-RI pada priode 2009-2014. Namun, di pertengahan tahun 2013 yakni tanggal 8 Juni 2013, beliau menghembuskan nafas terakhir di Singapura akibat gagal ginjal.

    Sebelum meninggal, Taufiq Kiemas sempat memberi wasiat mengenai penggantinya di MPR-RI. Taufiq Kiemas berpesan agar pemimpin MPR nantinya tidak boleh dipilih berdasarkan voting melainkan harus mealalui konsensus.

    Pendidikan dan Politik


    Taufiq mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dan tergabung aktif dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, kelompok mahasiswa binaan PDI, semasa ia mahasiswa.
    Taufiq Kiemas memulai karier politiknya ketika di bangku mahasiswa dengan bergabung sebagai anggota GMNI.

    Kemudian ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia dan terpilih sebagai anggota DPR/MPR-RI pada tahun 1992. Selama masa Orde Baru, karier politiknya banyak dikebiri oleh pihak penguasa. Kariernya mulai cemerlang setelah rezim Soeharto tumbang.

    Pada pemilu 1999, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) sebuah partai yang didirikan istrinya keluar sebagai pemenang. Kemenangan ini mengantarkan istrinya menjadi Wakil Presiden dan kemudian Presiden Indonesia kelima.

    Kini sebagai salah satu tokoh penting di partai, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu). Ia kembali terpilih menjadi anggota DPR periode 2009–2014 dari PDI-Perjuangan untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat II.

    Salah satu pemikiran besarnya adalah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjunjung Empat Pilar Kebangsaan, yakni kembali memeluk Pancasila sebagai falsafah hidup, melaksanakan UUD 1945, mengukuhkan NKRI, dan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kulminasi perilaku bangsa.

    Tepat bersamaan dengan ulang tahun ke-70, Taufiq Kiemas meluncurkan biografinya yang berjudul Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam. Buku setebal 471 halaman itu berisi perjalanan hidup Taufiq Kiemas sejak kecil, besar di Yogyakarta, dan mulai masuk di kancah politik nasional, hingga menjadi ketua MPR.

    Menurut dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) itu, di Bandarlampung, Minggu, Taufiq Kiemas selaku Ketua MPR yang juga sesepuh PDI Perjuangan itu adalah tokoh nasionalis tulen. Arizka juga menyatakan bahwa ide-ide yang disampaikan Taufiq Kiemas itu, juga selalu identik dengan perjuangan Presiden pertama RI Ir Soekarno.

    Sebagai politikus terkemuka, banyak penulis yang mengulas karier politik Taufiq Kiemas, diantaranya ialah karya Derek Manangka yang berjudul Jurus Dan Manuver Politik Taufiq Kiemas: Memang Lidah Tak Bertulang yang terbit pada tahun 2009.

    Sakit hingga Wafat 

    Taufiq Kiemas menderita gangguan jantung dan ginjal. Ia pernah menjalani operasi pemasangan alat pacu jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta pada Oktober 2005 dan dirawat selama dua minggu lebih. Pada 17 Desember 2011, ia menjalani operasi pergantian baterai alat pemacu jantung di Rumah Sakit Harapan Kita.

    Taufiq Kiemas sempat melakukan tugas kenegaraannya yang terakhir di Ende untuk memperingati Hari kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni 2013. 

    Selesai berpidato di Ende, Taufiq berjalan beriringan bersama Boediono ke Taman Rendo. Di taman tersebut, ada patung Bung Karno yang duduk merenung di bawah pohon sukun.

    Di tempat itu, nilai-nilai Pancasila lahir. Saat Wapres menekan tombol peresmian, Taufiq tampak tersenyum dan ikut bertepuk tangan bersama ribuan masyarakat yang hadir. Taufiq pun sempat berfoto bersama rekannya di bawah pohon sukun yang menjadi saksi sejarah itu.

    Setelah pulang dari tugasanya di Ende, kondisi beliau mulai menurun akibat gangguan ginjal yang dideritanya sehingga beliau pun susah buang air kecil. Lantas Taufiq dibawa ke rumah sakit Singapore General Hospital. Pada tanggal 6 Juni 2013 kondisinya sempat membaik.

    Setelah menjalani perawatan di Singapore General Hospital, Singapura, pada hari Sabtu, 8 Juni 2013 pukul 19.05 waktu setempat, Taufiq Kiemas meninggal dunia di Singapore General Hospital akibat gangguan ginjal. Jenazahnya dishalatkan di hanggar Landasan Udara Halim Perdanakusuma sebelum dimakamkan secara militer pada 9 Juni 2013 di Blok M 114, Taman Makam Pahlawan Kalibata di samping makam kedua orangtuanya.

    Setelah reformasi, peran dan pengaruh Taufiq sangat signifikan dalam menentukan arah dan peta perpolitikan di Indonesia. Bukan semata-mata karena statusnya sebagai suami mantan Presiden Presiden Republik
    Indonesia Kelima (2001-2004) Megawati Soekarnoputri, tapi juga karena posisinya yang cukup sentral sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDI Perjuangan. Dia piawai memainkan perannya sebagai aktor politik, lewat berbagai manuvernya yang telah mewarnai kanvas perpolitikan negeri ini. 

     Sumber, republika.co.id
                    alapalap.com
                    wikipedia.org
                    kompas.com
                    detik.com


    Benjamin Franklin - "Waktu Adalah Uang"

    Benjamin Franklin lahir di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 17 Januari 1706. Ia merupakan seorang tokoh Amerika yang terkenal dengan karya-karyanya baik sebagai pejabat maupun sebagai ilmuwan. Ia adalah seorang wartawan, penerbit, pengarang, filantrofis, abolisionis , pelayan masyarakat (pejabat), ilmuwan, diplomat, dan penemu.

    Franklin juga adalah salah seorang pemimpin Revolusi Amerika, dan salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Karyanya yang terkenal dan sangat berguna adalah penangkal petir. Dia juga adalah orang pertama yang membentuk barisan pemadam kebakaran kota, sebagai Kepala kantor pos pertama di Amerika, serta sebagai pendiri Perpustakaan Umum pertama di Amerika. Kata-katanya banyak yang terkenal dan dikutip orang. Misalnya "waktu adalah uang" kemungkinan besar berasal dari dirinya.

    Waktu adalah uang.
    Hal-hal yang kejam tidaklah menyakitkan karena hal-hal itu dilarang (pemali), tetapi dilarang karena hal-hal itu menyakitkan
    Dia telah hidup penuh guna dibandingkan dikatakan meninggal kaya raya.
    Rasa kecukupan dan kekayaan jarang bersamaan. Anda boleh pilih kekayaan, biarlah rasa kecukupan buat saya
    Karena usia dan keinginan, tabunglah selama kamu mampu. Sinar mentari pagi tidak mungkinlah sepanjang hari
    Singkatnya, jalan menuju kekayaan, jika Anda menginginkannya, sesederhana jalan ke pasar. Ia tergantung terutama pada dua hal: rajin dan hemat, jelasnya: janganlah menyia-nyiakan WAKTU (tidak rajin) ataupun UANG (tidak hemat).
    Lebih baik pergi tidur tanpa makan malam daripada bangun tidur dengan hutang.
    Jagalah tokomu dan tokomu akan menjagamu.
    Seseorang yang penuh nafsu ibarat sedang menunggang kuda gila.
    Apa yang dimulai dengan amarah diakhiri dengan malu.
    Kemarahan tak pernah tanpa alasan tetapi jarang dengan alasan yang baik.
    Berlakulah baik: kepada temanmu untuk menjaga mereka, kepada musuhmu untuk mengalahkan mereka.
    Kepuasan membuat orang-orang miskin menjadi kaya; ketidakpuasan membuat orang-orang kaya menjadi miskin.
    Benjamin Franklin memiliki seorang Ayah bernama Josiah Franklin, bekerja sebagai pembuat sabun dan lilin yang menikah dua kali. Istri pertamanya bernama Anne Child dan istri kedua bernama Abiah Folger. Benjamin merupakan anak yang lahir dari pernikahan kedua. Ia merupakan anak ke 17 yaitu anak bungsu.

    Dia bersekolah di Boston Latin School tapi tidak lulus, ia melanjutkan pendidikan melalui membaca. Meskipun "orang tuanya berbicara tentang gereja sebagai karir"  untuk Franklin, ia putus sekolah ketika ia berusia sepuluh tahun.  

    Dia bekerja untuk ayahnya untuk sementara waktu dan pada umur 12 ia magang ke perusahaan koran saudaranya Yakobus.  Ketika diberi kesempatan untuk menulis surat ke kertas untuk publikasi, Franklin mengadopsi nama samaran " Silence Mrs Dogood ", seorang janda setengah baya. Huruf "Mrs Dogood" 's diterbitkan, dan menjadi subjek pembicaraan di sekitar kota.  

    Baik James maupun pembaca Courant 's menyadari tipu muslihat, dan James tidak senang dengan Ben ketika ia menemukan yang menjadi koresponden populer adalah adiknya. Benjamin menjadi kontributor dan bahkan kemudian editor surat kabar itu. Suatu hari kakak beradik ini berselisih hingga akhirnya Benjamin melarikan diri. Franklin meninggalkan perusahaan tanpa izin, dan dengan demikian menjadi buronan. Ben lari ke NewYork, lalu ke Philadelphia pada Oktober 1723.

    Lari adalah ilegal. Di Amerika awal, semua orang harus memiliki tempat dalam masyarakat dan melarikan diri tidak cocok di mana saja. Terlepas Ben mengambil perahu ke New York di mana ia berharap untuk mencari pekerjaan sebagai printer. Dan berjalan melintasi New Jersey, akhirnya tiba di Philadelphia melalui naik perahu. Setelah debarking, dia menggunakan sisa uangnya untuk membeli beberapa gulungan. Dia basah, acak-acakan, dan berantakan ketika calon istrinya, Deborah Baca, melihat dia pada hari itu, Oktober, 6 1723. Dia pikir dia tampak aneh, tidak pernah bermimpi bahwa tujuh tahun kemudian mereka akan menikah.

    Franklin memulai pekerjaan sebagai printer. Dia tidak begitu yakin dengan baik bahwa gubernur Pennsylvania berjanji untuk menjebaknya dalam bisnis untuk dirinya sendiri jika  Franklin hanya akan pergi ke London untuk membeli font dan peralatan percetakan. Franklin memang pergi ke London, namun gubernur mengingkari janjinya dan Benyamin dipaksa untuk menghabiskan beberapa bulan di Inggris melakukan pekerjaan cetak.

    Setelah kembali ke Philadelphia, Franklin mencoba tangannya untuk membantu menjalankan toko, tetapi segera kembali menjadi penolong printer. Franklin adalah printer yang lebih baik. Segera ia mulai mendapatkan kontrak untuk melakukan pekerjaan pemerintah dan mulai berkembang dalam bisnis.

    Tahun 1730 Benjamin menikah dengan kekasih masa kecilnya, Deborah Baca. Suami Debora telah melarikan diri, dan sekarang ia bisa menikah.
     
    Selain menjalankan sebuah toko cetak, Franklin juga berlari toko mereka sendiri pada saat ini, dengan Deborah menjual segala sesuatu dari sabun untuk kain. Ben juga mengelola sebuah toko buku. Mereka cukup giat.

    Pada 1729, Benjamin Franklin membuat surat kabar, Lembaran Pennsylvania. Franklin tidak hanya mencetak surat kabar tersebut, tetapi sering memberikan kontribusi potongan kertas di bawah.

    Tapi Franklin berkembang pada pekerjaan. Pada 1733 ia mulai menerbitkan Almanack Buruk Richard Almanacs era dicetak setiap tahun,. Dan berisi hal-hal seperti laporan cuaca, resep, prediksi dan homili. Franklin menerbitkan almanak di bawah kedok seorang pria bernama Richard Saunders, seorang pria miskin yang membutuhkan uang untuk mengurus istri tukang nya.  

    Apa yang membedakan almanak Franklin adalah aforisme cerdas dan menulis hidup. Banyak dari frase terkenal yang berhubungan dengan Franklin, seperti, "adalah A sen yang ditabung satu sen yang diterima" berasal dari Poor Richard.

    Kebakaran adalah ancaman yang sangat berbahaya bagi Philadelphia, sehingga Franklin mulai mencoba untuk memperbaiki situasi. Pada tahun 1736, ia menyelenggarakan Uni Api Philadelphia Perusahaan, yang pertama di kota. Terkenal mengatakan, "An ounce of prevention is worth a pound of cure," sebenarnya pemadam kebakaran saran.
     
    Mereka yang mengalami kerusakan akibat kebakaran ke rumah mereka sering mengalami kerugian ekonomi ireversibel. Jadi, tahun 1752, Franklin membantu menemukan Kontribusi Philadelphia untuk Asuransi Kerugian Terhadap oleh Fire. Mereka yang memiliki polis asuransi tidak dihapus secara finansial. Contributionship ini masih dalam bisnis saat ini.
     

    Pada 1749 ia pensiun dari bisnis dan mulai berkonsentrasi pada ilmu pengetahuan, percobaan, dan penemuan. Ini adalah hal baru bagi Franklin. Pada 1743, dia sudah menemukan kompor panas efisien - yang disebut kompor Franklin - untuk membantu rumah hangat efisien. Sebagai kompor diciptakan untuk membantu meningkatkan masyarakat, ia menolak untuk mengambil paten.
     
    Di antara penemuan lainnya Franklin adalah sirip buat menyelam, armonika gelas (alat musik) dan kacamata.
     
    Pada tahun 1750-an ia berbalik untuk mempelajari listrik. Pengamatannya, termasuk percobaan layang-layang nya yang diverifikasi sifat listrik dan petir yang membawa Franklin masuk ke ketenaran internasional.

    Dia mulai bekerja secara aktif untuk kemerdekaan. Dia tentu saja mengira anaknya William, sekarang Gubernur Kerajaan New Jersey, akan setuju dengan pandangannya. William tidak. William tetap menjadi Loyal Inggris. Hal ini menyebabkan keretakan antara ayah dan anak yang tidak pernah sembuh.

    Franklin terpilih ke Kongres Kontinental Kedua dan bekerja pada sebuah komite dari lima yang membantu untuk menyusun Deklarasi Kemerdekaan. Meskipun banyak menulis adalah Thomas Jefferson, banyak dari kontribusi adalah milik Franklin. Pada tahun 1776 Franklin menandatangani Deklarasi, dan sesudahnya berlayar ke Prancis sebagai duta ke Pengadilan Louis XVI.

    Franklin juga membantu pinjaman aman dan membujuk Perancis mereka melakukan hal yang benar. Franklin menandatangani Perjanjian Paris pada 1783, setelah Amerika telah memenangkan Revolusi. 

    Sekarang seorang pria tujuh puluhan itu, Franklin kembali ke Amerika. Ia menjadi Presiden Dewan Eksekutif Pennsylvania. Ia menjabat sebagai delegasi ke konvensi Konstitusi dan menandatangani Konstitusi. Salah satu tindakan terakhirnya publik sedang menulis sebuah risalah anti-perbudakan pada 1789. Franklin meninggal pada April 17, 1790 pada usia 84. 20.000 orang menghadiri pemakaman pria yang disebut, "orang yang harmonis." Ia diabadikan di Mata Uang 100 dollar US.

    Sumber,en.Wikipedia
                id.Wikipedia
                www.ushistory.org 
                www.biography.com 

    Ariel Peterpen

    Nazril Irham atau yang sangat dikenal dengan nama Ariel, lahir di Pangkalan Brandan, 16 September 1981. Ayahnya adalah seorang pegawai lapangan di perusahaan minyak Pertamina. Sementara ibunya adalah ibu rumah tangga biasa. Ariel adalah anak bungsu dari tiga bersaudara.

    Karena berprofesi sebagai pegawai lapangan, sang ayah bekerja di lokasi yang berpindah-pindah. Tinggal di Pangkalan Brandan beberapa bulan, Ariel kecil dan keluarga harus pindah ke Langsa, sebuah kota yang ada di Nangroe Aceh Darussalam. Setelah tinggal di sana selama tujuh tahun, Ariel sekeluarga lantas pindah ke Bandung. Sebuah kota yang udah dianggap Ariel sebagai “rumah”-nya sendiri.

    Nama Ariel mulai dikenal luas oleh masyarakat setelah sukses sebagai vokalis grup musik Peterpan, bersama personil lainnya, Andika Naliputra Wirahardja (Andika), Mohammad Kautsar Hikmat (Uki), Ilsyah Ryan Reza (Reza), Loekman Hakim, dan Indra.

    Sejak kecil Ariel telah memperlihatkan bakat yang begitu besar di bidang seni, tapi bukan di bidang menyanyi, melainkan bakat seni di bidang menggambar. Dia sempat menjuarai beberapa perlombaan menggambar di Bandung. Karena hobi menggambar, Ariel sempat bercita-cita jadi arsitek. Tapi, di tengah perjalanan hidupnya, ia menemukan satu hobi baru yang diminatinya, yaitu bermain musik. Dari sinilah Ariel kemudian meniti karir.

    Dimulai dibangku kelas 7 SMP, penggemar Oasis ini sudah membentuk band pertama yang bernama Peppermint.Tapi nasib, band ini cuma bertahan tujuh bulan. Sejak kelas 7 SMP, Ariel telah berusaha membentuk grup musik band, seperti Sliver, Cholesterol dan Topi. Tapi, berakhir ditengah jalan.

    Beberapa orang yang tergabung di Topi –termasuk Ariel-, sepakat membentuk band baru. Sebelum sahabatnya yaitu Andika selaku pendiri Peterpan, kemudian mengajaknya untuk bergabung dalam band tersebut. Band ini membuat Ariel semakin sukses bersama dengan kesuksesan album-album Peterpan.

    Konon lagu Menunggumu yang dibawakannya berkolaborasi bersama Chrisye adalah karyanya saat masih duduk di Sekolah Menengah Umum (SMU).

    Pendidikan


    • TK: Bungong Seulanga,Langsa,Aceh
    • SD: SD IV Merdeka
    • SMP: SMPN 14 Bandung
    • SMA: SMAN 23 Bandung
    • Universitas: Universitas Parahyangan Jurusan Arsitektur

    Bersama Peterpan, Ariel dan kawan-kawan berusaha untuk mempromosikan diri dengan menembus kafe-kafe top di Bandung. Penampilan Peterpan yang atraktif ditambah vokal Ariel yang berkarakter diam-diam menarik minat Noey –eks basis Java Jive yang belakangan jadi produser untuk memasukkan lagu mereka dalam album kompilasi Kisah 2002 Malam. Lagu Mimpi Yang Sempurna yang termuat di album kompilasi itu sukses jadi modal buat Peterpan untuk menembus industri rekaman nasional.

    Pada tahun 2003, Peterpan merilis album yang berjudul Taman Langit. Album ini ternyata laku dipasaran. Salah satu faktor yang mendukung larisnya album ini dipasaran adalah vokal Ariel dan kemampuannya mengolah lirik yang mampu menarik siapapun. Lirik-lirik yang dibuat pengagum Kahlil Gibran ini amat dalam. Karena mampu menyentuh dasar hati pendengar lagu-lagunya.

    Pada pertengahan 2004 Ariel mencapai Puncaknya, saat album Bintang di Langit dirilis. Ariel memang sudah menjadi pujaan pencinta musik Indonesia.

    Peter Pan (album)

    Di tengah banjir popularitas, Ariel sempet terganjal masalah. Ia digosipkan telah menghamili pacarnya, seorang gadis asal Semarang yang bernama Sarah Amalia. Gosip ini tak dapat ditentang oleh Ariel. Ia pun bersedia mengawini Lia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Sebuah perkawinan yang dirahasiakan dari sorotan media.

    Menikah di usia muda sempat membuat banyak orang ragu pada kelangsungan karir Ariel dan Peterpan. Keraguan itu jelas harus dijawab oleh Ariel. Caranya, apalagi kalo bukan terus berkarya dengan sepenuh hati. Terus menghasilkan lagu-lagu yang menghibur dan bisa dinikmati oleh pendengar musik Indonesia.

    Selain berkarier di dunia musik, Ariel sekarang menjadi bintang iklan. Ia menjadi model iklan Sunsilk bersama model Amy Lee.

    Iklan- iklan terkenal
    • XL (Bersama Peterpan)
    • Sunsilk
    • Lux‎

    Selain itu, pada tahun 2009, Ariel pun menjadi bintang film dalam film populer Sang Pemimpi. Ariel memerankan tokoh Arai, seorang pemuda yang tak pernah berhenti bermimpi.

    Pada tahun 2010, Ariel terjerumus dalam kasus pornografi yang melibatkan dirinya dan beberapa artis wanita Indonesia, di antaranya Luna Maya dan Cut Tari. Dua buah video sex dengan pelaku sangat mirip Ariel dengan Cut Tari dan Ariel dengan Luna Maya tersebar luas di internet dan menjadikan karier artis mereka terancam. Bahkan, dikabarkan rekaman video itu tidak hanya berjumlah 2 buah saja, melainkan 32. Hal ini mencitrakan kesan buruk Ariel di mata masyarakat Indonesia.

    Pada tahun 2012 Ariel bebas dari penjara dan merintis grup band baru dengan nama NOAH. Karena nama Peter Pan telah membawa citra buruk dari kasus Ariel sebelumnya. Perubahan nama band Peter Pan menjadi NOAH membawa kembali kesetiaan fans berat Ariel.

    NOAH resmi berdiri melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta, tepatnya di Musica Studios pada tanggal 2 Agustus 2012. NOAH terdiri dari lima anggota yaitu Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. NOAH diartikan sebagai panjang umur, pemberi ketenangan.

    Sebelumnya Ariel, Uki, Reza dan Lukman menggunakan nama Peterpan bersama dua anggota terdahulu yaitu Andika dan Indra.

    Sesuai kesepakatan dengan dua anggota terdahulu, maka Ariel, Uki, Lukman dan Reza tidak lagi menggunakan nama Peterpan setelah album Sebuah Nama Sebuah Cerita. Album pertama yang dirilis menggunakan nama NOAH adalah album Seperti Seharusnya yang berisikan 10 lagu dengan single pertama Separuh Aku yang begitu videonya dirilis di Youtube telah berhasil menyedot penonton sebanyak kurang lebih 2 juta viewers dalam waktu 4 minggu.

    NOAH secara resmi mengangkat David sebagai personil tetap NOAH di album ini menambah warna dalam musik NOAH. Launching album Seperti Seharusnya digelar dengan cara yang tidak biasa yaitu dengan menggelar konser di 5 negara dalam waktu 24 Jam. Negara-negara yang dipilih adalah Australia, Hong Kong, Malaysia, Singapore dan Indonesia.

    Sebelumnya NOAH pun mengeluarkan sebuah buku Catatan 2010-2012 yang berjudul Kisah Lainnya. Kisah Lainnya mendapatkan sambutan publik yang luar biasa terbukti dengan menjadi best seller di toko buku Gramedia di berbagai kota di Indonesia. Seperti kutipan dalam buku Kisah Lainnya, “Kami akan melanjutkan perjalanan.”. Inilah awal perjalanan Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David dengan nama baru yaitu NOAH.



    Sumber, gudang-biografi.blogspot.com
                  biografi.rumus.web.id
                  www.noah-site.com
                  id.wikipedia.org
                  www.kapanlagi.com
                                                                                                                               
    Enhanced by Zemanta

    Robert Baden-Powell - Pendiri Pramuka

    Robert Stephenson Smyth Baden-Powell atau dengan gelarnya yakni 1st Baron Baden-Powell, Bt, OM, GCMG, GCVO, KCB juga dikenal sebagai BP, bipi atau Lord Baden-Powell adalah letnan satu umum di tentara, penulis, dan sekaligus sebagai pendiri Gerakan Kepanduan atau Pramuka. Robert lahir di Paddington, London pada tanggal 22 Februari 1857. Ia biasanya disapa Stephe Powell.
    Dia adalah anak ke-6 dari 8.


    Ayahnya seorang Pendeta bernama Baden-Powell, seorang Savilian yang mengajar geometri di Universitas Oxford dan telah memiliki empat anak dari kedua pernikahan sebelumnya.

    Pada 10 Maret 1846 di Gereja St Lukas, Chelsea, Pendeta Powell menikahi Henrietta Grace Smyth yang lahir pada tanggal 3 September 1824 dan meninggal pada 13 Oktober 1914, putri sulung Laksamana William Henry Smyth dan 28 tahun lebih muda. Dengan begitu cepat lahirlah Warington (awal 1847), George (akhir 1847), Augustus (1849) dan Francis (1850). Setelah tiga anaknya meninggal ketika masih sangat muda, mereka telah memiliki Stephe, Agnes (1858) dan Baden (1860). Ketiga anak termudanya dan Augustus sering sakit-sakitan. Pendeta Powell meninggal ketika Stephe berusia tiga tahun, dan sebagai penghormatan kepadanya serta untuk mengatur anak-anaknya sendiri yang terpisah dari saudara dan sepupu, ibunya (Henrietta Grace Smyth) mengubah nama keluarga menjadi Baden-Powell. Selanjutnya, Stephe dibesarkan oleh ibunya, seorang wanita yang berketatapan bahwa anak-anaknya harus berhasil.

    Baden-Powell berkata tentang ibunya pada tahun 1933

    Rahasia keberhasilan saya adalah ibu saya.
    Selepas bersekolah di Rose Hill School, Tunbridge Wells, Stephe dianugerahi beasiswa untuk sekolah di Charterhouse. Perkenalan pertamanya pada kecakapan kepanduan, yakni kecakapan memburu dan memasak hewan - dan menghindari guru - di hutan yang berdekatan, yang juga merupakan kawasan terlarang. Dia juga pandai bermain piano dan biola, mampu melukis dengan baik dengan menggunakan kedua belah tangannya serta gemar bermain peran (drama). Masa liburan banyak dihabiskannya dengan melakukan ekspedisi pelayaran atau bermain kano dengan saudara-saudaranya.

    Perkenalannya kepada kemahiran pramuka adalah memburu dan memasak hewan – dan menghindari guru – di hutan yang berdekatan, yang juga merupakan kawasan terlarang. Dia juga bermain piano dan biola, mampu melukis dengan baik dengan menggunakan kedua belah tangan dengan tangkas, dan gemar bermain drama. Masa liburan dihabiskan dengan ekspedisi belayar atau berkanu dengan saudara-saudaranya.

    Karir KetentaraanPada tahun 1876, Baden-Powell bergabung dengan 13th Hussars di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan dinas khusus di Afrika dan pulang ke India pada tahun 1897 untuk memimpin 5th Dragoon Guards.Baden-Powell berlatih dan mengasah kemahiran kepanduannya dengan suku Zulu pada awal 1880-an di jajahan Natal Afrika Selatan di mana resimennya ditempatkan dan ia diberi penghargaan karena keberaniannya.

    Kemahirannya mengagumkan dan dia kemudian dipindahkan ke dinas rahasia Inggris. Dia sering bertugas dengan menyamar sebagai pengumpul rama-rama, memasukkan rancangan instalasi militer ke dalam lukisan-lukisan sayap kupu-kupunya.Baden-Powell kemudian ditempatkan di dinas rahasia selama 3 tahun di daerah Mediterania yang berbasis di Malta. Dia kemudian memimpin gerakan ketentaraannya yang berhasil di Ashanti, Afrika, dan pada usia 40 dipromosikan untuk memimpin 5th Dragoon Guards pada tahun 1897.

    Naik pangkat sebagai Mayor Jendral, Baden-Powell menjadi pahlawan nasional. Setelah mengurusi pasukan polisi Afrika Selatan Baden-Powell kembali ke Inggris untuk bertugas sebagai Inspektur Jendral pasukan berkuda pada tahun 1903.Pulang ke Inggris. Setelah kembali, Baden-Powell mendapati buku panduan ketentaraannya, yakni buku panduan ringkas bertajuk “Aids to Scouting”, ringkasan ceramah yang dia berikan mengenai peninjau ketentaraan, untuk membantu melatih perekrutan tentara baru. Menggunakan buku ini dan kaidah lain, ia melatih mereka untuk berpikir sendiri, menggunakan daya usaha sendiri, dan untuk bertahan hidup dalam hutan.Baden-Powell kembali ke Afrika Selatan sebelum Perang Boer dan terlibat dalam beberapa tindakan melawan Zulu. Dinaikkan pangkatnya pada masa Perang Boer menjadi kolonel termuda dalam dinas ketentaraan Britania, dia bertanggung jawab untuk organisasi pasukan perintis yang membantu tentara biasa. Ketika merencanakan hal ini, dia terperangkap dalam pengepungan Mafeking, dan dikelilingi oleh tentara Boer yang melebihi 8.000 orang. Walaupun berjumlah lebih kecil, garnisun itu berhasil bertahan dalam pengepungan selama 217 hari.

    Sebagian besar keberhasilan itu dikatakan sebagai hasil beberapa muslihat yang dilaksanakan atas perintah Baden-Powell sebagai komandan garnisun. Ranjau-ranjau palsu ditanam, dan tentaranya diperintah untuk menghindari pagar kawat olok-olok (tidak ada) saat bergerak antara parit kubu.Baden-Powell melaksanakan kebanyakan kerja peninjauan secara pribadi dan membina pasukan kanak-kanak asli untuk berjaga dan membawa pesan-pesan, kadang menembus pertahanan lawan. Banyak dari anak-anak ini kehilangan nyawanya dalam melaksanakan tugas. Baden-Powell amat kagum dengan keberanian mereka dan kesungguhan mereka yang ditunjukkan ketika melaksanakan tugas. Pengepungan itu dibubarkan oleh Pembebasan Mafeking pada 16 Mei 1900.

    Naik pangkat sebagai Mayor Jendral, Baden-Powell menjadi pahlawan nasional.Setelah mengurusi pasukan polisi Afrika Selatan Baden-Powell kembali ke Inggris untuk bertugas sebagai Inspektur Jendral pasukan berkuda pada tahun 1903.Pulang ke InggrisSetelah kembali, Baden-Powell mendapati buku panduan ketentaraannya “Aids to Scouting” telah menjadi buku terlaris, dan telah digunakan oleh para guru dan organisasi pemuda.Kembali dari pertemuan dengan pendiri Boys’ Brigade, Sir William Alexander Smith, Baden-Powell memutuskan untuk menulis kembali Aids to Scouting agar sesuai dengan pembaca remaja, dan pada tahun 1907 membuat satu perkemahan di pulau Brownsea bersama dengan 22 anak lelaki yang berlatar belakang berbeda, untuk menguji sebagian dari idenya.

    Buku “Scouting for Boys” kemudian diterbitkan pada tahun 1908 dalam 6 jilid.Kanak-kanak remaja membentuk “Scout Troops” secara spontan dan gerakan Pramuka berdiri tanpa sengaja, pada mulanya pada tingkat nasional, dan kemudian pada tingkat internasional. Gerakan pramuka berkembang seiring dengan Boys’ Brigade. Suatu pertemuan untuk semua pramuka diadakan di Crystal Palace di London pada 1908, di mana Baden-Powell menemukan gerakan Pandu Puteri yang pertama. Pandu Puteri kemudian didirikan pada tahun 1910 di bawah pengawasan saudara perempuan Baden-Powell, Agnes Baden-Powell.

    Walaupun dia sebenarnya dapat menjadi Panglima Tertinggi, Baden Powell memuutuskan untuk berhenti dari tentara pada tahun 1910 dengan pangkat Letnan Jendral menuruti nasihat Raja Edward VII, yang mengusulkan bahawa ia lebih baik melayani negaranya dengan memajukan gerakan Pramuka.Pada Januari 1912 Baden-Powell bertemu calon isterinya Olave Soames di atas kapal penumpang (Arcadia) dalam perjalanan ke New York untuk memulai Lawatan Pramuka Dunia. Olave berusia 23, Baden-Powell 55, dan mereka berkongsi tanggal lahir.

    Mereka bertunangan pada September tahun yang sama dan menjadi sensasi pers, mungkin karena ketenaran Baden-Powell, karena perbedaan usia seperti itu lazim pada saat itu. Untuk menghindari gangguan pihak pers, mereka melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 30 Oktober 1912. Dikatakan bahwa Baden-Powell hanya memiliki satu petualangan lain dengan wanita (pertunganannya yang gagal dengan Juliette Low).Pramuka Inggris menyumbang satu penny masing-masing dan mereka membelikan Baden-Powel hadiah pernikahan, yaitu sebuah mobil Rolls Royce.Perang Dunia I dan kejadian-kejadian selanjutnyaKetika pecah Perang Dunia I pada tahun 1914, Baden-Powell menawarkan dirinya kepada Jabatan Perang.

    Tiada tanggung jawab diberikan kepada beliau, sebab, seperti yang dikatakan oleh Lord Kitchener: “dia bisa mendapatkan beberapa divisi umum dengan mudah tetapi dia tidak dapat mencari orang yang mampu meneruskan usaha baik Boy Scouts.” Kabar angin menyatakan Baden-Powell terkait dalam kegiatan spionase dan dinas rahasia berusaha untuk menggalakkan mitos tersebut.

    Baden-Powell was made a Baronet in 1922, and was created Baron Baden-Powell, of Gilwell in the County of Essex, in 1929, Gilwell Park being the International Scout Leader training centre.

    He was appointed to the Order of Merit of the British honours system in 1937, and was also awarded 28 decorations from foreign states.

    Baden-Powell dianugerahi gelar Baronet pada tahun 1922, dan bergelar Baron Baden-Powell, dari Gilwell dalam County Essex, pada tahun 1929. Taman Gilwell adalah tempat latihan Pemimpin Pramuka Internasional. Baden-Powell dianugerahi Order of Merit dalam sistem penghormatan Inggris pada tahun 1937, dan dianugerahi 28 gelar lain dari negara-negara asing.

    Dalam sajak singkat yang ia tulis, ia menjelaskan bagaimana mengucapkan namanya:Man, Nation, MaidenPlease call it Baden.Further, for PowellRhyme it with Noël.Dibawah usaha gigihnya pergerakan Pramuka dunia berkembang. Pada tahun 1922 terdapat lebih dari sejuta pramuka di 32 negara; pada tahun 1939 jumlah pramuka melebihi 3,3 juta orang.Keluarga Baden-Powell memiliki tiga anak – satu anak laki-laki dan dua perempuan (yang mendapat gelar-gelar kehormatan pada 1929; anak laki-lakinya kemudian menggantikan ayahnya pada 1941:• Peter, kemudian 2nd Baron Baden-Powell (1913-1962)• Hon. Heather Baden-Powell (1915-1986)• Hon. Betty Baden-Powell (1917-2004) yang pada 1936 menikah dengan Gervase Charles Robert Clay (lahir 1912 dan memiliki 3 anak laki-laki dan 1 perempuan).

    Tidak lama selepas menikah, Baden-Powell berhadapan dengan masalah kesehatan, dan mengalami beberapa serangan penyakit. Ia menderita sakit kepala terus menerus, yang dianggap dokternya berasal dari gangguan psikosomatis dan dirawat dengan analisa mimpi. Sakit kepala ini berhenti setelah ia tidak lagi tidur dengan Olave dan pindah ke kamar tidur baru di balkon rumahnya.

    Baden-Powell meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 dan dimakamkan di Nyeri, di St Petrus Cemetery  nisan-Nya beruang lingkaran dengan titik di tengah "ʘ", yang merupakan tanda jejak untuk "Going home", atau " Saya sudah pulang ":  Ketika Olave istrinya meninggal, abunya dikirim ke Kenya dan dimakamkan di samping suaminya. Kenya telah menyatakan makam Baden-Powell menjadi monumen nasional.

    Penghargaan

    Pada tahun 1937 Baden-Powell diangkat ke Order of Merit , salah satu penghargaan paling eksklusif di sistem penghormatan Inggris , dan ia juga dianugerahi 28 dekorasi oleh negara-negara asing, termasuk Officer Grand Portugis Ordo Kristus ,  Komandan Grand Yunani Orde Penebus (1920),  Komandan Perancis d'honneur Legio (1925), Kelas Pertama Orde of Merit Hungaria (1929), Grand Cross dari Ordo yang Dannebrog dari Denmark, Grand Cross dari Ordo Singa Putih , Grand Cross dari Orde Phoenix , dan Order of Polonia Restituta .
     
    The Silver Wolf Penghargaan dikenakan oleh Robert Baden-Powell menjatuhkan garis penerusnya, dengan Ketua Pramuka saat ini, Bear Grylls , mengenakan ini penghargaan yang asli.
    The Penghargaan Serigala Perunggu , satu-satunya perbedaan dari Organisasi Dunia Gerakan Pramuka , diberikan oleh Komite Pramuka Dunia untuk layanan yang luar biasa kepada dunia Pramuka, pertama kali diberikan kepada Baden-Powell oleh keputusan bulat dari Komite Internasional kemudian pada hari lembaga Wolf Perunggu di Stockholm pada tahun 1935. Ia juga penerima pertama Penghargaan Buffalo Perak pada tahun 1926, penghargaan tertinggi diberikan oleh Boy Scouts of America .

    Pada tahun 1927, di Jambore Nasional Swedia ia dianugerahi oleh Pfadfinderbund Österreichischer dengan "Großes des Dankabzeichen OPB.  : 113

    Pada tahun 1931 Baden-Powell menerima penghargaan tertinggi dari Republik Austria Pertama (Großes Ehrenzeichen der Republik am Bande) keluar dari tangan Presiden Wilhelm Miklas .  : 101 Baden-Powell juga salah satu penerima pertama dan beberapa Goldene Gemse, penghargaan tertinggi diberikan oleh Pfadfinderbund Österreichischer. 

    Pada tahun 1931, Mayor Frederick Russell Burnham didedikasikan Gunung Baden-Powell  di California untuk teman lamanya Pramuka dari empat puluh tahun sebelumnya.  Hari persahabatan mereka dihormati selama-lamanya dengan dedikasi puncak sebelah, Gunung Burnham . 
    Baden-Powell dinominasikan untuk Nobel Peace Prize pada banyak kesempatan, termasuk 10 nominasi yang terpisah pada tahun 1928. 

    Pada tahun 2002, Baden-Powell bernama di BBC daftar 's dari 100Greatest Britons setelah pemungutan suara di seluruh Inggris. 
    Sebagai bagian dari Centenary 2.007 Pramuka , Nepal berganti nama Urkema Peak Puncak Baden-Powell  .

    Pekerjaan

    Militer buku
    • 1884: Reconnaissance dan Pramuka
    • 1885: Kavaleri Instruksi
    • 1889 Pigsticking atau Hoghunting
    • 1896: The Downfall of Prempeh
    • 1.897: Kampanye Matabele
    • 1899: Aids to Scouting untuk N.-C.Os dan Pria
    • 1900: Olahraga dalam Perang
    • 1901: Catatan dan Petunjuk untuk Afrika Selatan Constabulary
    • 1914: Pelatihan Cepat untuk Perang
    Pramuka buku
    • 1908: Pramuka untuk Boys
    • 1909: Benang untuk Pramuka
    • 1912: Buku Panduan untuk Girl Guides atau Bagaimana Gadis Dapat Bantuan untuk Membangun Up Kekaisaran (ditulis bersama dengan Agnes Baden-Powell)
    • 1913: Pramuka Luar Sea: My World Tour
    • 1916: The Wolf Cub Handbook
    • 1918: Gadis Guiding
    • 1919: Aids Untuk Scoutmastership
    • 1921: Apa yang dapat Anda lakukan Pramuka: Benang Lebih 
    • 1922: Rovering untuk Sukses
    • 1929: Pramuka dan Gerakan Pemuda
    • est 1929: Pesan terakhir untuk Pramuka 
    • 1935: Putaran Pramuka Dunia
    Buku-buku lain
    • 1905: Ambidexterity (ditulis bersama dengan John Jackson)
    • 1915: Kenangan India
    • 1915: Adventures saya sebagai Spy a 
    • 1916: Muda Knights Kekaisaran: Kode mereka, dan Benang Pramuka lebih lanjut 
    • 1921: Favorit An Serigala Tua
    • 1927: Snags Hidup dan Bagaimana Mereka Bertemu
    • 1933: Pelajaran Dari Varsity Kehidupan
    • 1934: Adventures dan Kecelakaan
    • 1936: bertualang ke Manhood
    • 1937: Afrika Adventures
    • 1938: Burung dan hewan Afrika
    • 1939: Paddle Canoe Pernah
    • 1940: Lebih Sketsa Of Kenya
    Patung
    • 1905 John Smith


    Sumber, en.wikipedia.org
                 Wikipedia.org
                  www.thepeerage.com 
                 http://www.npg.org.uk
                 bbc.co.uk
     

    Teguh Karya - Bapak Sutradara Indonesia

    Liem Tjoan Hok atau yang akrab dikenal Teguh Karya, Lahir di Pandeglang, Jawa Barat, 22 September 1937. Beliau adalah sutradara film pelanggan piala citra. Dia layak disebut suhu teater Indonesia yang banyak melahirkan sineas-sineas terkemuka. Bagi para seniman ia dianggap sebagai bapak, guru, sekaligus teman.


    Setali tiga uang, Teguh pun seakan menjadi abadi sebagai sutradara terbaik spesialis peraih Piala Citra, untuk setiap karya-karya film terbarunya. Dan bersamaan itu, film yang disutradarainya, sering pula terpilih menjadi film terbaik yang dianugerahi Piala Citra.

    Film pertama karya Teguh di tahun 1968 adalah film untuk anak-anak. Film serius konsumsi dewasa untuk pertama kali dihasilkannya pada tahun 1971, dan langsung menyabet beberapa penghargaan untuk kategori akting maupun penyutradaraan terbaik.

    Karir dalam dunia film dirintisnya saat melakukan tugas praktik penulisan skenario film-film semi dokumenter, pada Perusahaan Film Negara (kini PPFN). Saat itu, mantan anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 1968-1972 ini antara lain berkesempatan bekerja pada sutradara D. Djajakusuma, Nya Abbas Acup, Misbach Yusa Biran, Wim Umboh, dan Asrul Sani, baik itu sebagai penata artistik, pemain, atau asisten sutradara.

    Saya biasanya memanggil Teguh dengan nama Steve...


    Ketika film layar lebar bermedium pita seluloid meredup sementara waktu di awal tahun 1990-an, untuk digantikan layar kaca yang marak muncul dengan kehadiran stasiun teve baru, Teguh pun sempat mengubah medium seninya. Ia berkesempatan menghasilkan karya film sinema elektronik (sinetron) untuk televisi, seperti Pulang (1987), Arak-Arakan (1992), dan Pakaian dan Kepalsuan (1994).

    Ia pertama-tama melakoni seni sebagai pemain drama, antara tahun 1957 hingga 1961. Teguh, yang waktu itu masih menggunakan nama lahir Steve Liem Tjoan Hok, sudah sering tampil di panggung dalam pementasan-pementasan yang diadakan oleh ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia).

    Lalu, secara akademis Teguh Karya menyelesaikan pendidikan seni di berbagai perguruan tinggi. Seperti, di Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi) Yogyakarta (tahun 1954-1955), Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI, 1957-1961), kemudian ke luar negeri East West Center Honolulu, Hawai (1962-1963) untuk belajar akting atau art directing. Kemampuan akademis itu kemudian dipadukan dengan pergaulannya yang intens dengan beberapa tokoh teater dan sutradara film legendarias, seperti Usmar Ismail, Asrul Sani, dan D. Djajakusuma yang banyak mempengaruhi proses berkeseniannya. Teguh turut aktif membidani kelahiran Badan Pembina Teater Nasional Indonesia, di tahun 1962.

    Sejak tahun 1968, ia mendirikan Teater Populer, yang hingga akhir hayat adalah kebanggaan sekaligus 'kenderaan' seni yang tetap difungsikan. Ia mendirikan sanggar seninya di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang juga rumah kediamannya. Rumah ini disulap menjadi sanggar kreatif para seniman terkemuka di Tanah Air. Melalui Teater Populer, Teguh yang masih menggunakan nama Steve Liem, berkesempatan membentuk dan melahirkan banyak aktor serta aktris kenamaan.

    Dari Teater Populer, banyak sineas baru mengikuti jejak Teguh untuk serius menapaki karir di industri perfilman. Tak heran jika Teguh dijuluki pula sebagai 'Suhu Teater Indonesia'. Di antara pementasan Teater Populer yang mendapat sambutan meriah, adalah Jayaprana, Pernikahan Darah (1971), Inspektur Jenderal, Kopral Woyzeck (1973), dan Perempuan Pilihan Dewa (1974). Banyak kritikus seni menilai, beberapa lakon panggung yang disutradarai Teguh Karya berhasil mencapai puncak eksplorasi.

    Walau lahir dengan nama Liem Tjoan Hok, Teguh lebih merasa sebagai orang Banten. Ia memiliki seorang nenek kelahiran Bekasi, namanya Saodah, serta seorang sahabat Mang Dulapa, sais delman yang rutin membawa Teguh pulang pergi ketika masih duduk di bangku SD Pandeglang.

    Memasuki bangku SMP, Teguh pindah ke Jakarta, menumpang di rumah Engku Dek pamannya. Anak pertama dari lima bersaudara pedagang kelontong ini kemudian mewarisi kegemaran membaca dari sang paman. Teguh boleh mendapat nilai jelek untuk aljabar dan ilmu ukur, namun untuk pelajaran sejarah, menggambar, dan bahasa ia selalu unggul.

    Sepulang dari studi art directing di Hawai, Teguh bekerja sebagai manajer panggung di Hotel Indonesia. Karena itu, Teater Populer yang Teguh lahirkan tahun 1968 dimaksudkan pula untuk mengisi acara-acara di Hotel Indonesia. Jadilah teater pengusung aliran realisme ini, awalnya lebih dikenal sebagai Teater Populer Hotel Indonesia. Pemain pendukungnya sebagian besar adalah mahasiswa ATNI serta para penggiat teater independen.

    Identitas kelahiran Teater Popuper, salah satunya, bersemangat menggali sisi keaktoran (kesenimanan) seseorang, untuk kemudian diekspresikan sebagai medium perwujudan sebuah pencapaian artistik tertentu. Teater Populer terlihat sangat 'akademis' mengungkapkan gagasan-gagasan teatrikal di atas panggung. Suguhan yang formal-akademis itu untuk mengejawantahkan teori-teori realisme, yang pembawaannya dimulai oleh Usmar Ismail, Asrul Sani, dan D. Djajakusuma saat mendirikan ATNI pada tahun 1950-an. Realisme itulah yang berhasil diserap Teguh saat kuliah di ATNI tahun 1957-1961.

    Tentang pilihan hidupnya untuk tak menikah, Anggota Dewan Film Nasional (DFN) penerima Anugerah Seni dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1969), ini menyebutkan, karena di dalam dirinya ada 'kamar-kamar' untuk kreativitas, sahabat, negeri, dan kamar untuk lain-lain. Bicara soal perkawinan, kata Teguh, urutan kamarnya belum tentu sama untuk setiap orang. Ia mengaku sewaktu di SMA pernah beberapa kali pacaran, tetapi sang pacar selalu saja tidak tahan karena acapkali ditinggal menghadiri ceramah dan berbagai kegiatan kesenian lainnya.

    Teguh Karya, yang sepanjang hayat memilih hidup melajang, menghembuskan nafas terakhir kali di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, pada 11 Desember 2001 di usia 64 tahun, setelah terserang stroke menyerang otak bagian memori sejak tahun 1998. Walau hari-hari akhir dihabiskan di atas kursi roda, sesungguhnya stroke tak membuat badannya lumpuh total melainkan otak bagian memorilah yang tak lagi mampu bekerja maksimal, seperti merespon pembicaraan.

    Teguh adalah pria yang selalu berpenampilan sederhana, sangat dicintai dan disayangi oleh teman-teman seprofesi, maupun para seniman lain. Bagi para seniman ia dianggap sebagai bapak, guru, sekaligus teman.

    Sebelum meninggal dunia, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, beserta istri Ny. Sinta Nuriyah, berkesempatan mengunjungi Teguh Karya, di rumah kediamannya, Kebon Kacang, Tanah Abang.

    Karya-Karyanya

    Sejumlah judul film karya Teguh yang berhasil mengangkat nama sutradara dan pemain bintangnya, diantaranya,

    1. Wajah Seorang Laki-Laki (1971), 
    2. Cinta Pertama (1973), 
    3. Ranjang Pengantin (1974),
    4.  Kawin Lari (1975), 
    5. Perkawinan Semusim (1977), 
    6. Badai Pasti Berlalu (1977), 
    7. November 1828 (1979), 
    8. Di Balik Kelambu (1982), 
    9. Secangkir Kopi Pahit (1983), 
    10. Doea Tanda Mata (1984), 
    11. Ibunda (1986), 
    12. Pacar Ketinggalan Kereta (1986).
    Sumber, Wikipedia
                  Buku- Bindo Erlangga 2006
                  TokohIndonesia.com

    Soepratman - Pencipta Lagu Indonesia Raya

    Wage Rudolf Supratman lahir  di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada tanggal 19 Maret 1903. Beliau adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya" dan pahlawan nasional Indonesia.

    Ayahnya bernama Senen, sersan di Batalyon VIII. Saudara Soepratman berjumlah enam, laki satu, lainnya perempuan. Salah satunya bernama Roekijem. Ada juga yang bilang WR Supratman adalah anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Ayahnya bernama Jumeno Kartodikromo (tentara KNIL Belanda) dan ibunya, Siti Senen. Pada tahun 1914, Soepratman ikut Roekijem ke Makassar. Di sana ia bersekolah dan dibiayai oleh suami Roekijem yang bernama Willem van Eldik.

    Soepratman lalu belajar bahasa Belanda di sekolah malam selama tiga tahun, kemudian melanjutkannya ke Normaalschool di Makassar sampai selesai. Ketika berumur 20 tahun, lalu dijadikan guru di Sekolah Angka 2. Dua tahun selanjutnya ia mendapat ijazah Klein Ambtenaar.

    Beberapa waktu lamanya ia bekerja pada sebuah perusahaan dagang. Dari Makassar, ia pindah ke Bandung dan bekerja sebagai wartawan di harian Kaoem Moeda dan Kaoem Kita. Pekerjaan itu tetap dilakukannya sewaktu sudah tinggal di Jakarta. Dalam pada itu ia mulai tertarik kepada pergerakan nasional dan banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan. Rasa tidak senang terhadap penjajahan Belanda mulai tumbuh dan akhirnya dituangkan dalam buku Perawan Desa. Buku itu disita dan dilarang beredar oleh pemerintah Belanda.

    Soepratman dipindahkan ke kota Sengkang. Di situ tidak lama lalu minta berhenti dan pulang ke Makassar lagi. Roekijem sendiri sangat gemar akan sandiwara dan musik. Banyak karangannya yang dipertunjukkan di mes militer. Selain itu Roekijem juga senang bermain biola, kegemarannya ini yang membuat Soepratman juga senang main musik dan membaca-baca buku musik.


    W.R. Soepratman tidak beristri serta tidak pernah mengangkat anak.

    Sewaktu tinggal di Makassar, Soepratman memperoleh pelajaran musik dari kakak iparnya yaitu Willem van Eldik, sehingga pandai bermain biola dan kemudian bisa menggubah lagu. Ketika tinggal di Jakarta, pada suatu kali ia membaca sebuah karangan dalam majalah Timbul. Penulis karangan itu menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.

    Soepratman tertantang, lalu mulai menggubah lagu. Pada tahun 1924 lahirlah lagu Indonesia Raya, pada waktu itu ia berada di Bandung dan pada usia 21 tahun.

    English: First publication of what is now know...
    English: First publication of what is now known as Indonesia Raya in the 10 November 1928 issue of the weekly Sin Po magazine. Bahasa Indonesia: Publikasi pertama lagu Indonesia Raya di edisi tanggal 10 November 1928 di majalah mingguan Sin Po (Photo credit: Wikipedia)

    Pada bulan Oktober 1928 di Jakarta dilangsungkan Kongres Pemuda II. Kongres itu melahirkan Sumpah Pemuda. Pada malam penutupan kongres, tanggal 28 Oktober 1928, Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental di depan peserta umum (secara intrumental dengan biola atas saran Soegondo berkaitan dengan kondisi dan situasi pada waktu itu, lihat Sugondo Djojopuspito). Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka.

    Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, pencipta lagu itu, Wage Roedolf Soepratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan.

    Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir "Matahari Terbit" pada awal Agustus 1938, ia ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM Jalan Embong Malang, Surabaya dan ditahan di penjara Kalisosok, Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit.

    KONTROVERSI
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, Jawa Tengah, mengharapkan pelurusan sejarah Wage Rudolf (WR) Supratman, pencipta lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang sesungguhnya berasal dari Purworejo.
    "Sudah kami bentuk tim untuk pelurusan sejarah WR Supratman," kata Bupati Purworejo Kelik Sumrahadi dalam sambutan tertulis jumpa pers tentang pelurusan sejarah WR Supratman yang dibacakan Wakil Bupati Mahsun Zain di Purworejo, Selasa.

    Pengadilan Negeri (PN) Purworejo sejak sekitar satu tahun terakhir menetapkan bahwa tempat dan tanggal lahir WR Supratman di Dusun Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, pada tanggal 19 Maret 1903.

    Penetapan itu mengoreksi keterangan tentang WR Supratman selama ini yang lahir di Jatinegara, Jakarta, pada tanggal 9 Maret 1903.

    Ia mengatakan, surat permohonan perubahan tempat dan tanggal lahir WR Supratman telah berada di Sekretariat Negara di Jakarta.

    "Sebagai warga Purworejo, tentu kami berharap ada pengakuan formal bahwa WR Supratman adalah putra bangsa yang lahir di Purworejo. Kami juga meminta pelurusan sejarah agar anak cucu mendapatkan informasi yang benar," katanya.

    Anggota Tim Pelurusan Sejarah WR Supratman, Soekoso DM, mengatakan, selama ini Wage (sebutan untuk WR Supratman) tertulis lahir di Meester Cornelis, Jatinegara, Jakarta.

    Keterangan tentang hal itu, katanya, berdasarkan pengakuan kakaknya, Roekijem Soepratijah van Eldik, yang dituliskan Oerip Supardjo kepada Matumona, penulis biografi WR Supratman.

    Namun, katanya, Oerip telah meralat keterangan itu dengan menyebut bahwa Wage lahir di Somongari.
    Ia menjelaskan, dokumen kelahiran Wage di Jatinegara dan Arsip Nasional di Jakarta hingga saat ini tidak pernah ditemukan.


    English: This is plague of Museum Sumpah Pemud...
    English: This is plague of Museum Sumpah Pemuda, jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta, Indonesia. (Photo credit: Wikipedia)
    Kemungkinan, katanya, Roekijem yang bersuami orang Belanda itu merasa malu jika Wage sebagai pencipta lagu kebangsaan "Indonesia Raya", ternyata lahir di desa.

    Pada sidang di PN Purworejo, tahun 1978, katanya, dua warga Somongari dihadirkan sebagai saksi kelahiran Wage, yakni Amatrejo Kasum dan Martowijoyo Tepok.

    Dua saksi itu, katanya, menyebut bahwa Wage lahir di desa itu pada hari Kamis Wage (Kalender Jawa). Mereka menyebut bulan dan tahun kelahiran tetapi lupa tanggalnya.

    "Hingga saat ini, referensi tentang asal usul Wage di Purworejo masih lengkap," katanya.
    Asisten III Sekretaris Daerah Pemkab Purworejo, Abdurrahman, mengatakan, jika pemerintah pusat menetapkan Wage berasal dari daerah itu selanjutnya pemkab setempat akan mengembangkan Desa Somongari sebagai desa wisata.

    Selain itu, katanya, pemkab juga mewacanakan memindah makam Wage yang selama ini di Surabaya, Jawa Timur, ke Purworejo. Wage wafat pada tanggal 17 Agustus 1938 dimakamkan di Pekuburan Kapas Kampung, Jalan Kenjeran, Surabaya.

    "Meskipun hal ini masih perlu pembahasan lebih lanjut dan dukungan dana yang tidak sedikit," katanya.

    Ia menyatakan keprihatinan Pemkab Purworejo atas kondisi rumah tempat wafat Wage di Jalan Mangga nomor 21 Surabaya yang terkesan tidak terurus secara baik.

    "Yayasan tampaknya kurang dana, Pemkab Purworejo juga menyumbangkan anggaran untuk pendanaan operasional monumen itu," katanya.

    Cucu keponakan Wage, Suyono, mengharapkan, pemerintah serius meluruskan sejarah pencipta "Indonesia Raya" itu.

    WR Supratman adalah anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Ayahnya bernama Jumeno Kartodikromo (tentara KNIL Belanda) dan ibunya, Siti Senen, sedangkan Roekijem adalah kakak sulung yang membawanya ke Jakarta. (ANT)


    Sumber, Wikipedia
                  KOMPAS. com



    Enhanced by Zemanta

    Winston Churchill - Perdana Menteri Inggris

    Sir Winston Leonard Spencer Churchill lahir di Oxfordshire, Inggris, 30 November 1874. Winston adalah tokoh politik dan pengarang dari Inggris yang paling dikenal sebagai Perdana Menteri Britania Raya sewaktu Perang Dunia Kedua. Peranannya sebagai ahli strategi, orator, diplomat dan politisi terkemuka menjadikan Churchill salah satu dari tokoh paling berpengaruh di sejarah dunia. Pada tahun 1953, Churchil dianugrahkan penghargaan Nobel di bidang literarur karena sumbangan yang ia berikan dalam buku-buku karangannya mengenai bahasa inggris dan sejarah dunia.

    Nama keluarga Churchill yang sebenarnya adalah Spencer-Churchill (karena ia mempunyai hubungan darah dengan keluarga Spencer), tetapi dimulai dengan ayahnya, Lord Randolph Churchill, seluruh keluarganya mulai menggunakan nama keluarga Churchill.

    Winston Churchill adalah keturunan dari keluarga Churchill pertama yang dikenal luas, John Churchill, Duke Marlborough pertama. Ayah Winston, Lord Randolph Churchill, adalah tokoh politik yang juga merupakan anak ketiga dari John Spencer-Churchill, Duke Marlborough ke-7. Ibu Winston adalah Lady Randolph Churchill (Jennie Jerome), putri dari jutawan Amerika Leonard Jerome.

    Winston Churchill dilahirkan di Blenheim Palace di Woodstock, Oxfordshire; ia dilahirkan tanpa persiapan ketika ibunya mulai mengalami kontraksi ketika sedang bepergian di kereta kuda.

    Seperti anak laki-laki lain yang berasal dari kelas atas di masa itu, masa kecilnya kebanyakan dihabiskan di asrama sekolah. Salah satu anekdot yang tersebar luas adalah cerita sewaktu Churchill menulis ujian masuk ke Sekolah Harrow. Ketika ujian bahasa Latin, ia hanya menulis titel, namanya, nomor 1 dan titik. Meskipun ia diterima masuk, ia ditempatkan di kelas untuk murid yang tidak berprestasi, pelajaran dikonsentrasikan ke bahasa Inggris, bidang pelajaran yang dikuasai dengan sangat baik oleh Churchill. Sekarang, setiap tahun, sekolah Harrow memberikan penghargaan Churchill (Churchill essay-prize) untuk karangan yang membahas topik yang telah ditentukan sebelumnya oleh kepala bagian bahasa Inggris.

    Ibunda Churchill (dikenal pada waktu itu sebagai Lady Randolph) jarang mengunjungi putranya, meskipun begitu Churchill sangat mencintai dan mengagumi ibunya. Churchill sering menulis surat, meminta ibunya untuk datang menjenguk atau meminta ayahnya agar membiarkan ia pulang ke rumah. Setelah Winston dewasa, hubungan antara Winston dan ibunya menjadi lebih dekat, sehingga hubungan mereka lebih mirip dengan hubungan kakak-beradik dan persahabatan yang erat.

    Hubungan antara Churchill dan ayahnya tidaklah erat, meskipun begitu ia selalu mengikuti karir ayahnya. Pada tahun 1816, dia memproklamasikan, "Ayah saya adalah kanselir keuangan (Chancellor of the Exchequer) dan satu hari nanti, akupun akan melakukan hal yang sama." Ia tidak mempunyai banyak teman sewaktu kecil dan hal ini selalu teringat olehnya. Churchill sangat dekat dengan pengasuhnya, Elizabeth Anne Everest, dan sangat sedih sewaktu ia meninggal pada 3 Juli, 1895. Churchill membayar biaya pemakamannya di City of London Cemetery and Crematorium.

    Prestasinya di Harrow tidak memuaskan, Churchill sering dihukum karena nilainya yang buruk dan dianggap tidak berusaha untuk belajar lebih baik. Perilakunya yang independen dan sifatnya yang sering memberontak menjadi halangan untuk mempelajari mata pelajaran klasik seperti bahasa Latin dan sejarah Yunani kuno. Meskipun demikian ia menunjukan bakat besarnya di mata pelajaran lain, seperti sejarah, dimana ia sering mendapatkan nilai terbaik. Churchill sering dianggap, terutama kare ia sendiri beranggap begitu, gagal untuk berprestasi di sekolah. Akan tetapi dia pernah berprestasi dengan menjuarai pertandingan anggar di sekolah.

    Churchill pernah menjadi anggota freemason (Tentara Rahasia Inggris)sekitar tahun 1895, beberapa saat setelah ayahnya meninggal sampai sekitar tahun 1912.

    Churchill menghadiri akademi militer di Sandhurst. Setelah lulus pada umur 20 tahun, Churchill bergabung dengan tentara sebagai Subaltern (mirip dengan pangkat letnan) di regimen kavaleri Hussar IV (dengan nama regimen Queen's Own). Regimen ini ditempatkan di Bengaluru, India. Setelah ia tiba di India, Churchill mengalami cedera di bahunya.

    Di India, Churchill menghabiskan sebagian besar waktunya bermain polo. Situasi ini tidak memuaskan Churchill yang masih muda dan haus pengalaman militer. Ia mulai mencari kesempatan untuk bisa bergabung dalam perang. Tahun 1895, Churchill dan Reggie Barnes mendapatkan ijin pergi ke Kuba untuk menjadi pengamat perang antara prajurit Spanyol dan gerilyawan Kuba. Churchill juga mendapatkan komisi untuk menjadi koresponden surat kabar Daily Graphic. Churchill sangat gembira ketika ia terlibat dalam baku tembak untuk pertama kali pada ulang tahunnya yang ke 21. Sewaktu dalam perjalanan ke Kuba, ia sempat mengunjungi Amerika Serikat untuk pertama kalinya dan diperkenalkan ke komunitas New York oleh teman dekat ibunya, Bourke Cockran.

    Pada tahun 1897 Churchill mencoba untuk mengunjungi Perang Yunani-Turki akan tetapi perang ini berakhir sebelum ia tiba di medan perang. Karena itu ia memutuskan untuk mengambil cuti dan berlibur di Inggris. Begitu ia mendengar mengenai pemberontakan Pathan di North West Frontier, India (sekarang merupakan daerah Pakistan), ia langsung kembali ke India untuk berpartisipasi dalam perang untuk mengakhiri pemberontakan tersebut.

    Sir Bindon Blood, pemimpin dari pasukan expedisi yang ditugaskan untuk melawan pemberontak Pathan, telah menjanjikan Churchill bahwa ia dapat ikut serta di konflik ini. Sewaktu bertugas di pasukan expedisi selama enam minggu, Churchill juga menulis artikel untuk surat kabar The Pioneer dan The Daily Telegraph untuk 5 poundsterling per artikel. Bulan Oktober tahun 1897, Churchill kembali ke Inggris. Buku pertamanya mengenai konflik diatas, The Story of Malakand Field Force, diterbitkan pada bulan Desember.

    Secara resmi Churchill masih ditempatkan di India, tapi ia berhasil mendapat ijin cuti jangka panjang. Oleh karena itu, Churchill dapat meluangkan waktunya untuk berusaha agar dipilih sebagai prajurit yang akan dikirim untuk kembali menguasai Sudan, pasukan ini dipilih dan akan dipimpin oleh Horatio Kitchener. Kitchener sebenarnya tidak menginginkan Churchill sebagai pasukannya, akan tetapi Churchill meggunakan koneksinya sehingga Perdana Menteri Robert Arthur Talbot Gascoyne-Cecil mengirim telegram ke Kitchener. Pada akhirnya, Churchill berhasil mendapat posisi di 21st Lancers -- pasukan yang dipilih langsung oleh Departemen Peperangan (War Office), dan bukan Kitchener. Ia juga menjadi koresponden perang bagi surat kabar Morning Post dengan upah 15 poundsterling per artikel. Churchill ikut serta dalam serbuan kavaleri (cavalry charge) Inggris yang terakhir dalam pertempuran di Omdurman. Bulan Oktober 1898, Churchill telah kembali ke Inggris dan mulai menulis buku The River War yang diterbitkan dalam dua volume pada tahun berikutnya.

    Pada tahun 1899 Churchill meninggalkan dinas militer dan memutuskan untuk menitis karir di parlemen. Ia menjadi kandidat bagi partai konservatif di Oldham akan tetapi hanya bisa menduduki tempat ketiga dalam pemilihan tersebut, sementara Oldham pada waktu itu hanya mempunyai kuota untuk dua kursi.

    Tanggal 12 Oktober 1899, Perang Boer kedua dimulai di Afrika Selatan, yang melibatkan Britania dan Afrikaners. Churchill menjadi koresponden perang untuk Morning Post selama empat bulan dan mendapatkan upah 250 poundsterling per bulan. Setelah tiba di Afrika Selatan, ia ikut menumpang di kereta api yang digunakan oleh tentara Inggris dibawah pimpinan Aylmer Haldane. Kereta ini kemudian tergelincir keluar jalan rel karena serangan dari pasukan Boer yang menggunakan bahan peledak. Churchill, meskipun sudah menjadi rakyat sipil, memimpin pasukan untuk membersihkan jalan rel dari sisa-sisa ledakan sehingga lokomotif dan beberapa gerbong kereta api yang membawa korban luka dapat dievakuasi. Meskipun kereta api itu akhirnya dapat meloloskan diri, Churchill, beberapa perwira dan prajurit lain tertangkap dan menjadi tahanan perang di Pretoria.

    Churchill berhasil meloloskan diri dari penjara tahanan perang. Aksi ini mengakibatkan banyak kritik dan kontroversi karena ada yang menganggap bahwa Churchill seharusnya menunggu untuk Haldane dan satu orang lagi yang merencanakan pelarian tersebut, kedua orang ini tidak mampu atau tidak mau mengambil risiko meloloskan diri dengan memanjat pagar. Setelah berada diluar penjara Pretoria, Churchill menjelajah hampir 480 kilometer ke koloni Portugal di Lourenco Marques, Maputo Bay. Seorang warga negara inggris yang berprofesi sebagai manajer tambang membantu Churchill dengan menyembunyikan Churchill di tambangnya. Kemudian dia menyeludupkan Churchill kedalam kereta yang bertujuan keluar dari daerah Boer. Dengan aksi ini Churchill menjadi pahlawan nasional di Britania. Akan tetapi Churchill tidak kembali ke Inggris, ia memutuskan untuk menumpang kapal laut ke Durban untuk bergabung dengan pasukan yang dipimpin oleh jendral Redvers Buller. Pasukan ini bertujuan untuk menghancurkan pasukan Boer yang mengepung kota Ladysmith, jika berhasil pasukan ini juga bertujuan untuk mengambil kota Pretoria.

    Pada kali ini, meskipun masih menjadi koresponden perang, Churchill juga mendapatkan posisi di regimen kavaleri. Ia ikut serta dalam pertempuran di Spion Kop dan menjadi salah satu prajurit inggris pertama yang memasuki Ladysmith dan Pretoria. Bahkan Churchill dan sepupunya, Charles Spencer-Churchill (Duke Marlborough ke-9), berposisi jauh di depan pasukan inggris yang lain di Pretoria. Kedua orang ini kemudian menuntut dan menerima penyerahan diri dari 52 prajurit Boer yang menjaga penjara.

    Churchill menerbitkan dua buku mengenai perang Boer, London to Ladysmith via Pretoria yang diterbitkan pada bulan Mei dan Ian Hamilton's March pada bulan Oktober tahun 1900.

    Churchill menggunakan kemashyuran yang didapatinya untuk memulakan kerjaya politik yang merangkumi tempoh selama enam puluh tahun, bertugas sebagai seorang MP di House of Commons dari 1901 sehingga 1922 dan dari 1924 sehingga 1964. Sebagai anggota Conservative Party, dia pindah ke Liberals dan menyertai Kabinet ketika berusia awal tiga puluhan. Dia merupakan salah seorang daripada perancang politik dan ketenteraan bagi pendaratan Gallipoli yang menemui kegagalan di Dardanelles ketika Perang Dunia I, yang menyebabkan dia digelar sebagai "penyembelih Gallipoli".

    Dia merupakan salah seorang yang menandatangani perjanjian Anglo-Irlandia pada tahun 1921 yang menubuhkan Negara Irlandia Bebas. Partai Liberal kemudian dilanda perpecahan internal. Setelah kalah pada pemilu 1922 kepada Edwin Scrymgeour dia menyertai Partai Konservatif semula. Dua tahun kemudian pada pemilu 1924 di dilantik mewakili Epping sebagai Konservatif. Dia dilantik sebagai Chancellor of the Exchequer pada tahun 1926 di bawah Stanley Baldwin dan bertanggungjawab mengembalikan Britania kepada Standard Emas. Ketika General Strike of 1926, Churchill dikatakan mencadangkan mesingan digunakan untuk mematahkan mogok pelombong. Churchill menyunting surat kabar kerajaan British Gazette. Ketika pertelingkahan tersebut dia menyuarakan bahawa "Samaada negara mematahkan Mogok Umum, atau Mogok Umum akan menghancurkan negara.".

    Kerajaan Konservatif telah ditewaskan dalam Pemilu Inggris 1929. Apabila Ramsay MacDonald membentuk kerajaan pada 1931, Churchill tidak dijemput untuk menyertai Kabinet. Churchill berada puncak terendah dalam kerjayanya. Churchill menghabiskan beberapa tahun berikutnya untuk menumpu kepada kerja penulisannya, termasuk History of the English Speaking Peoples (yang tidak diterbitkan sehinggalah selepas tamat Perang Dunia II). Churchill terkenal dengan penentangannya terhadap kemerdekaan India. Tidak lama selepas itu, perhatiannya tertumpu kepada kemunculan Adolf Hitler dan peningkatan senjata Jerman. Buat seketika, Churchill merupakan suara tunggal yang menyeru British untuk meningkatkan persenjataan bagi menyaingi keganasan Jerman. Churchill merupakan pengkritik Neville Chamberlain polisi mengembirakan Adolf Hitler.

    Pada awal Perang Dunia II Churchill dilantik sebagai First Lord of the Admiralty Apabila Chamberlain's meletak jawatan pada bulan May, 1940, Churchill dilantik sebagai Perdana Menteri dan membentuk kerajaan gabungan. Churchill segera menjadikan seorang kawan dan penasihat karibnya, Max Aitken, (Lord Beaverbrook) seorang usahawan industri dan pemilik akhbar terkemuka, orang yang bertanggungjawab bagi mengendalikan pengeluaran kapal terbang. Ketangkasan fikiran perniagaan Max Aitken membolehkan British meningkatkan kejuruteraan dan pengeluaran kapal terbang dengan pantas, yang menyumbang kepada kejayaan ketika waktu perang.

    Ucapan Churchill yang pertama pada masa itu merupakan sumber inspirasi penting kepada pihak British yang tertekan. Kenyataannya yang terkemuka "Saya tidak mempunyai apa-apa untuk ditawarkan kecuali darah, kerja kuat, air mata, dan peluh" merupakan ucapan pertamanya sebagai Perdana Menteri. Ucapan berikutnya sebelum Pertempuran Britania, dengan "Kita akan mempertahankan pulau kita, walau apapun harganya, kita akan bertempur di pantai, kita akan bertempur di tempat pendaratan, kita akan bertempur di padang dan jalan, kita akan bertempur di bukit; kita tidak akan sekali-kali menyerah."

    Walaupun peranan Churchill dalam Perang Dunia II tidak dapat disangkal, dia mempunyai banyak musuh di negerinya. Dia menyuarakan kebenciannya kepada ide seperti penyediaan kesehatan umum dan pendidikan yang lebih baik untuk mayoritas penduduk menyebabkan banyak rasa tidak puas hati di kalangan penduduk terutama mereka yang bertempur ketika peperangan. Segera setelah perang usai, Churchill dikalahkan dengan buruk oleh Clement Attlee dan Partai Buruh (Inggris).

    Selepas kekalahan Partai Buruh (Inggris) pada Pemilu 1951, Churchill kembali menjabat jabatan Perdana Menteri. Pada tahun 1953, Winston Churchill dianugerahi dua gelar kehormatan. Dia dikaruniakan gelar Sir menjadi Sir Winston Churchill dan Winston Churchill dianugerahkan Hadiah Nobel dalam penulisan untuk kepakarannya dalam penulisan riwayat dan sejarah dan juga kepintarannya berbicara dalam mempertahankan nilai kemanusiaan yang tinggi. Serangan angin ahmar pada Juni 1953 memyebabkan Winston Churchill lumpuh sebelah kiri. Winston Churchill bersara disebabkan kesehatan pada 5 April 1955 tetapi mengekalkan jabatannya sebagai Chancellor bagi University Bristol.

    Pada 15 Januari 1965, Winston Churchill mengalami angin ahmar kedua -evere cerebral thrombosis - yang menyebabkan dia sakit parah. Winston Churchill meninggal sembilan hari kemudian pada 24 Januari 1965. Jasadnya diletakkan di Westminster Hall selama tiga hari dan upacara permakaman negara diadakan di St Paul's Cathedral. Ini merupakan kali pertama permakaman negara diadakan untuk orang biasa semenjak Arthur Wellesley, 1st Duke of Wellington lebih 100 tahun dahulu. Atas permintaan Winston Churchill, dia dikebumikan di tanah keluarga di Saint Martin's Churchyard, Bladon, Woodstock, Inggris.

    Sumber, Wikipedia
                 Buku Sang pengubah Dunia, Gramedia, 2008
     

    About Author

    Title 2

    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Laboratorium Blog tes - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger