Entertainment

Headlines News :

Advertise

Welcome Guys

    Title 1

    Slider Bar

    Recent News

    Tampilkan postingan dengan label Sutradara. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Sutradara. Tampilkan semua postingan

    Teguh Karya - Bapak Sutradara Indonesia

    Liem Tjoan Hok atau yang akrab dikenal Teguh Karya, Lahir di Pandeglang, Jawa Barat, 22 September 1937. Beliau adalah sutradara film pelanggan piala citra. Dia layak disebut suhu teater Indonesia yang banyak melahirkan sineas-sineas terkemuka. Bagi para seniman ia dianggap sebagai bapak, guru, sekaligus teman.


    Setali tiga uang, Teguh pun seakan menjadi abadi sebagai sutradara terbaik spesialis peraih Piala Citra, untuk setiap karya-karya film terbarunya. Dan bersamaan itu, film yang disutradarainya, sering pula terpilih menjadi film terbaik yang dianugerahi Piala Citra.

    Film pertama karya Teguh di tahun 1968 adalah film untuk anak-anak. Film serius konsumsi dewasa untuk pertama kali dihasilkannya pada tahun 1971, dan langsung menyabet beberapa penghargaan untuk kategori akting maupun penyutradaraan terbaik.

    Karir dalam dunia film dirintisnya saat melakukan tugas praktik penulisan skenario film-film semi dokumenter, pada Perusahaan Film Negara (kini PPFN). Saat itu, mantan anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 1968-1972 ini antara lain berkesempatan bekerja pada sutradara D. Djajakusuma, Nya Abbas Acup, Misbach Yusa Biran, Wim Umboh, dan Asrul Sani, baik itu sebagai penata artistik, pemain, atau asisten sutradara.

    Saya biasanya memanggil Teguh dengan nama Steve...


    Ketika film layar lebar bermedium pita seluloid meredup sementara waktu di awal tahun 1990-an, untuk digantikan layar kaca yang marak muncul dengan kehadiran stasiun teve baru, Teguh pun sempat mengubah medium seninya. Ia berkesempatan menghasilkan karya film sinema elektronik (sinetron) untuk televisi, seperti Pulang (1987), Arak-Arakan (1992), dan Pakaian dan Kepalsuan (1994).

    Ia pertama-tama melakoni seni sebagai pemain drama, antara tahun 1957 hingga 1961. Teguh, yang waktu itu masih menggunakan nama lahir Steve Liem Tjoan Hok, sudah sering tampil di panggung dalam pementasan-pementasan yang diadakan oleh ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia).

    Lalu, secara akademis Teguh Karya menyelesaikan pendidikan seni di berbagai perguruan tinggi. Seperti, di Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi) Yogyakarta (tahun 1954-1955), Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI, 1957-1961), kemudian ke luar negeri East West Center Honolulu, Hawai (1962-1963) untuk belajar akting atau art directing. Kemampuan akademis itu kemudian dipadukan dengan pergaulannya yang intens dengan beberapa tokoh teater dan sutradara film legendarias, seperti Usmar Ismail, Asrul Sani, dan D. Djajakusuma yang banyak mempengaruhi proses berkeseniannya. Teguh turut aktif membidani kelahiran Badan Pembina Teater Nasional Indonesia, di tahun 1962.

    Sejak tahun 1968, ia mendirikan Teater Populer, yang hingga akhir hayat adalah kebanggaan sekaligus 'kenderaan' seni yang tetap difungsikan. Ia mendirikan sanggar seninya di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang juga rumah kediamannya. Rumah ini disulap menjadi sanggar kreatif para seniman terkemuka di Tanah Air. Melalui Teater Populer, Teguh yang masih menggunakan nama Steve Liem, berkesempatan membentuk dan melahirkan banyak aktor serta aktris kenamaan.

    Dari Teater Populer, banyak sineas baru mengikuti jejak Teguh untuk serius menapaki karir di industri perfilman. Tak heran jika Teguh dijuluki pula sebagai 'Suhu Teater Indonesia'. Di antara pementasan Teater Populer yang mendapat sambutan meriah, adalah Jayaprana, Pernikahan Darah (1971), Inspektur Jenderal, Kopral Woyzeck (1973), dan Perempuan Pilihan Dewa (1974). Banyak kritikus seni menilai, beberapa lakon panggung yang disutradarai Teguh Karya berhasil mencapai puncak eksplorasi.

    Walau lahir dengan nama Liem Tjoan Hok, Teguh lebih merasa sebagai orang Banten. Ia memiliki seorang nenek kelahiran Bekasi, namanya Saodah, serta seorang sahabat Mang Dulapa, sais delman yang rutin membawa Teguh pulang pergi ketika masih duduk di bangku SD Pandeglang.

    Memasuki bangku SMP, Teguh pindah ke Jakarta, menumpang di rumah Engku Dek pamannya. Anak pertama dari lima bersaudara pedagang kelontong ini kemudian mewarisi kegemaran membaca dari sang paman. Teguh boleh mendapat nilai jelek untuk aljabar dan ilmu ukur, namun untuk pelajaran sejarah, menggambar, dan bahasa ia selalu unggul.

    Sepulang dari studi art directing di Hawai, Teguh bekerja sebagai manajer panggung di Hotel Indonesia. Karena itu, Teater Populer yang Teguh lahirkan tahun 1968 dimaksudkan pula untuk mengisi acara-acara di Hotel Indonesia. Jadilah teater pengusung aliran realisme ini, awalnya lebih dikenal sebagai Teater Populer Hotel Indonesia. Pemain pendukungnya sebagian besar adalah mahasiswa ATNI serta para penggiat teater independen.

    Identitas kelahiran Teater Popuper, salah satunya, bersemangat menggali sisi keaktoran (kesenimanan) seseorang, untuk kemudian diekspresikan sebagai medium perwujudan sebuah pencapaian artistik tertentu. Teater Populer terlihat sangat 'akademis' mengungkapkan gagasan-gagasan teatrikal di atas panggung. Suguhan yang formal-akademis itu untuk mengejawantahkan teori-teori realisme, yang pembawaannya dimulai oleh Usmar Ismail, Asrul Sani, dan D. Djajakusuma saat mendirikan ATNI pada tahun 1950-an. Realisme itulah yang berhasil diserap Teguh saat kuliah di ATNI tahun 1957-1961.

    Tentang pilihan hidupnya untuk tak menikah, Anggota Dewan Film Nasional (DFN) penerima Anugerah Seni dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1969), ini menyebutkan, karena di dalam dirinya ada 'kamar-kamar' untuk kreativitas, sahabat, negeri, dan kamar untuk lain-lain. Bicara soal perkawinan, kata Teguh, urutan kamarnya belum tentu sama untuk setiap orang. Ia mengaku sewaktu di SMA pernah beberapa kali pacaran, tetapi sang pacar selalu saja tidak tahan karena acapkali ditinggal menghadiri ceramah dan berbagai kegiatan kesenian lainnya.

    Teguh Karya, yang sepanjang hayat memilih hidup melajang, menghembuskan nafas terakhir kali di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, pada 11 Desember 2001 di usia 64 tahun, setelah terserang stroke menyerang otak bagian memori sejak tahun 1998. Walau hari-hari akhir dihabiskan di atas kursi roda, sesungguhnya stroke tak membuat badannya lumpuh total melainkan otak bagian memorilah yang tak lagi mampu bekerja maksimal, seperti merespon pembicaraan.

    Teguh adalah pria yang selalu berpenampilan sederhana, sangat dicintai dan disayangi oleh teman-teman seprofesi, maupun para seniman lain. Bagi para seniman ia dianggap sebagai bapak, guru, sekaligus teman.

    Sebelum meninggal dunia, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, beserta istri Ny. Sinta Nuriyah, berkesempatan mengunjungi Teguh Karya, di rumah kediamannya, Kebon Kacang, Tanah Abang.

    Karya-Karyanya

    Sejumlah judul film karya Teguh yang berhasil mengangkat nama sutradara dan pemain bintangnya, diantaranya,

    1. Wajah Seorang Laki-Laki (1971), 
    2. Cinta Pertama (1973), 
    3. Ranjang Pengantin (1974),
    4.  Kawin Lari (1975), 
    5. Perkawinan Semusim (1977), 
    6. Badai Pasti Berlalu (1977), 
    7. November 1828 (1979), 
    8. Di Balik Kelambu (1982), 
    9. Secangkir Kopi Pahit (1983), 
    10. Doea Tanda Mata (1984), 
    11. Ibunda (1986), 
    12. Pacar Ketinggalan Kereta (1986).
    Sumber, Wikipedia
                  Buku- Bindo Erlangga 2006
                  TokohIndonesia.com

    Walt Disney

    Walter Elias Disney atau lebih dikenal sebagai Walt Disney (lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 5 Desember 1901 – meninggal di Burbank, California, Amerika Serikat, 15 Desember 1966 pada umur 65 tahun) adalah produser film, sutradara, animator, dan pengisi suara berkebangsaan Amerika Serikat. Ia terkenal akan pengaruhnya terhadap dunia hiburan pada abad ke-20. Sebagai ko-pendiri Walt Disney Productions (bersama Roy O. Disney), Disney menjadi salah satu produser film paling terkenal di dunia. seorang penerbit filem tersohor di dunia. Perusahaan yang didirikannya, kini dikenal sebagai The Walt Disney Company, kini memiliki pendapatan tahunan sekitar $ 35 miliar.

    Disney terkenal sebagai produser film dan showman, dan juga inovator dalam bidang animasi dan desain taman bermain. Ia dan anak buahnya menciptakan berbagai karakter terkenal dunia, seperti Miki Tikus yang disuarakan oleh Disney sendiri. Ia telah memenangkan 26 Academy Awards dari 59 nominasi. Selain itu, Disney juga meraih 7 Emmy Awards.

    Walter Elias Disney lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di 2156 N. Tripp Ave, Hermosa, Chicago, Illinois, dari pasangan Elias Disney dan Flora Call. Nenek moyang Walt Disney beremigrasi dari Gowran, Irlandia. Arundel Elias Disney, kakek buyut Disney, lahir di Kilkenny, Irlandia, pada tahun 1801, dan merupakan keturunan dari Robert d'Isigny, orang Perancis yang berkelana ke Inggris bersama William sang Penakluk tahun 1066. Nama d'Isigny di Anglikanisasi menjadi Disney.

    Ayahnya, Elias Disney, pindah dari County Huron, Ontario, ke Amerika Serikat tahun 1878, untuk mencari emas di California, namun akhirnya bertani dengan orang tuanya di dekat Ellis, Kansas hingga tahun 1884. Elias bekerja untuk Union Pacific Railroad dan menikah dengan Flora Call pada 1 Januari 1888 di Acron, Florida. Keluarga mereka lalu pindah ke Chicago, Illinois, tahun 1890, tempat saudaranya Robert tinggal. Pada tahun 1906, ketika Walt masih berusia empat tahun, Elias dan keluarganya pindah ke peternakan di Marceline, Missouri, tempat saudaranya Roy baru membeli tanah. Di Marceline, Disney mengembangkan minatnya terhadap seni lukis. Salah satu tetangganya, dokter bernama "Doc" Sherwood yang sudah pensiun, membayarnya untuk menggambar kuda milik Sherwood, Rupert. Disney juga mengembangkan minatnya terhadap kereta api di Marceline.

    Keluarga Disney tetap tinggal di Marceline selama empat tahun sebelum pindah ke Kansas City tahun 1911. Di sana, Walt dan adiknya Ruth masuk ke Benton Grammar School, tempat ia bertemu Walter Pfeiffer. Pfeiffer memperkenalkan dunia vaudeville dan film kepada Walt. Selanjutnya, Walt menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga Pfeiffer daripada di rumahnya sendiri. Ia mengikuti kursus hari Sabtu di Kansas City Art Institute Selama tinggal di Kansas City, Walt dan Ruth Disney juga sering mengunjungi Electric Park.

    Selama "tahun tanpa beban" dari negara Walt muda  mulai hidup untuk mencintai, dan menghargai alam dan satwa liar, juga keluarga dan masyarakat, yang sebagian besar hidup agraria. Meskipun ayahnya bisa sangat keras, dan orang yang berkecukupan, Walt didorong oleh ibunya, dan kakak, Roy.

    Bahkan setelah keluarga Disney pindah ke Kansas City, Walt terus berkembang dan berkembang dalam bakatnya untuk menggambar artistik. Selain menggambar, Walt mengambil sebuah kemampuan untuk bertindak dan melakukan. Di sekolah ia mulai menghibur teman-temannya dengan meniru layar diam nya pahlawan, Charlie Chaplin. Pada undangan guru, Walt  memberitahu teman-teman sekelasnya sebuah cerita, sambil menggambarkannya di papan kapur. Kemudian, tanpa izin ayahnya, Walt  menyelinap keluar rumah pada malam hari untuk melakukan sandiwara lucu di bioskop lokal.

    Selama musim gugur tahun 1918, Disney mencoba mendaftarkan diri untuk layanan militer. Namun ia ditolak karena berada di bawah umur, karena hanya berumur enam belas tahun pada saat itu. Sebaliknya, Walt bergabung dengan Palang Merah dan dikirim ke  Perancis, di mana ia menghabiskan satu tahun mengemudi ambulans dan sebagai sopir pejabat Palang Merah. Ambulans Nya tertutup dari belakang ke buritan, bukan dengan lambang yang biasanya dipakai di ambulans, melainkan dengan kartun Disney.

    Setelah ia kembali dari Perancis, ia ingin mengejar karir di bidang seni komersial, yang  menyebabkannya bereksperimen dalam animasi. Dia mulai memproduksi film animasi pendek untuk bisnis lokal, di Kansas City. Pada saat Walt memulai untuk membuat The Alice Comedies, yang menceritakan tentang seorang gadis yang diambil dari dalam kisah nyata dan petualangannya ke dalam dunia animasi, Walt kehabisan uang, dan perusahaannya Laugh-O-Grams mulai bangkrut. Alih-alih menyerah, Walt mengemas tasnya dan dengan cetakan yang belum selesai dari cerita The Alice Comedies di tangan, menuju Hollywood untuk memulai bisnis baru.

    Flop awal dari The Alice Comedies membuat Walt semakin melawan rasa takut akan gagal, ia telah mempertaruhkan semuanya tiga atau empat kali dalam hidupnya. Saudara Walt, Roy O. Disney, sudah berada di California, dengan sejumlah besar simpati dan dorongan, dan $ 250. Pooling sumber daya mereka meminjam tambahan $ 500, dan mendirikan toko di garasi paman mereka. Tak lama kemudian, mereka menerima order dari New York untuk Alice pertama di Cartoonland (The Alice Comedies) featurette, dan saudara-saudaranya memperluas operasi produksi mereka ke bagian belakang sebuah kantor real Hollywood yang nyata. Itu adalah antusiasme Walt dan iman dalam dirinya bersama dengan yang lainnya, yang membawanya langsung ke bagian atas Hollywood kehadapan masyarakat.

    Meskipun, Walt bukan maestro Hollywood yang khas. Ia tinggal di rumah dan makan malam bersama istrinya, Lillian, dan putrinya, Diane dan Sharon. Bahkan, bersosialisasi agak membosankan untuk Walt Disney. Biasanya dia akan mendominasi percakapan, dan  pendengar terpesona saat dia menjelaskan mimpi terbarunya atau usahanya. Orang-orang  mana yang dekat dengan Walt adalah mereka yang tinggal bersamanya, dan ide-idenya, atau keduanya.

    Pada tanggal 13 Juli 1925, Walt menikahi salah satu karyawan pertama, Lillian Bounds, di Lewiston, Idaho. Kemudian mereka akan diberkati dengan dua anak perempuan, Diane dan Sharon. Tiga tahun setelah menikah Walt dan Lilly, Walt menciptakan karakter animasi baru, Mickey Mouse.

    Bakatnya pertama kali digunakan dalam sebuah kartun diam berjudul Plane Crazy. Namun, sebelum kartun dapat dipublikasikan, suaranya sudah duluan diperdengarkan pada industri film. Dengan demikian, Mickey Mouse membuat debut layar di Steamboat Willie, kartun suara pertama disinkronisasi di dunia, yang perdana di Teater Colony di New York pada 18 November 1928.

    Walt menyempurnakan seni animasi tak ada habis-habisnya. Technicolor pertama kali diperkenalkan untuk animasi selama produksi Fitur Konyol nya Kartun Symphonies. Walt Disney mendapat paten untuk Technicolor selama dua tahun, sehingga dia membuat kartun warna saja. Pada tahun 1932, Buah hasil produksi berhasil dimenangkan Walt pertama kali dari Academy Awards studio nya. Pada tahun 1937, ia merilis The Old Mill, subyek pendek pertama untuk memanfaatkan teknik kamera multi-pesawat.

    Pada tanggal 21 Desember 1937, Putri Salju dan Tujuh Kurcaci, fitur full-length pertama musik animasi, perdana di Teater Carthay di Los Angeles. Film yang diproduksi dengan biaya $ 1.499.000 pernah terdengar selama kedalaman Depresi, film ini masih dianggap sebagai salah satu prestasi besar dan monumen langgeng dari industri film. Selama lima tahun ke depan, Walt Disney Studios selesai lain panjang penuh animasi klasik seperti Pinocchio, Fantasia, Dumbo, dan Bambi.

    Walt jarang menunjukkan emosi, meskipun ia memiliki temperamen yang akan reda karena meledak. Di rumah,  ia adalah orang yang pengertian. Dia memberi cinta dengan menjadi tertarik, terlibat, dan selalu ada untuk keluarga dan teman. Putri Walt, Diane Disney Miller, pernah berkata:

    "Ayah tidak pernah melewatkan fungsi seorang ayah tidak peduli bagaimana saya diskon itu. Aku akan mengatakan, "Oh, Ayah, Anda tidak perlu datang Hanya saja beberapa hal bodoh.." Tapi dia selalu berada di sana, tepat waktu."

    Mungkin saat yang paling menyakitkan dari kehidupan pribadi Walt, adalah kematian  ibunya pada tahun 1938. Setelah sukses besar dari Putri Salju dan Tujuh Kurcaci, Walt dan Roy membelikan rumah baru bagi orangtua mereka, Elias dan Flora Disney, yang rumahnya dekat dengan studio. Kurang dari sebulan kemudian Flora meninggal karena sesak napas disebabkan oleh tungku yang rusak di rumah baru. Rasa bersalah yang mengerikan ini Walt menyesal seumur  hidupnya.

    Pada tahun 1940, konstruksi telah diselesaikan pada Studio Burbank, dan staf Disney membengkak menjadi lebih dari 1.000 seniman, animator, pria cerita, dan teknisi. Meskipun, karena Perang Dunia II 94 persen dari fasilitas Disney terlibat dalam pekerjaan pemerintah khusus, termasuk produksi pelatihan dan film propaganda untuk layanan yang bersenjata, serta film kesehatan yang masih ditunjukkan melalui-out dunia oleh AS Departemen Luar Negeri. Sisa dari upayanya dicurahkan untuk produksi subyek komedi pendek, dianggap sangat penting untuk moral sipil dan militer.

    1945 fitur Disney, musikal The Three Caballeros, dikombinasikan live action dengan animasi kartun, sebuah proses yang digunakan dengan sukses dalam fitur lain seperti Kidung Selatan dan Maria yang sangat diakui Poppins. Secara keseluruhan, lebih dari 100 fitur diproduksi oleh studionya.

    Pikiran dan rasa ingin tahu Walt  untuk pendidikan melalui hiburan menghasilkan seri pemenang penghargaan nyata-Life Adventure. Melalui film-film seperti The Desert Life, The Vanishing Prairie, The Lion Afrika, dan Wilderness White, Disney membawa wawasan yang menarik ke dalam dunia binatang liar dan mengajarkan pentingnya warisan bangsa melestarikan luar ruangan kami.

    Impian Walt Disney dari sebuah taman hiburan bersih, dan terorganisir, menjadi kenyataan, seperti Disneyland Park dibuka pada 1955. Sebagai kerajaan sihir luar biasa $ 17 juta, segera telah meningkatkan investasi sepuluh kali lipat, dan pada awal kuartal kedua abad-nya, telah menghibur lebih dari 200 juta orang, termasuk presiden, raja dan ratu, dan royalti dari seluruh dunia.

    Walt Disney Productions juga memasuki bidang-bidang hiburan yang lain. Pada tahun 1950, Treasure Island menjadi film fitur all-live-action pertama Disney, diikuti dengan 20,000 Leagues Under the Sea (dalam format CinemaScope, 1954), Old Yeller (1957), The Shaggy Dog (1959), Pollyanna (1960), Swiss Family Robinson (1960), The Absent-Minded Professor (1961), dan The Parent Trap (1961). Studio Walt Disney juga merilis acara TV spesial pertamanya yang berjudul One Hour in Wonderland pada tahun 1950. Disney juga memulai serial antologi mingguan di ABC yang berjudul Disneyland. Pada tahun 1955, dibuatlah acara televisi harian pertama Disney, yaitu Mickey Mouse Club yang disiarkan hingga 1990-an.

    Ketika studio diperluas dan didiversivikasikan ke media-media lain, Disney kurang memberi perhatian kepada departemen animasi, mempercayakan kebanyakan operasinya kepada animator penting. Selama hayat Disney, departemen animasi berhasil membuat Lady and the Tramp (dalam format CinemaScope, 1955), Sleeping Beauty (dalam format Super Technirama 70mm, 1959), One Hundred and One Dalmatians (1961) dan The Sword in the Stone (1963).

    Setelah tahun 1955, acara TV Disneyland dikenal sebagai Walt Disney Presents, beralih dari hitam ptih ke siaran warna pada tahun 1961, dan mengganti namanya lagi menjadi Walt Disney's Wonderful World of Color, pindah dari ABC ke NBC, dan akhirnya kembali mengganti namanya menjadi The Wonderful World of Disney yang terus disiarkan di NBC hingga diambil alih oleh CBS pada tahun 1981. Semenjak itu, seri antologi Walt Disney telah disiarkan dalam rangkaian ABC, NBC, Hallmark Channel dan Cartoon Network melalui persetujuan hak siar yang terpisah.

    Disney telah membentuk divisi penerbitan musiknya pada tahun 1949. Pada tahun 1956, terinspirasi dari keberhasilan The Ballad of Davy Crockett, ia mendirikan Disneyland Records.

    Awal 1960-an merupakan keberhasilan bagi Disney, dan Walt Disney Productions menjadi produsen utama hiburan dunia.

    Setelah bertahun-tahun berusaha, Disney akhirnya memperoleh hak milik buku-buku P.L. Travers yang berkisah mengenai seorang pengasuh ajaib. Film Mary Poppins yang dirilis pada tahun 1964 merupakan filem Disney paling sukses sepanjang 1960-an.


    Pada akhir 1966, Disney dijadwalkan menjalani operasi leher akibat cedera lama dari bermain polo. Pada 2 November 1966, selama operasi, dokter di Providence St. Joseph Medical Center mendapati bahwa Disney mengidap tumor di paru-paru kirinya. Lima hari kemudian, Disney kembali ke rumah sakit untuk operasi, tetapi tumor telah menyebar. Disney kemudian diberitahu bahwa hidupnya hanya tinggal enam bulan lagi. Pada 30 November 1966, Disney roboh di rumahnya, tetapi berhasil diselamatkan oleh paramedis, lalu dibawa kembali ke rumah sakit, tempat ia menghembuskan napas terakhirnya pada 15 Desember 1966, pukul 9:30 pagi, sepuluh hari setelah ulang tahunnya yang ke-65. Jenazahnya dikremasi pada 17 Desember 1966, lalu abunya disimpan di Forest Lawn Memorial Park di Glendale, California.

    Setelah kepergian Walt Disney, Roy Disney menguasai sepenuhnya Walt Disney Productions dan WED Enterprises.

    Penghargaan

    Academy Award

    • 1932: Best Short Subject, Cartoons untuk: Flowers and Trees (1932)
    • 1932: Honorary Award untuk: pembuatan Miki Tikus.
    • 1934: Best Short Subject, Cartoons untuk: Three Little Pigs (1933)
    • 1935: Best Short Subject, Cartoons untuk: The Tortoise and the Hare (1934)
    • 1936: Best Short Subject, Cartoons untuk: Three Orphan Kittens (1935)
    • 1937: Best Short Subject, Cartoons untuk: The Country Cousin (1936)
    • 1938: Best Short Subject, Cartoons untuk: The Old Mill (1937)
    • 1939: Best Short Subject, Cartoons untuk: Ferdinand the Bull (1938)
    • 1939: Honorary Award for Snow White and the Seven Dwarfs (1937)
    • 1940: Best Short Subject, Cartoons untuk: Ugly Duckling (1939)
    • 1941: Honorary Award untuk: Fantasia (1940)
    • 1942: Best Short Subject, Cartoons untuk: Lend a Paw (1941)
    • 1943: Best Short Subject, Cartoons untuk: Der Fuehrer's Face (1942)
    • 1949: Best Short Subject, Two-reel untuk: Seal Island (1948)
    • 1949: Irving G. Thalberg Memorial Award
    • 1951: Best Short Subject, Two-reel untuk: Beaver Valley (1950)
    • 1952: Best Short Subject, Two-reel untuk: Nature's Half Acre (1951)
    • 1953: Best Short Subject, Two-reel untuk: Water Birds (1952)
    • 1954: Best Documentary, Features untuk: The Living Desert (1953)
    • 1954: Best Documentary, Short Subjects untuk: The Alaskan Eskimo (1953)
    • 1954: Best Short Subject, Cartoons untuk: Toot Whistle Plunk and Boom (1953)
    • 1954: Best Short Subject, Two-reel untuk: Bear Country (1953)
    • 1955: Best Documentary, Features untuk: The Vanishing Prairie (1954)
    • 1956: Best Documentary, Short Subjects untuk: Men Against the Arctic
    • 1959: Best Short Subject, Live Action Subjects untuk: Grand Canyon
    • 1969: Best Short Subject, Cartoons untuk: Winnie the Pooh and the Blustery Day

    Penghargaan lainnya


    Sumber, Wikipedia
                   www.justdisney.com

    Michael Jackson - Raja Pop

    Michael Joseph Jackson (lahir di Gary, Indiana, Amerika Serikat, 29 Agustus 1958 – meninggal di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 25 Juni 2009 pada umur 50 tahun) adalah penyanyi dan penulis lagu dari Amerika Serikat. Ia terkenal sebagai "King Of Pop" dan memopulerkan gerakan dansa "Moonwalk" yang telah menjadi ciri khasnya. Albumnya yang dirilis pada tahun 1982, Thriller, adalah album terlaris di dunia, dengan penjualan melebihi 104 juta kopi di seluruh dunia. Ia mulai karier bernyanyi pada usia lima tahun sebagai anggota kelompok vokal keluarga Jackson (kelak menjadi The Jackson 5) sebelum meluncurkan album solo pertamanya Got to Be There pada tahun 1971. Sebagai anak ketujuh dari keluarga Jackson, dia membuat debut di musik profesional pada umur 11 tahun sebagai anggota dari Jackson 5.

    Pada awal tahun 1980-an, dia menjadi figur yang sangat dominan dalam musik pop and musisi Afrika-Amerika pertama yang mempunyai crossover kuat di MTV. Popularitas dalam musiknya menanjak saat ditayangkan di MTV, antara lain "Beat It", "Billie Jean" dan Thriller dianggap telah mengubah video klip menjadi sebuah bentuk karya seni dan sebagai alat promosi untuk memopulerkan sebuah channel tv. Video-video seperti "Black or White" dan "Scream" membuat Jackson menjadi andalan utama MTV pada tahun 1990-an. Lewat penampilan panggung dan video-video klipnya, Jackson memopulerkan sejumlah teknik menari seperti robot dan moonwalk. Suara dan gaya vocal Jackson memengaruhi dan diikuti oleh banyak penyanyi hip hop, pop dan R&B.

    Penghargaan - penghargaan yang telah dia raih termasuk beberapa kali Guinness World Records—termasuk thriller sebagai album terlaris di dunia— 13 Grammy Awards, 13 buah single nomor 1 dalam solo kariernya dari musisi pria lainnya dalam Hot 100 era—dan penjualan 750 juta unit di seluruh dunia. Hidup Jackson sangat terkenal di seluruh dunia, didampingi dengan kariernya yang sangat sukses, membuatnya menjadi bagian dari kebudayaan pop selama 4 dekade. dalam beberapa tahun dia sering disebut-sebut sebagai salah satu pria paling terkenal di dunia.

    Kehidupan dan karier
    1958—75: Masa kecil dan The Jackson 5

    Michael Joseph Jackson lahir pada tanggal 29 Agustus 1958 di Gary, Indiana, sebuah daerah industri di pinggiran Chicago. Ia adalah keturunan seorang Afrika-Amerika Joseph Walter "Joe" Jackson dan Katherine Esther Scruse. Ia adalah anak ke-7 dari 9 bersaudara. Saudaranya antara lain Rebbie, Jackie, Tito, Jermaine, La Toya, Marlon, Randy, dan Janet. Joseph Jackson pernah bermain di sebuah band R&B bernama The Falcons, bersama saudaranya Luther.

    Jackson pernah menyatakan bahwa sejak kecil ia mengalami kekerasan dari ayahnya, baik secara fisik maupun mental, seperti latihan yang tak henti-henti, cambuk, dan memanggilnya dengan panggilan kasar. Namun demikian, ia juga mengakui bahwa kedisiplinan yang diterapkan ayahnya membawa pengaruh besar bagi kesuksesannya.  Marlon Jackson menceritakan, pernah dalam suatu perselisihan, Michael diangkat terbalik kemudian dipukuli di punggung dan pantatnya. Pernah pula di suatu malam, ketika Michael sedang tidur, Joseph memanjat dari kamarnya ke pintu kamar Jackson. Dengan mengenakan topeng menakutkan, ia masuk ke kamar, berteriak keras menakut-nakuti Michael. Joseph mengatakan bahwa ia melakukan itu untuk mengajarkan anak-anaknya agar tidak membiarkan jendela kamar terbuka ketika tidur. Selama bertahun-tahun setelah peristiwa tersebut, Michael sering mengalami mimpi ia diculik dari kamarnya. Pada tahun 2003, Joseph mengakui pernah mencambuk Michael ketika iamasih kecil.



    The Jackson 5 telah merekam berbagai lagu, termasuk "Big Boy", untuk label rekaman lokal Steelwotn pada tahun 1967 dan menandatangani kontrak dnegan Motown Records pada tahun 1968. Majalah Rolling Stone ketika itu menggambarkan Michael sebagai "sebuah keajaiban" (prodigy) dengan "bakat musik yang luar biasa". The Jackson 5 mulai masuk pada chart ketika empat single pertamanya ("I Want You Back", "ABC", "The Love You Save," dan "I'l Be There") menempati tangga pertama pada Billboard Hot 100. Pada masa awal The Jackson 5, bagian relasi publik Mowton mengklaim bahwa Michael berumur 9 tahun, meskipun sebenarnya ia berumur 11 tahun ketika itu. Mulai tahun 1972, Michael merilis empat album solo dengan Motwon, di antaranya Got to Be There dan Ben. Penjualan band ini menurun pada tahun 1973.

    1975—81: Pindah ke Epic dan Off the Wall

    The Jackson 5 menandatangani kontrak baru dengan CBS Record pada bulan Juni 1975, dalam divisi Philadelphia International Records, yang kemudian diubah namanya menjadi Epic Records. Nama grup ini pun diubah menjadi The Jacksons dan menghasilkan enam album antara tahun 1976 hingga 1984, di mana sebagian besar lagunya di tulis oleh Michael Jackson. Hits yang dilahirkan oleh band ini antara lain "Shake Your Body (Down to the Ground)", "This Place Hotel" dan "Can You Feel It." The Jackson juga memiliki acara TV sendiri di CBS, The Jacksons, yang mengudara dari tahun 1976 hingga 1977.

    Pada tahun 1978, Jackson berperan sebagai Scarecrow pada film musikal The Wiz. Musik dalam film ini diaransemen oleh Quincy Jones, yang kemudian menjalin kerjasama dengan Jackson untuk membuat album solonya, Off the Wall.

    Penulis lagu di album ini antara lain Jackson, Rod Temperton, Stevie Wonder, dan Paul McCartney. Dirilis pada tahun 1979, empat lagu dalam album ini menempati peringkat pertama tangga lagu di Amerika Serikat termasuk "Don't Stop 'Til You Get Enough" dan "Rock with You." Off the Wall menempati peringkat ketiga dalam Billboard 200 dan terjual 7 juta kopi di Amerika Serikat dengan total penjualan di seluruh dunia mencapai lebih dari 20 juta kopi.


    1982—83: Thriller dan Motown 25

    Pada tahun 1982, Epic merilis album kedua Jackson, Thriller. Kemunculan album ini dianggap sebagai puncak karier Jackson. Album kedua ini bertahan di 10 besar Billboard 200 selama 80 minggu berturut-turut. Tujuh lagu dari album ini secara bersamaan masuk dalam sepuluh besar Billboard Hot—100, tiga di antaranya "Billie Jean," "Beat It," dan "Wanna Be Startin' Somethin'."

    Periode ini adalah periode yang luar biasa menguntungkan bagi Jackson. Melalui pengacaranya John Branca, Jackson berhasil mendapatkan royalti tertinggi dalam industri musik, sekitar $2 per album. Di saat yang sama, ia juga meraup keuntungan dari The Making of Michael Jackson's Thriller, sebuah film dokumenter yang dibuat oleh Jackson dan John Landis yang terjual lebih dari 350.000 kopi.



    1984–85: Pepsi, We Are the World, dan karier bisnis

    Jackson mengalami kecelakaan pada 27 Januari 1984. Dalam proses pembuatan iklan Pepsi Cola di Shrine Auditoriam, Los Angeles, ia mengalami luka bakar tingkat dua di kulit kepalanya setelah rambutnya terbakar akibat sebuah kecelakaan. Kejadian ini segera menjadi perhatian publik dan mendatangkan banyak simpati. Pepsi kemudian menyelesaikan tuntutan hukum di luar pengadilan. Untuk mengobati luka bakarnya ini, Jackson memberikan $1,5 juta kepada Brotman Medical Center di Culver City, California, sehingga rumah sakit itu dapat membeli peralatan penyembuhan luka bakar berteknologi paling tinggi ketika itu; Brotman kemudian mengubah nama kamar perawatan luka bakarnya menjadi "Michael Jackson Burn Center" untuk menghormati Jackson. Setelah kejadian ini, Jackson mulai memperhatikan penampilan dan mengoperasi plastik hidungnya.



    Jackson, bersama Lionel Richie, juga membuat single "We Are the World" yang dirilis ke seluruh dunia untuk tujuan amal, yaitu membantu rakyat miskin di Afrika dan Amerika Serikat. Single ini dinyanyikan oleh 39 selebritis, termasuk Jackson. Single ini juga menjadi single dengan penjualan terbaik sepanjang masa, dengan total penjualan 20 juta kopi.
    Di Gedung Putih

    Saat bekerja bersama Paul McCartney dalam dua hit singlenya, "The Girl Is Mine" dan "Say Say Say", keduanya mulai menjalin persahabatan dan saling mengunjungi satu sama lain. Pada suatu diskusi, McCartney menceritakan kepada Jackson bagaimana ia mendapatkan jutaan dolar dari katalog musik; ia mendapatkan sekitar $40 juta pertahun dari lagu yang dinyanyikan orang lain. Jackson pun tertarik dan mulai menjalani karier bisnisnya dengan membeli, menjual, dan mendistribusikan hak penerbitan dari banyak artis. Tak lama kemudian, ATV Songs—sebuah katalog musik yang berisi ribuan lagu, termasuk lagu-lagu besutan Lennon-McCartney yang ditulis antara tahun 1963 hingga 1973—mulai dijual.

    1986—87: Penampilan, tabloid, Bad, otobiografi, dan film

    Selama masa mudanya, Jackson memiliki kulit coklat, namun sejak awal tahun 1980-an, kulitnya tampak semakin memutih. Perubahan warna kulit ini memancing pertanyaan media dan memunculkan rumor-rumor, di antaranya rumor yang mengatakan bahwa Jackson sengaja memutihkan kulitnya (bleaching). Menurut biografi yang ditulis oleh J. Randy Taraborrelli, pada tahun 1986, Jackson didiagnosis menderita vitiligo dan lupus; penyakit vitiligo membuat kulitnya terlihat putih di beberapa bagian. Kedua penyakit ini mengakibatkan Jackson sensitif terhadap sinar matahari. Perawatan yang diberikan kepada Jackson untuk penyakitnya tersebut turut mengakibatnya kulitnya semakin memutih. Selain perubahan pada warna kulit, ia juga diketahui melakukan operasi plastik pada bagian hidung, jidat, bibir, dan tulang pipi.



    Selama tahun 80-an ini kisah Jackson semakin menjadi perhatian publik. Pada tahun 1986, The National Enquirer mempublikasikan beberapa foto yang menggambarkan Jackson sedang tidur di hyperbaric oxygen chamber, dan mengatakan bahwa Jackson tidur di situ untuk memperlambat proses penuaan. Jackson membeli seekor simpanse bernama Bubbles dari sebuah laboratorium, dan pada tahun 2003 ia mengklaim bahwa Bubbles bisa menggunakan toilet dan membersihkan kamarnya sendiri. Jackson juga dikabarkan menawar tulang Joseph Merrick, si "Manusia Gajah", seharga $1 juta. Laporan itu melekat dalam ingatan masyarakat, dan menginspirasi nama panggilan "Wacko Jacko" (Jacko Sinting), yang kemudian sering disingkat sebagai "Jacko" di headline tabloid. Seorang biografer pada tahun 2004 mengatakan bahwa rumor-rumor tersebut di ciptakan oleh bagian publikasi Jackson sendiri untuk tujuan promosi.. Jackson mengatakan kepada reporter:
    “ Mengapa Anda tidak melaporkan saja ke masyarakat bahwa saya adalah alien dari Mars. Bilang kepada masyarakat bahwa saya memakan ayam hidup-hidup, dan melakukan tarian voodoo di malam hari. Tentu masyarakat akan percaya dengan yang Anda katakan karena Anda adalah seorang reporter. Tetapi bila saya, Michael Jackson, yang mengatakan, "Saya adalah alien dari Mars, saya memakan ayam hidup-hidup, dan saya melakukan tarian voodoo di malam hari," masyarakat akan berkata, "Ya ampun, Michael Jackson sudah gila, dia hancur. Lebih baik kamu tidak mempercayai ucapannya.


    Jackson dua tahun setelah ia didiagnosis menderita vitiligo.


    Pada tahun 1987, Jackson menyatakan diri keluar dari agama yang di anutnya, Saksi-saksi Jehovah, sebagai respon dari ketidaksetujuan agama tersebut terhadap video klip Thriller. Pada tanggal 12 September, Jackson memulai Bad World Tour hingga tanggal 14 Januari 1989. Di Jepang saja, tur ini berhasil menarik 570.000 penonton. Ia juga memecahkan Guiness World Record ketika 504.000 orang menghadiri shownya di Wembley Stadium. Secara total, ia tampil di 123 konser, di hadapan 4,4 juta orang, dan memecahkan Guinness World Record lainnya ketika tur tersebut memberikan pendapatan senilai $125 juta. Selama perjalanannya, ia mengundak anak kecil yang berasal dari keluarga ekonomi lemah untuk menonton konsernya secara gratis, dan memberi donasi ke rumah sakit, yayasan yatim piatu, dan badan amal lainnya.

    Autobiografi, perubahan penampilan dan Neverland

    Pada 1988, Jackson merilis autobiografi pertamanya, Moonwalk, yang membutuhkan 4 tahun untuk menyelesaikannya. Jackson menulis tentang masa kecilnya, The Jackson 5, dan perlakuan kejam yang dideritanya. Dia juga menulis kalau dia hanya menjalani dua operasi plastik pada mukanya. Jackson kemudian merilis film yang disebut Moonwalker yang berisi kumpulan rekaman - rekaman dan film pendek yang dibintangi Michael Jackson sendiri, dan Joe Pesci. Pada bulan Maret 1988, Jackson membeli tanah di dekat Santa Ynez, California untuk membangun Neverland Ranch dengan harga sebesar $17 juta. Dia memasang berbagai atraksi permainan dan sebuah Teater. Disana juga terdapat 40 staf keamanan yang selalu berpatroli. Pada 1989, pendapatan tahunannya dari hasil penjualan album dan konser - konsernya, diperkirakan mencapai $125 juta hanya untuk tahun itu sendiri. Michael Jackson dilantik sebagai King of Pop. Nama panggilan tersebut dipopulerkan oleh Elizabeth Taylor. Dari tahun 1985 sampai 1990, Jackson telah mendonasikan $500,000 ke United Negro College Fund. Pada saat ini juga Michael mulai menjalin persahabatan dengan aktor cilik, Macaulay Culkin.

    1988: Moonwalker

    Moonwalker adalah sebuah film yang dibintangi Michael Jackson sendiri. Film ini terdiri dari klip singkat mengenai riwayat Michael Jackson, kumpulan beberapa video klip dari album Bad, serta adegan-adegan tambahan yang merangkai klip-klip tersebut menjadi alur cerita yang utuh. Judul film ini diambil dari jargon Moonwalk, teknik tarian yang dipopulerkan oleh Jackson dalam penampilannya pada acara Motown 25: Yesterday, Today, Forever. Meskipun sebenarnya jargon tersebut dipopulerkan oleh media massa, namun Jackson sendiri memilih nama tersebut untuk judul filmnya itu.

    Pada awalnya film ini dirilis bersamaan dengan diluncurkannya album Bad pada tahun 1987. Namun pada akhirnya film ini diluncurkan sebagai bagian dari konser Bad World Tour. Film ini pertama kali ditayangkan di bioskop-bioskop Inggris pada 26 Desember 1988. Pada awalnya film ini direncanakan diputar di bioskop-bioskop Amerika dan Kanada pada hari Natal tahun 1988. Namun terjadi penundan sehingga film ini baru dirilis pada 10 Januari 1989 dalam bentuk Home Video setelah Jackson menyelesaikan Bad World Tour. Bedasarkan data 17 April 1989, video film ini telah terjual hingga 800.000 copy.

    Plot

    Film ini dibagi atas beberapa segmen yang satu sama lainnya tidak memiliki hubungan yang erat. Film ini lebih bersifat kumpulan video klip Michael Jackson dibandingkan dengan sebuah alur cerita. Namun demikian beberapa video klip dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai sebuah film musikal pendek. Segemen-segemen dalam film tersebut antara lain:

    Man In The Mirror

    Adegan pembukaan film ini dimulai dengan video klip lagu Man in The Mirror yang berupa cuplikan konser Jackson dalam Bad World Tour. Pada video klip ini juga disisipkan gambar-gambar anak-anak Afrika dan tokoh-tokoh dunia seperti Mahatma Gandhi, Martin Luther King, Jr., John Lennon, dan sebagainya.

    Retrospektif

    Pada segemen ini ditampil kumpulan potongan video klip Jackson sejak zaman The Jackson 5, Thriller, The Jackson's Victory Tour, We Are the World, serta beberapa beberapa video klip dari album Bad. Sebagian klip tersebut telah diedit ulang untuk memberikan tampilan yang lebih dramatis dan menunjukan perjalanan karier Jackson.

    Badder

    Merupakan parodi dari video klip singel "Bad". Berbeda dengan video klip singelnya, pada "Badder" seluruh pemerannya diganti dengan sekelompok anak-anak yang berdandan seperti Michael Jackson dan penari latarnya. Anak-anak tersebut kemudian menari dan menyanyi seperti pada adegan video klip tersebut. Namun pada video klip "Badder" disisipkan adegan-adegan yang bersifat komedi.

    Michael Jackson kecil dalam video klip ini diperankan oleh Brandon Quintin Adams. Sedangkan aktor lain yang ikut mendukung klip tersebut antara lain Jermaine Jackson, Jr. dan Nikki Cox.

    Speed Demon

    Segmen ini merupakan lanjutan dari video klip "Badder". Disutradarai oleh Will Vinton dan dilatari oleh lagu Speed Demon dari album Bad. Pada segemen ini menceritakan Jackson yang dikejar-kejar oleh sekelompok penggemarnya yang ditampilkan dalam bentuk animasi tanah liat. Jackson kemudian menyamar sebagai Spike si kelinci (juga dalam bentuk animasi tanah liat) yang kemudian mengerjai penggemar-penggemar gila tersebut. Dalam pelariannya, Jackson juga menyamar menjadi artis-artis terkenal lainnya seperti Sylvester Stallone, Tina Turner, dan Pee-Wee Herman. Segmen ini ditutup dengan adu tarian antara Jackson dan Spike si kelinci yang berakhir dengan ditilangnya Jackson secara konyol akibat melanggar rambu larangan Moonwalk.

    Leave Me Alone

    Pada segmen ini ditampilkan video klip singel "Leave Me Alone" dari album Bad. Video ini ditampilkan berupa animasi yang menggambarkan kegemaran, cita-cita, dan hal-hal yang mencerminkan pribadi dari Jackson. Video klip ini juga menggambarkan rasa kekesalan Jackson kepada media dan paparazi yang selalu mencap negatif dirinya. Video klip ini memperoleh penghargaan sebagai video klip terbaik dalam ajang Grammy Award yang juga satu-satunya penghargaan yang dimenangkan dari album Bad.
      
    Smooth Criminal

    Merupakan segmen terpanjang dari film Moonwalker. Menceritakan persahabatan antara Jackson dan sekelompok anak-anak jalanan (yang salah satunya diperankan oleh Sean Lennon). Pada suatu hari ketika Jackson dan anak-anak tersebut sedang bermain, secara tidak sengaja mereka menemukan markas penjahat kelas kakap yang bernama Frankie Lideo (plesetan dari manejer Jackson, Frank DiLeo) atau yang lebih dikenal dengan "Mr. Big" (diperankan oleh aktor Joe Pesci). Namun keberadaan Jackson dan kawan-kawannya diketahui oleh Mr.BiG dan anak buahnya. Akibatnya, Jackson menjadi incaram kelompok penjahat itu. Selanjutnya, dalam adegan yang bernuansa tahun 1930-an, Jackson berhasil melarikan diri dari kejaran Mr.Big dengan berubah menjadi mobil sport futuristik. Jackson kemudian bersembunyi dalam sebuah kafe tua yang ternyata dihuni oleh hantu-hantu Mafia era 1930-an. Pada adegan berikutnya diperlihatkan Jackson bertarung dengan mafia-mafia tersebut dengan gaya musikal yang diiringi dengan lagu "Smooth Criminal". Sayangnya Mr.Big yang mengepung kafe tua itu kemudian menangkap Kettie, salah satu teman cilik Jackson yang diam-diam mengikuti Jackson dari belakang. Untuk menyelamatkan teman ciliknya itu, Jackson kemudian bertarung dengan Mr.Big dengan berubah menjadi robot raksasa. Setelah Mr.Big berhasil dikalahkan, Jackson akhirnya mengantar anal-anak tersebut pulang dengan berubah menjadi pesawat jet futuristik.

    Come Together

    Setelah menyelamatkan anak-anak dari kejaran Mr.Big, Jackson kemudian mengajak mereka untuk menonton "live performance"-nya disebuah pentas. Pada segemen in Jackson membawakan lagu "Come Together" yang dipopulerkan oleh grup The Beatles dan sekaligus segmen penutup film Moonwalker.

    1991-1993: Dangerous

    Pada tahun 1991 Michael Jackson merilis album Dangerous. Album ini terjual lebih dari 32 juta kopi di seluruh dunia, melebihi album Bad. Album ini mendapatkan anugrah Grammy Awards untuk kategori Best Engineered Album – Non Classical. Album ini sempat mengundang kontroversi dikarenakan video clip lagu Black Or White yang pada empat menit terakhirnya Jackson memperlihatkan tarian yang sedikt mengandung kekerasan, Jackson menghancurkan toko dengan tong sampah dan menghancurkan mobil dengan linggis. Jackson juga menunjukan tarian yang berbau seksual, Jackson memegang selangkangan dan menarik resleting celananya. Setalah kejadian itu, semua jaringan video klip memotong empat menit terakhir dari video tersebut. Jackson mengeluarkan pernyataan minta maaf kepada siapapun yang pernah tersinggung. Lepas dari berbagai kontroversi, video klip ini menampilkan Macaulay Culkin selama adegan rap oleh L. T. B.



    1995-1997 HIStory, Past, Present, And Future

    Pada tanggal 16 Juni 1995, Michael Jackon merilis album yang berjudul HIStory, Past, Present, And Future (biasa disingkat HIStory). Album ini terdiri dari dua bagian, HIStory, Past, Present, And Future, Book 1 yang berisi kompilasi hits sebelumnya dan HIStory, Past, Present, And Future, Book 2 yang berisi hits baru. Album ini terjual 20 juta kopi di seluruh dunia. Album ini masuk lima nominasi Grammy Awards dan memenangkan Best Music Video - Short Form untuk video klip Scream. Seperti album Dangerous, HIStory juga mengundang kontroversi terkait lirik lagu The Don’t Care About Us yang mengundang anti-Semitic. Dalam They Don’t Care About Us terdapat lirik “Jew Me, Sue Me, Everybody Do Me/ Kick Me, Kike Me, Don't You Black Or White Me". Tanggal 23 Juni 1995 Jackson, meskipun mengeluarkan biaya, ia mengubah lirk tersebut dengan “Do Me” dan “Strike Me”.

    Seperti dua album sebelumnya (Bad dan Dangerous), Jackson mempromosikan album HIStory dengan cara melakukan tur dunia. Tur kali ini bertajuk HIStory World Tour. Tur ini berhenti di 58 kota, 35 negara, 5 benua. Total konser di tur ini 58 konser. Tur ini juga merupakan tur solo ketiga sekaligus terakhir bagi Michael Jackson.



    Kematian


    Michael Jackson merencanakan untuk menggelar konser terakhirnya diO2 Arena London, Jackson menamai konser ini dengan nama This Is It Michael Jackson. Konser in rencananya akan dilaksanakan tanggal 25 Juli 2009, namun satu bulan sebelumnya Michael Jackson meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles pada hari Kamis, 25 Juni 2009, Pukul 14:26 waktu setempat. Ia tidak sadarkan diri setelah mengalami gagal jantung (cardiac arrest). Ia diduga mengalami gagal jantung sesaat setelah diberi suntikan demerol. Berita kematian Michael Jackson tersebar cepat di internet. Banyak situs web yang kewalahan menangani pengguna internet yang ingin mencari Informasi tentang kematian Jackson. Google sempat mengalami gangguan karena begitu banyaknya kata kunci "Michael Jackson" yang dimasukan. AOL Instant Messenger juga sempat mengalami gangguan selama 40 menit karena banyaknya pengguna yang menginformasikan kematian Jackson lewat AOL Instant Messenger.

    Diskografi

    • Got to Be There (1972)
    • Ben (1972)
    • Music and Me (1973)
    • Forever, Michael (1975)
    • Off the Wall (1979)
    • Thriller (1982)
    • Bad (1987)
    • Dangerous (1991)
    • HIStory (1995)
    • Invincible (2001)

    Filmografi

    • The Wiz (1978)
    • Captain EO (1986)
    • Moonwalker (1988)
    • Michael Jackson's Ghost (1997)
    • Men In Black II (2002)
    • Miss Cast Away And The Island Girl (2004)
    • This Is It (2009)

    Tur

    • Bad World Tour (1987-1989)
    • Dangterous World Tour (1992-1993)
    • HIStory World Tour (1996-1997)


    Jackie Chan

    Jackie Chan, S.B.S., M.B.E. (bahasa Tionghoa: 成龍; pinyin: Chéng Lóng; lahir dengan nama 陳港生; pinyin: Chén Gǎngshēng; lahir di Victoria Peak, Hong Kong, 7 April 1954) adalah seorang aktor, sutradara, stuntman, produser, aktor bela diri, aktor komedi, penulis naskah layar lebar dan penyanyi dari Hong Kong. Ia adalah salah satu tokoh yang terkenal dalam seni bela diri (kung fu) dari Cina dan aktor layar lebar dunia yang terkenal dengan aksi pertarungan akrobatiknya, ahli penggunaan berbagai macam alat yang ditemui di sekitarnya sebagai senjata dan aktor laga yang memiliki banyak inovasi. Ia telah mendalami seni peran sejak tahun 1970-an, dan sudah tampil tak kurang dalam 100 film serta pernah menerima penghargaan di Hong Kong Avenue of Stars dan di Hollywood Walk of Fame.

    Sebagai seorang ikon kebudayaan, ia telah direferensikan dalam berbagai lagu-lagu pop, kartun dan permainan video. Selain berakting, dia adalah seorang bintang Cantopop dan Mandopop, dan sudah menerbitkan tidak kurang dari 20 album sejak tahun 1984 dan menyanyikan banyak musik tema dari film-film yang diperaninya. Pada tahun 2008, dia, bersama-sama dengan Andy Lau, Liu Huan dan Emil Chau, menyanyikan lagu perpisahan "Hard to Say Goodbye" pada upacara penutupan Olimpiade musim panas tahun 2008 di Beijing, Cina.

    Kehidupan awal

    Dia dilahirkan pada tahun 1954 di Victoria Peak, Hong Kong, dengan nama Chan Kong Sang (yang artinya "dilahirkan di Hong Kong") anak dari Charles dan Lee-Lee Chan, pengungsi dari masa Perang Saudara Cina. Nama julukannya adalah Pao Pao (bahasa Tionghoa: 炮炮, yang secara literal berarti "peluru meriam") karena dia selalu berguling-guling ketika masih bayi. Orang tuanya bekerja padaKedutaan Perancis untuk Hong Kong, sehingga otomatis ia menghabiskan masa kecilnya di lingkungan kediaman kedutaan di daerah distrik Victoria Peak.

    Chan bersekolah di Nah-Hwa Primary School di daratan Hong Kong, namun sayang, dia tidak lulus sehingga orang tuanya mengeluarkannya dari sekolah. Pada tahun 1960, ayahnya beremigrasi ke Canberra, Australia dan bekerja sebagai kepala juru masak untuk kedutaan Amerika, dan Chan disekolahkan ke Chinese Drama Academy, sebuah Sekolah Opera Peking yang dimiliki dan dijalankan oleh Master Yu Jim Yuen.

    Selama bersekolah disana, ia banyak mendapatkan pelajaran berharga dan memiliki keahlian di bidang seni bela diri kung fu dan akrobatik. Beberapa kali dia pernah ikut dalam kelompok Seven Little Fortunes, sebuah kelompok penampil yang diambil dari murid-murid terbaik dari sekolah tersebut, dan mendapatkan nama panggung Yuen Lo atas pencapainnya yang tertinggi. Dalam waktu itulah dia berteman dekat dengan Sammo Hung dan Yuen Biao, dimana tiga serangkai ini kemudian terkenal dengan nama julukan Tiga Bersaudara atau Tiga Naga.

    Ketika masih berumur 8 tahun, dia pernah tampil dengan kelompoknya dari "Little Fortunes", dalam film Big and Little Wong Tin Bar (1962), dengan Li Li Hua berakting sebagai ibunya. Ia muncul lagi dengan Li pada tahun berikutnya, dalam kisah The Love Eterne (1963) dan mendapatkan peran kecil di film King Hu' 1966, Come Drink with Me. Pada tahun 1971, sesudah tampil lagi dalam film layar lebar dari King Hu yang berjudul, A Touch of Zen, dia mulai berkarier sebagai orang dewasa di dunia industri perfilman, dengan menandatangani kontrak dengan perusahaan Chu Mu's Great Earth Film. Di umurnya yang menginjak 17 tahun, ia bekerja sebagai peran pengganti dalam film-film Bruce Lee berjudul Fist of Fury dan Enter the Dragon dengan nama panggung Chen Yuen Long.[8] Ia mendapatkan peran utamanya pada tahun yang sama dalam sebuah film berjudul Little Tiger of Canton, yang hanya diedarkan secara terbatas di Hong Kong pada tahun 1973.

    Karena menemui beberapa kali kegagalan dalam petualangan di industri perfilman dalam awal-awal kariernya dan kesulitan mendapatkan peran pengganti, dia akhirnya turut beremigrasi ke Canberra, Australia pada tahun 1976, dimana ia pernah menimba ilmu di Dickson College dan bekerja sebagai pekerja bangunan. Teman pekerja bangunannya yang bernama Jack menjadi pengawasnya, sehingga lambat laun ia mendapatkan nama julukan sebagai "Little Jack" (si Jack kecil) yang nantinya dipendekkan menjadi "Jackie", yang pada akhirnya nama "Jackie Chan" melekat padanya sejak itu. Selain itu, ia mengubah nama Cinanya menjadi Fong Si Lung, karena nama keluarganya adalah Fong.

    Karier film

    Awal-awal tahun: 1976–1980

    Pada tahun 1976, Jackie Chan menerima sebuah telegram dari Willie Chan, seorang produser film di dunia industri perfilman Hong Kong yang amat terkesan dengan aksi-aksi stuntnya. Willie Chan menawarkan sebuah peran dalam sebuah film arahan Lo Wei. Lo pernah melihat aksi-aksinya dalam film arahan John Woo Hand of Death (1976) dan sudah merencanakannya untuk menjadi penerus Bruce Lee dengan film New Fist of Fury. Nama panggungnya diganti menjadi Sing Lung (Chinese: 成龍, secara literal berarti "menjadi naga") untuk menonjolkan kemiripannya dengan Bruce Lee, yang memiliki nama panggung Lei Siu Lung (Chinese: 李小龍, yang berarti "Naga Kecil"). Namun sayangnya film tersebut tidak mendulang keberhasilan karena Chan memiliki gaya yang sedikit berbeda dengan seni bela diri kung fu Bruce Lee. Walaupun mengalami kegagalan, Lo Wei tetap membuat film dengan tema-tema yang hampir mirip, namun hanya mengangkatnya sedikit dalam urutan film-film terlaris.

    Debut Chan yang membuatnya terkenal adalah sebuah film buatan tahun 1978, Snake in the Eagle's Shadow. Di bawah arahan Yuen Woo Ping, Chan mendapatkan kebebasan untuk melakukan berbagai aksi seni bela diri sesukanya. Film tersebut dikategorikan sebagai film kung fu komedi, dan terbukti menjadi karya terbaik untuk para penonton dari Hong Kong. Chan kemudian beraksi dalam peran berikutnya dalam film Drunken Master, yang membawanya ke puncak ketenaran.

    Ketika Chan kembali ke studio milik Lo Wei, Lo mencoba meniru ulang pendekatan komedi dari film terdahulunya, Drunken Master, sehingga menghasilkan film dengan judul Half a Loaf of Kung Fu dan Spiritual Kung Fu. Dia juga memberikan kesempatan pada Chan untuk membantu penyutradaraan dari Fearless Hyena dengan Kenneth Tsang. Ketika Willie Chan keluar dari perusahaan, ia menyarankan Jackie untuk memutuskan sendiri untuk tetap bersama Lo Wei atau tidak. Selama kurun waktu pengambilan gambar Fearless Hyena Part II, Chan memutuskan kontraknya di tengah jalan dan memilih untuk bergabung dengan Golden Harvest, yang mengakibatkan Lo memeras Chan mempergunakan jasa triad, dan menyalahkan Willie karena bintang utamanya telah meninggalkan mereka. Perselisihan di antara mereka berakhir dengan bantuan dari rekan aktor dan sutradara, Jimmy Wang Yu, yang memperbolehkan Chan untuk tetap bersama dengan Golden Harvest.

    Dalam tipe film komedi : 1980–1987

    Willie Chan akhirnya menjadi "personal manager" dari Jackie dan menjadikannya sebagai teman sejatinya selama tidak kurang dari 30 tahun. Ia telah berjasa mengorbitkan Chan dalam karier internasionalnya, dengan terjun langsung kedalam dunia industri perfilman Amerika pada tahun 1980an.

    Film Hollywood pertamanya adalah Battle Creek Brawl yang diedarkan pada tahun 1980. Chan kemudian mendapatkan peran kecil dalam sebuah film produksi tahun 1981, The Cannonball Run, yang menghasilkan pendapatan kotor sebesar US$100 juta secara keseluruhan di seluruh penjuru dunia. Walaupun tidak begitu diperhitungkan oleh khalayak ramai atas pemasangan aktor Amerika seperti Burt Reynolds, Chan terkenal dengan tampilan closing credit titlenya, yang memberinya inspirasi untuk melakukan hal yang sama dalam film-film berikutnya. Sesudah kegagalan secara komersil atas filmnya, The Protector pada tahun 1985, Chan beristirahat untuk sementara waktu dalam usahanya menembus pasar Amerika, dan mengembalikan fokusnya pada film Hong Kong.

    Kembali ke Hong Kong, film Chan mulai mendapatkan pengakuan dari khalayak ramai, khususnya kawasan Asia Tenggara, dengan sukses pembuka di pasar Jepang termasuk The Young Master (1980) dan Dragon Lord (1982). Chan membuat beberapa film komedi dengan teman main operanya Sammo Hung dan Yuen Biao. Untuk pertama kalinya mereka bermain bersama dalam sebuah film buatan tahun 1983, Project A, dan mendapat penghargaan Best Action Design Award pada Hong Kong Film Awards dalam acara tahunannya yang ketiga. Selama lebih dari dua tahun, "Tiga Bersaudara" tampil beberapa kali dalam film-film Wheels on Meals dan film trilogi Lucky Stars. Pada tahun 1985, Chan membuat film pertama dari Police Story, sebuah film aksi komedi yang dipengaruhi oleh Amerika, dimana Chan memainkan sendiri peran-peran stuntnya. Film ini mendapatkan gelar sebagai "Best Movie" dalam Hong Kong Film Awards pada tahun 1986. Kemudian pada tahun 1987, Chan bermain sebagai "Asian Hawk", sebuah karakter yang mirip dengan karakter dari Indiana Jones, dalam film Armour of God. Film ini adalah film yang memberikan pemasukan dalam negeri terbesar dari Chan selama ini, dengan pendapatan kotor sekitar HK$ (Dolar Hong Kong) 35 juta.

    Film lanjutan dan penetrasinya ke Hollywood: 1988–1998

    Pada tahun 1988 Chan mendapatkan peran bersama dengan Hung dan Yuen, dalam film Dragons Forever. Hung menjadi sutradara bersama-sama dengan Corey Yuen, dan yang mendapatkan peran sebagai penjahat adalah Yuen Wah, dimana mereka sama-sama lulusan dari China Drama Academy.

    Di akhir tahun 1980an dan awal-awal tahun 1990an, Chan mendapatkan peran yang cukup berhasil mulai dari Police Story 2, yang memenangkan penghargaan untuk Best Action Choreography pada tahun 1989 dalam acara Hong Kong Film Awards. Yang kemudian diikuti dengan kesuksesan Armour of God II: Operation Condor, dan Police Story 3, dimana Chan memenangkan penghargaan sebagai Best Actor Award pada tahun 1993 dalam acara Golden Horse Film Festival. Tahun 1994, Chan mengulang kembali perannya sebagai Wong Fei Hung dalam Drunken Master II, yang terdaftar dalam Time Magazine's sebagai 100 film yang diingat sepanjang masa. Film kelanjutannya, Police Story 4: First Strike, memberikannya banyak penghargaan dan menyumbangkan keberhasilan di domestik untuk Chan, tetapi tidak untuk pasar internasionalnya. Jackie Chan memulai lagi usahanya untuk memenuhi ambisinya untuk menaklukkan dunia industri perfilman di Hollywood pada tahun 1990-an, tetapi dia tidak mau menerima peran sebagai penjahat dalam film-film Hollywood untuk menghindari mendapatkan peran yang sama di masa-masa yang akan datang. Sebagai contoh, Sylvester Stallone menawarkan kepadanya peran sebagai Simon Phoenix, seorang penjahat kambuhan dalam film bertema kejahatan futuristik, Demolition Man, hingga akhirnya peran tersebut jatuh ke tangan Wesley Snipes.

    Chan akhirnya berhasil menapakkan kakinya di pasar Amerika Utara pada tahun 1995 dengan diedarkannya film untuk kalangan internasional berjudul Rumble in the Bronx, yang selanjutnya membuka jalannya untuk masuk dan menguasai pasar Amerika Serikat, dimana hal ini sangat jarang didapatkan oleh sineas-sineas dari Hong Kong. Kesuksesan Rumble in the Bronx mendorong diedarkannya film lainnya pada tahun 1996, Police Story 3 di Amerika Serikat, dengan judul Supercop, yang menghasilkan pendapatan kotor tidak kurang dari US $ 16,270,600. Jackie berbagi peran utama bersama dengan Chris Tucker dalam film laga komedi terbitan tahun 1998, Rush Hour, dan mengalirkan pendapatan tak kurang dar US$130 juta hanya di Amerika Serikat saja.

    Dramatisasi: 1998 – sekarang

    Pada tahun 1998, Chan mengedarkan film terakhirnya dibawah bendera Golden Harvest, Who Am I?. Setelah tidak bekerjasama lagi dengan Golden Harvest pada tahun 1999, ia menyutradari Gorgeous, sebuah film komedi romantik yang berkonsetrasi pada hubungan personal. Chan kemudian membantu dalam pembuatan sebuah permainan anak-anak PlayStation pada tahun 2000 yang dinamakan Jackie Chan Stuntmaster, dimana ia menampilkan suara dan aksi-aksi seni bela dirinya kedalam permainan tersebut.Sejak tahun itu pula, Chan juga tampil dalam serial film kartun animasi, Jackie Chan Adventures, yang berjalan hingga tahun 2005.

    Walaupun beberapa filmnya mendapatkan kesuksesan seperti Shanghai Noon pada tahun 2000, Rush Hour 2 pada tahun 2001 dan Shanghai Knights pada tahun 2003, Chan menjadi frustasi dengan Hollywood atas kesulitannya dalam mengontrol pembuatan atas film-filmnya. Sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri Golden Harvest dari dunia industri perfilman pada tahun 2003, Chan mulai mendirikan perusahaan perfilmannya sendiri, JCE Movies Limited (Jackie Chan Emperor Movies Limited) yang berasosiasi dengan Emperor Multimedia Group (EMG). Sejak saat itu film-filmnya memunculkan banyak aspek-aspek dramatis namun tetap menduduki kesuksesan sebagai film-film terlaris, seperti New Police Story (2004), The Myth (2005) dan Rob-B-Hood (2006).

    Film berikut dari Chan adalah Rush Hour 3 yang diedarkan pada bulan Agustus, 2007. Film tersebut memasukkan pendapatan kotor sekitar US$ 140 juta - US$ 100 juta lebih sedikit dibandingkan film keduanya, namun hampir sama dengan pemasukan yang diterima dari film pertamanya. Namun sayangnya film tersebut memberikan pemasukan yang cukup jelek di tanah airnya , Hong Kong, dimana film tersebut hanya memberikan pemasukan kotor sebesar HK$ 3.5 juta saja dalam pemutarannya di penghujung minggu. Dalam pembuatan film The Forbidden Kingdom, untuk pertama kalinya Chan berkolaborasi dengan teman aktornya Chinese, Jet Li, yang berhasil diselesaikan pada 24 Agustus 2007 dan diedarkan pada bulan April 2008. Chan mengisi suara dari tokoh Master Monkey dalam film buatan DreamWorks Animation, Kung Fu Panda, yang diedarkan pada bulan June 2008, dimana dalam film tersebut juga menampilkan beberapa bintang terkenal lainnya seperti Jack Black, Dustin Hoffman dan Angelina Jolie. Selain itu, ia juga sudah menandatangani kontrak untuk membantu Anthony Szeto dalam kapasitasnya sebagai penasihat untuk penulis naskah dari film yang akan datang berjudul Wushu, yang saat ini masih dalam taraf pre-production. Film tersebut akan menampilkan aktor terkenal Sammo Hung dan Wang Wenjie sebagai ayah dan anak. Pada bulan November 2007, Chan mulai melakukan pengambilan gambar untuk pembuatan film Shinjuku Incident dengan sutradara Derek Yee, di mana Chan akan berperan sebagai imigran Tionghoa di Jepang. Sekarang pengambilan gambarnya telah selesai dan memasuki tahap pasca-produksi. Film ini diedarkan di bioskop-bioskop Hong Kong pada 25 September 2008. Dari data yang ada di blog miliknya , Chan berkeinginan untuk menyutradarai film lainnya setelah menyelesaikan Shinjuku Incident, sesuatu yang sudah lama tidak dilakukannya dalam beberapa tahun belakangan ini. Film diharapkan kelanjutan ketiga dari serial the Armour of God, dan dinamakan Armour of God III: Chinese Zodiac. Chan menyatakan bahwa ia ingin mulai melakukan pengambilan gambar sejak 1 April 2008, namun target tersebut sudah terlampaui. Jikalau the Screen Actors Guild tidak mengalami pemogokan, seharusnya Chan sudah mulai melakukan pengambilan gambar untuk film The Spy Next Door pada pertengahan Oktober, dan membuat status dari Armour of God III: Chinese Zodiac mengambang. Dalam film The Spy Next Door, Chan berperan sebagai agen rahasia yang sedang melakukan penyamaran namun terbongkar ketika ia merawat anak-anak tetangganya.

    Stunt

    Jackie Chan hampir selalu melakukan sendiri peran-peran berbahaya di semua film-filmnya tanpa adanya peran pengganti, dimana aksi-aksi tersebut dirancang oleh timnya, Jackie Chan Stunt Team. Karena tim ini sudah dibentuk sejak tahun 1983, Chan selalu mempergunakan mereka dalam semua film-filmnya sehingga memudahkan dalam pengaturan koreografinya, karena dia sudah mengenal dengan baik kemampuan dari masing-masing anggota timnya. Chan dan timnyalah yang menjadi peran pengganti dari tokoh-tokoh lainnya, dimana pengambilan gambarnya dibuat sedemikian rupa sehingga tidak langsung mengambil gambar bagian muka.

    Bahaya atas pilihan Chan untuk melakukan semua adegan berbahaya dalam film-filmnya menjadikan sulit untuk mendapatkan asuransi untuk dirinya, khususnya di Amerika Serikat, dimana secara kontrak, aksinya akan dibatasi. Chan juga menjadi salah satu pemegang Guinness World Record untuk "Most Stunts By A Living Actor", yang artinya "tidak ada perusahaan asuransi akan mendukung produksi film Chan, karena ia melakukan sendiri aksi-aksi berbahaya itu". Selain itu, ia juga memegang rekor untuk pengambilan gambar terbanyak dalam sebuah adegan, dimana pernah dilakukan pengambilan gambar kembali sebanyak 2900 kali untuk suatu adegan yang cukup rumit dalam sebuah pertandingan badminton di film Dragon Lord.

    Chan telah mengalami luka berkali-kali dalam melakukan pengambilan adegan berbahaya itu; dimana potongan-potongan adegan itu ditampilkan dalam adegan penutup dari semua film-filmnya. Ia hampir saja menemui ajalnya dalam pengambilan gambar dari film Armour of God, ketika ia jatuh dari sebuah pohon dan mematahkan tulang-tulangnya, dan mengakibatkan lubang tetap di kepalanya. Selama bertahun-tahun pula, Chan pernah mengalami memar pada pelvisnya dan mematahkan jemari tangannya, kaki, hidung, kedua tulang belakangnya, pinggang, sternum, leher dan ribs dalam beberapa kejadian.

    Filmografi

    Jackie Chan menciptakan karakternya di film sebagai perwujudan dari tokoh Bruce Lee, dan beberapa tiruannya yang tampil sebelum dan sesudah wafatnya Lee. Berlawanan dengan karakter Lee, yang seringkali stern, tokoh pahlawan, Chan menampilkan tokoh yang lebih manusiawi, kadang-kadang ceroboh (dan seringkali berlindung dibalik kebaikan teman-temannya, teman wanita ataupun keluarganya). Walaupun film serial Rush Hour mencapai kesuksesan, namun Chan tidak begitu menyukainya karena dia tidak begitu suka dengan aksi-aksi laganya maupun memahami humor khas Amerika.

    Dalam tahun-tahun terakhir, Chan yang mulai berumur, mulai lelah berperan sebagai pahlawan dan lebih menampilkan sisi emosionalnya sebagai manusia yang terlihat dalam film-film terakhirnya. Di filmnya yang terbaru New Police Story, ia memainkan peran sebagai seseorang yang berhasil terlepas dari ketergantungannya pada minuman beralkohol dan penyesalannya atas kematian rekan kerjanya. Untuk lebih memudarkan perannya sebagai tokoh pahlawan, Mr. Nice Guy, Chan bermain sebagai tokoh jahat untuk pertama kalinya dalam film Rob-B-Hood sebagai Thongs, seorang penjudi yang memiliki permasalahan dengan perjudian.

    Status keartisannya

    Jackie Chan mendapatkan banyak penghargaan internasional untuk seni perannya, juga memenangkan beberapa penghargaan termasuk sebagai Innovator Award dari American Choreography Awards dan sebuah penghargaan atas pencapaiannya seumur hidup dari Taurus World Stunt Awards. Selain itu namanya juga tertoreh dalam Hollywood Walk of Fame dan Hong Kong Avenue of Stars. Walaupun banyak menuai kesuksesan sebagai film-film box office di Hollywood, film-film Amerika dari Chan juga mendapatkan kritikan atas aksi koreografinya. Para penilai dari Rush Hour 2, The Tuxedo, dan Shanghai Knights mengkritik atas sedikit aksi laganya dibandingkan dengan film-filmnya terdahulu. Berbagai aksi komedinya banyak dipertanyakan, bahkan beberapa kritikus menyebutnya sebagai agak kekanak-kanakan.

    Chan adalah ikon kebudayaan, disebut-sebut dalam lagu Ash "Kung Fu" dan juga sebagai "Jackie Chan" oleh Frank Chickens, dan acara-acara televisi Celebrity Deathmatch dan Family Guy. Ia juga menjadi inspirasi untuk manga seperti Dragon Ball (termasuk seorang tokoh dengan nama samaran "Jackie Chun"), tokoh Lei Wulong dalam Tekken dan gaya-gaya pertarungan dari Pokémon Hitmonchan. Selain itu, Jackie Chan juga menjadi rekan dari Mitsubishi Motors. Sebagai imbalannya, mobil-mobil lansiran Mitsubishi hampir pasti dapat ditemukan dalam beberapa film terakhirnya. Sebagai penghargaan dari pihak Mitsubishi, mereka memberikannya sebuah seri terbaru yang dinamakan Evolution, sebuah mobil edisi khusus yang dapat diatur asesorisnya sesuai kehendak masing-masing pembeli.

    Beberapa permainan video menampilkan Jackie Chan. Sebelum ada permainan video Stuntmaster, Chan sudah memiliki bentuk permainan miliknya sendiri, Jackie Chan's Action Kung Fu, yang diedarkan pada tahun 1990 untuk PC dan NES. Pada tahun 1995, Chan tampil dalam suatu permainan pertarungan arkade, Jackie Chan The Kung-Fu Master. Selain itu juga pernah diedarkan berbagai bentuk permainan Jackie Chan dari Jepang yang diedarkan di MSX oleh Pony, yang didasarkan pada film-filmnya seperti (Project A, Project A 2, Police Story, The Protector dan Wheels On Meals).

    Jackie Chan juga seorang penyanyi yang sukses, khususnya di Hong Kong dan Asia, dan mulai memiliki beberapa album lagu yang direkam secara profesional pada tahun 1980-an. Ia juga seringkali menyanyikan sendiri lagu tema dari film-filmnya, serta memainkannya pada akhir film. Tahun 2004, Chan meluncurkan merk pakaiannya sendiri, dengan logo seekor naga dan kata-kata dalam Bahasa Inggris, "Jackie".

    Chan juga selalu ingin menjadi suatu panutan untuk anak-anak, dan tetap dikenal mereka karena aktingnya yang sangat alami. Selian itu karena dia selalu menolak untuk berperan sebagai penjahat dan tidak pernah mempergunakan kata fuck dalam semua film-filmnya. Yang amat disesali sepanjang hidupnya adalah tidak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik, menginspirasinya untuk mendanai institusi-institusi pendidikan di seluruh dunia. Ia juag mendanai pembangunan Jackie Chan Science Centre di Australian National University dan penyediaan sekolah untuk kalangan tidak berpunya di Cina.

    Chan adalah juru bicara dari Pemerintah Hong Kong, dan sering tampil dalam pengumuman pelayanan publik. Dalam sebuah iklan bertema Clean Hong Kong, ia mendorong penduduk Hong Kong untuk tidak lagi menyampah, suatu masalah yang sudah menjadi masalah semua penduduk bumi selama berabad-abad. Selain itu dalam suatu iklan yang mengkampanyekan nasionalisme, ia menjelaskan secara singkat apa yang aerti dari March of the Volunteers, lagu kebangsaan People's Republic of China. Ketika Hong Kong Disneyland dibuka pada tahun 2005, Chan turut berpartisipasi dalam upacara pembukaannya. Di Amerika Serikat, Chan tampil bersama-sama dengan Arnold Schwarzenegger dalam iklan yang menentang pembajakan serta membuat pengumuman untuk khalayak umum bekerja sama dengan Los Angeles County Sheriff Lee Baca untuk berbondong-bondong, khususnya warga Asia, untuk bergabung dengan Los Angeles County Sheriff's Department.

    Juli 2008, serial televisi China BTV yang berjudul The Disciple (Hanzi tradisional: 龍的傳人; bahasa Tionghoa: 龙的传人) berakhir. Serial tersebut dibuat oleh , dan menampilkan Jackie Chan. Tujuannya adalah mencari calon bintang baru, memiliki keahlian dalam dunia seni bela diri, yang nantinya akan menjadi generasi penerus dari Chan serta menjadi muridnya dalam pembuatan suatu film. Para peserta lomba sudah dilatih terlebih dahulu oleh Jackie Chan Stunt Team members Alan Wu dan He Jun serta memiliki keahlian dalam berbagai bidang lainnya, termasuk didalamnya pemutaran adegan ledakan, berjalan di kawat tinggi, tembak-tembakan, stunt mobil, menyelam, dan menghindari beberapa rintangan.

    Salah satu juri tetapnya adalah He Ping, Wu Yue dan Cheng Pei Pei. Sedangkan juri tamunya termasuk Stanley Tong, Sammo Hung dand Yuen Biao. Bagian "Final" dimulai pada 5 April 2008, dengan 16 peserta tersisa, dan berakhir pada 26 Juni 2008. Acara ini dihadiri oleh antara lain Tsui Hark, John Woo, Ng See Yuen dan Yu Rong Guang.

    Pemenangnya adalah Jacky Tu (Tu Sheng Cheng), dan juara keduanya adalah Yang Zheng dan Jerry Liau. Tu sekarang sedang dipersiapkan untuk berperan dalam tiga film laga Cina masa kini, dimana salah satu naskahnya ditulisnya sendiri, dan mereka akan disutradarai oleh Chan dan perusahaannya, JCE Movies Limited. Film tersebut akan diberi judul Speedpost 206, Won't Tell You dan Tropical Toranado yang akan disutradarai oleh Xie Dong, Jiang Tao dan Cai Rong Hui. Ke-enam belas peserta yang berhasil mencapai tangga sebagai finalis akan diberikan kesempatan untuk tampil, atau bergabung dengan Jackie Chan Stunt Team. Pengambilan gambar filmnya yang pertama direncakan pada September 2008. Mereka juga akan mendapatkan peran dalam acara televisi BTV action series.  Saat ini pembangunan museum untuk Jackie Chan sedang dikerjakan di Shanghai. Pekerjaan beratnya sudah mulai dikerjakan sejak Jul 2008 dan direncanakan selesai pada Oktober 2009.

    Filatropi
    Chan adalah seorang filantropis yang sangat ramah dan seorang duta dari UNICEF Goodwill Ambassador, telah bekerja tanpa mengenal lelah untuk mengkampanyekan pekerjaan-pekerjaan sosial. Ia juga sudah mengkampanyekan etika konservasi, melawan penganiayaan binatang dan menggalang dana untuk para korban banjir di Cina Daratan dan dalam gempa bumi Samudra Hindia 2004.  Menginjak bulan Juni 2006, dia mengumumkan bahwa hampir 50 persen aset perusahaannya akan disumbangkan ke yayasan sosial ketika dia meninggal, yang dipicu atas kekagumannya akan tokoh-tokoh Warren Buffett dan Bill Gates untuk membantu mereka yang membutuhkannya. Tanggal 10 Maret 2008, Chan menjadi tokoh tamu dalam suatu peluncuran yang dipimpin oleh Perdana Mentri Australia, Kevin Rudd, atas sebuah Jackie Chan Science Centre di John Curtin School of Medical Research, Universitas Nasional Australia di Canberra. Jackie Chan juga mendukung usaha-usaha untuk pelestarian Selamatkan Harimau Cina yang bertujuan mencegah pemusnahan Harimau Cina yang teramat jarang ditemui, Harimau Cina Selatan, melalui pendidikan yang mengajarkannya untuk memunculkan jiwa binatangnya dan melepaskannya kembali ke alam bebas. Ia juga pernah menjadi duta besar untuk proyek konvesional ini.

    Sesudah terjadinya gempa bumi Sichuan 2008, Chan menyumbangkan ¥10 juta untuk membantu mereka-mereka yang membutuhkan. Selain itu ia juga merencanakan untuk membuat film tentang gempa bumi China untuk menjaring sumbangan bagi mereka yang selamat. Chan mengalami kecanggungan dalam kunjungan pertamanya ke Taipei, Taiwan pada 18 Juni 2008 karena dia dituduh oleh president Taiwan dalam pemilihan umum pada tahun 2004. "I didn't know what to say, I didn't know what clothes to wear. So in the end, I just decided to be natural." Banyak warga Taiwan menyambutnya dengan ejekan: "Kami tidak menerimamu!" dan "Get Out!" di Taoyuan International Airport. Walaupun begitu Chan tidak pernah meminta maaf. Ia akan menghadiri acara pengumpulan dana amal untuk anak-anak, "Baby is Our Hope" yang diadakan oleh salah satu saluran TV kabel TVBS. Wakil dari pemerintah, Vanessa Shih meminta warga Taiwan untuk tetap tenang.

    Jackie Chan dan Beruang: Semasa Chan membuat penggambaran "Around the World in 80 Days" di Berlin, Jerman, beliau bersua dengan United Buddy Bears buat kali pertama. Pada masa itu, terdapat Buddy Bears di seluruh bandar Berlin. Jackie tertanya-tanya tentang beruang berwarna-warni tersebut lalu menyelidik. Beliau dapati beruang tersebut hasil idea penduduk Berlin, Klaus dan Eva Herlitz.

    Beliau diberitahu mereka ingin menyampaikan mesej penting - sesuatu yang beliau sendiri telah bekerja keras untuk sampaikan: kita semua mesti hidup bersama secara aman-damai. Beliau juga diberitahu bahawa Buddy Bears mengumpul wang untuk kebajikan. Chan terpikat dengan Buddy Bears, jadi beliau melibatkan diri membawa United Circle of Buddy Bears ke Hong Kong pada tahun 2004

    Kehidupan pribadi

    Tahun 1982, Jackie Chan menikahi Lin Feng-Jiao, seorang aktris Taiwan. Dalam tahun yang sama mereka mendapatkan seorang anak laki-laki, penyanyi dan aktor, Jaycee Chan.
    "Dalam sebuah skandal pada tahun 1999, ia mengakui memiliki seorang anak perempuan dengan pemenang Miss Asia Pageant 1990, Elaine Ng," walaupun paparazzi juga sering menghubung-hubungkannya dengan "semua orang dari para penyanyi wanita Taiwan Teresa Teng sampai aktris terkenal Anita Mui."


    Brad Pitt



    William Bradley "Brad" Pitt (lahir di Shawnee, Oklahoma, Amerika Serikat, 18 Desember 1963) adalah pemeran Amerika Serikat sekaligus produser film dan aktivis bidang sosial. Pitt telah meraih dua nominasi untuk Penghargaan Academy dan empat nominasi Penghargaan Golden Globe. Ia dianggap sebagai salah satu pria paling atraktif di dunia, sebuah label yang diberikan oleh media kepadanya.

    Masa kecil

    Pitt adalah anak dari Jane Etta Hillhouse, seorang konselor SMA dan William Alvin Pitt, pemilik perusahaan truk. Ia lahir di Shawnee, Oklahoma. Bersama dengan saudaranya, Doug (lahir 1966) dan Jullie Neal (lahir 1969). Setelah kelahiran Pitt, keluarganya pindah ke Springfield, Missouri dimana Pitt tumbuh besar disana.

    Karier

    Pitt terkenal sejak pertengahan tahun 1990-an setelah membintangi sejumlah film Hollywood, di antaranya Interview with the Vampire (1994) dan film thriller Se7en (1995). Brad Pitt pernah mendapat nominasi Academy Awards dan memenangi Golden Globe Awards, keduanya untuk peran dalam film Twelve Monkeys (1996). Pitt kemudian berperan dalam film hit internasional Ocean's Eleven (2001) dan dua sekuelnya Ocean's Twelve (2004) dan Ocean's Thirteen (2007). Dilanjutkan oleh peran dalam film terbaik, Troy (2004) dan Mr. & Mrs. Smith (2005). Pitt kembali mendapat nominasi dalam ajang penghargaan Academy Awards tahun 2008 lewat perannya dalam film sukses The Curious Case of Benjamin Button. Kesuksesannya membawanya masuk dalam jajaran selebriti papan atas dunia.
    Pitt juga aktif dalam kegiatan sosial dan ditunjuk sebagai duta PBB bersama dengan kekasihnya Angelina Jolie dan sering menggalang dana amal dalam jumlah besar disamping mengunjungi tempat-tempat pengungsian korban bencana dan perang.

    Kehidupan Pribadi

    Pitt pernah berkencan dengan beberapa lawan mainnya seperti: Robin Givens (Head of the Class), Jill Schoelen (Cutting Class) Juliette Lewis (Too Young to Die? dan Kalifornia). Kehidupan cinta dan pertunangannya yang paling sering mendapat publikasi ketika bersama dengan aktris Gwyneth Paltrow yang ia kencani dari tahun 1994 - 1997. Pitt bertemu dengan aktris serial televisi Friends, Jennifer Aniston pada tahun 1998 dan menikahinya pada tahun 2000 di Malibu. Keharmonisan pernikahan mereka dianggap sebagai salah satu yang tersukses di Hollywood, namun pada Januari 2005, Pitt dan Aniston mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk berpisah setelah tujuh tahun bersama. Dua bulan kemudian, Aniston mengajukan surat gugatan cerai dengan alasan perbedaan yang sudah tidak dapat dipersatukan lagi. Tak lama setelah bercerai, Pitt mulai menjalin hubungan dengan aktris papan atas Angelina Jolie, keduanya terlibat cinta lokasi dalam film Mr. & Mrs. Smith. Pada awal tahun 2006 Jolie mengumumkan lewat majalah terbitan Amerika 'People' bahwa ia tengah mengandung anak Pitt. Pada tanggal 27 Mei 2006 Jolie melahirkan putri pertama mereka, Shiloh Nouvel Jolie-Pitt di Namibia, Afrika. Kelahiran bayi yang paling dinantikan Hollywood tersebut menjadi pusat sorotan publik. Kemudian pasangan Joile-Pitt memutuskan menjual foto-foto pertama anak mereka, Shiloh, sekaligus memperkenalkan bayi tersebut lewat majalah bergengsi 'People' dengan bayaran $ 4.1 juta (40 miliar Rupiah). Hasil penjualan majalah tersebut mencapai lebih dari $ 10 juta disumbangkan Pitt dan Jolie untuk kegiatan amal.
    Tahun 2008 awal Pitt dan Jolie mengumumkan mereka tengah menanti kelahiran bayi kedua mereka dan pada 12 Juli 2008 Angelina Jolie melahirkan bayi kembar laki-laki dan perempuan, Knox Léon dan Vivienne Marcheline Jolie-Pitt, di Perancis. Hak cipta foto-foto pertama bayi kembar mereka dijual kepada majalah People dan Hello! senilai $14 juta (140 miliar Rupiah) - menjadi foto selebriti termahal sepanjang masa. Pasangan tersebut menyumbangkan sebagian uang tersebut lewat 'Jolie-Pitt Foundation'.
    Pitt dan Jolie juga mengadopsi tiga orang anak: Maddox Chivan Jolie-Pitt (asal Kamboja), Pax Thien Jolie-Pitt (asal Vietnam) dan Zahara Marley Jolie-Pitt (asal Etiopia).

    Filmografi

    Penghargaan dan nominasi

    Penghargaan yang dimenangi

    Nominasi

    Sumber, Wikipedia
       

      About Author

      Title 2

      Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
      Copyright © 2011. Laboratorium Blog tes - All Rights Reserved
      Template Created by Creating Website Published by Mas Template
      Proudly powered by Blogger