Entertainment

Headlines News :

Advertise

Welcome Guys

    Title 1

    Slider Bar

    Recent News

    Tampilkan postingan dengan label Penjelajah. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Penjelajah. Tampilkan semua postingan

    Ho Chi Minh - Sang Proklamator Vietnam


    Ho Chi Minh lahir pada tahun 19 Mei 1890. Beliau adalah seorang tokoh proklamator Vietnam, sekaligus Perdana Menteri (1954) dan Presiden Vietnam Utara (1954 - 1969). Ho Chi Minh sebenarnya bernama Nguyễn Sinh Cung, yang juga biasanya dikenal sebagai Nguyễn Tất Thành, Nguyễn Ái Quốc (sebuah nama yang sering digunakan orang lainnya juga), Lý Thụy, Hồ Quang dan akrab dipanggil Bác Hồ (paman Hồ) di Vietnam.

     Minh terlahir dari keluarga miskin tapi berjiwa patriotis. Minh dan keluarganya serta rakyat Vietnam berjuang keras untuk membebaskan Vietnam dari penjajahan Vietnam. Pada saat itu, dibawah kekuasaan Prancis, Vietnam tergabung bersama Kamboja dan Laos yang membentuk zona Indochina. Di usianya yang masih sangat muda, 18 tahun, dia memulai perjuangannya dengan menjadi seorang koki di sebuah kapal angkutan barang. Lewat pekerjaan inilah yang memberikan dia kesempatan untuk berkunjung ke beberapa negara yang pada akhirnya mengantarkan dia sampai ke Rusia (dahulu Uni Soviet) untuk mempelajari ideologi komunis. Kecintaanya pada ideologi komunis semakin mengobarkan semangatnya untuk segera menerapkan paham tersebut di negaranya. Dan pada tahun 1933 bersama dengan beberapa orang Vietnam yang ada dalam pengungsian di Hongkong, mereka menyusun rencana untuk memerdekakan negaranya, Vietnam Utara.

    Meskipun Minh  menganut paham komunis namun cara berpikirnya sangat liberal. Dari dialah kaum perempuan di Vietnam mendapatkan kesamaan hak dengan kaum pria untuk mendapatkan pendidikan. Jauh sebelum dia menjadi presiden, rakyat Vietnam yang  pendidikannya hanya sekitar 2% saja. Kemiskinan adalah masalah utama yang mengakibatkan kematian akibat kelaparan berjumlah sekitar 2 juta orang!

    Pada tanggal 2 September 1969 Minh meninggal dunia tanpa istri dan anak yang menemani . Ada cerita yang beredar bahwa saat Ho Chi Minh berada di Hongkong, ia menikahi seorang gadis yang merupakan seorang pembantu yang bekerja pada agen mata -mata komunis. Setelah ada pembantaian para kaum komunis, Minh akhirnya pergi meninggalkan istrinya dantak pernah bertemu lagi. Dilukiskan bahwa hingga ajal menjelang dia hidup bagaikan seorang 'pengemis' yang tidak memiliki harta sepeserpun. Satu-satunya benda yang dia miliki hanyalah 2 stel pakaian dan 1 buah topi kebanggaannya. Walaupun secara biologis dia tidak memiliki anak namun di dalam hati, setiap rakyat Vietnam menganggapnya sebagai bapak, bapak bangsa Vietnam. Begitulah kebanggaan dan kecintaan rakyat Vietnam kepada sang pemimpinnya Ho Chi Minh. Sehingga untuk mengenang sang patriot mereka membangun sebuah 'makam' (Ho Chi Minh Mausoleum) di ibukota Hanoi.

    Merupakan sebuah kebanggaan besar bagi setiap rakyat Vietnam untuk mengunjungi Ho Chi Minh
    Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, Vietnam
    Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, Vietnam (Photo credit: Wikipedia)
    Mausoleum (dibangun tahun 1976). Setiap pelajar berjuang untuk mencapai nilai tertinggi supaya dapat memperoleh beasiswa untuk mengunjungi Ho Chi Minh Mausoleum. Dan bagi mereka yang berhasil maka akan dengan bangga memajang foto-foto mereka di ruangan rumah dan kamarnya. Bahkan keluarga mereka juga ikut merasakan kebanggaan tersebut.

    Begitu besar cinta Ho Chi Minh kepada rakyatnya sehingga menjelang kematiannya beliau masih sempat memberikan wasiatnya agar supaya mayatnya jangan dikubur tapi dikremasi saja. Hal ini dimaksudkan supaya dapat menghemat lahan tanah untuk pertanian selain lebih higienis. Dan agar supaya dia dapat terus berada di tengah-tengah rakyatnya, beliau juga berpesan supaya abunya disebarkan di 3 lokasi, yaitu di Vietnam bagian utara, tengah dan selatan.

    Sebagai penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa Minh maka setelah bersatunya Vietnam Utara (Komunis) dan Vietnam Selatan (Sosialis) maka nama Ho Chi Minh dijadikan sebagai nama kota menggantikan Saigon.

    Dengan perubahan dan tambahan dari buku Ho Chi Minh - Sang Proklamator Vietnam
    Enhanced by Zemanta

    Columbus

    Kristoforus Kolumbus (Nama Genoa asli: Christoffa Corombo, lahir 30 Oktober 1451, Genoa, Republik Genoa, sekarang Italia – meninggal 20 Mei 1506 pada umur 54 tahun, Valladolid, Takhta Kastilia, sekarang Spanyol) adalah seorang penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia, yang menyeberangi Samudera Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492. Perjalanan tersebut didanai oleh Ratu Isabella dari Kastilia Spanyol setelah ratu tersebut berhasil menaklukkan Andalusia. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat.

    Kolumbus bukanlah orang pertama yang tiba di Amerika, yang ia dapati sudah diduduki. Ia juga bukan orang Eropa pertama yang sampai ke benua itu karena sekarang telah diakui secara meluas bahwa orang-orang Viking dari Eropa Utara telah berkunjung ke Amerika Utara pada abad ke 11 dan mendirikan koloni L'Anse aux Meadows untuk jangka waktu singkat. Terdapat perkiraan bahwa pelayar yang tidak dikenali pernah melawat ke Amerika sebelum Kolumbus dan membekalkannya dengan sumber untuk kejayaannya. Terdapat juga banyak teori mengenai ekspedisi ke Amerika oleh berbagai orang sepanjang masa itu.

    Kolombus mengira bahwa pulau tersebut masih perawan, belum berpenghuni sama sekali. Mereka berorientasi menjadikan pulau tersebut sebagai perluasan wilayah Spanyol. Tetapi setelah menerobos masuk, Kolumbus ternyata kaget menemukan bangunan yang persis pernah ia lihat sebelumnya ketika mendarat di Afrika. Semula Kolumbus disambut dengan ramah oleh suku Indian, tetapi setelah ketahuan niat buruknya datang di pulau itu, Kolombus banyak mendapat resistensi dari penduduk setempat. Beberapa armada kapal milik rombongan Kolombus ditenggelamkan oleh suku Indian sebab mereka merasa terganggu dan terancam oleh kedatangan Kolombus.

    Sumber,Wikipedia

    Sally Kristen Ride

    Sally Kristen Ride (1951–) ialah astrofisikawati dan astronot Amerika Serikat, lahir di Encino, California. Dengan Ph.D. dalam fisika dari Universitas Stanford, ia bergabung dengan NASA pada 1978, di mana ia menjadi astronot (1979–87) dan membantu rancangan lengan robot untuk kendaraan luar angkasa. Pada 1983 ia menjadi wanita pertama di Amerika Serikat yang berada di angkasa. Ia juga menjabat dalam komisi (1986, 2003) yang menyelidiki kecelakaan Space Shuttle Challenger dan Columbia. Pada 1989 ia menjadi guru besar fisika dan direktur Institut Luar Angkasa California di Universitas California, San Diego.

    kehidupan awal

    Anak sulung dari Carol Joyce (Anderson née) dan Dale Burdell Ride, Sally lahir di Encino, bagian dari Los Angeles, California. Keturunan Norwegia, dia memiliki saudara perempuan bernama Karen "Bearful" Ride, yang adalah seorang pendeta Presbyterian. Naik dihadiri Portola Sekolah Menengah dan Westlake Sekolah untuk Girls di Los Angeles (sekarang Harvard-Westlake School) dengan beasiswa. Selain menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan, ia adalah seorang pemain tenis nasional peringkat. Naik dihadiri Swarthmore College dan kemudian dipindahkan ke Universitas Stanford, lulus dengan gelar sarjana dalam bahasa Inggris dan fisika. Juga di Stanford, ia meraih gelar master dan Ph.D. dalam fisika, saat melakukan penelitian dalam astrofisika dan fisika laser elektron bebas.

    Karir di NASA
    Ride adalah salah satu dari 8.000 orang untuk menjawab sebuah iklan di surat kabar mencari pelamar untuk program luar angkasa. Akibatnya, ia bergabung dengan NASA pada 1978. Selama karirnya, Naik menjabat sebagai Communicator Kapsul berbasis darat (Capcom) untuk penerbangan luar angkasa kedua dan ketiga Antar-Jemput (STS-2 dan STS-3) dan membantu mengembangkan lengan robot Space Shuttle itu.  Pada 18 Juni 1983 , ia menjadi wanita Amerika pertama di ruang angkasa sebagai anggota awak Challenger space Shuttle untuk STS-7. (Ia didahului oleh dua wanita Soviet, Valentina Tereshkova pada tahun 1963 dan Svetlana Savitskaya pada tahun 1982.) Pada STS-7, di mana awak lima orang dikerahkan dua satelit komunikasi dan melakukan percobaan farmasi, Riding adalah wanita pertama yang menggunakan robot lengan dalam ruang dan yang pertama untuk menggunakan lengan untuk mengambil satelit. Penerbangan ruang angkasa kedua adalah pada tahun 1984, juga di papan Challenger. Dia telah menghabiskan lebih dari total 343 jam di ruang angkasa. Ride, yang telah menyelesaikan delapan bulan pelatihan untuk penerbangan ketiganya ketika Space Shuttle Challenger terjadi kecelakaan, ditunjuk untuk Komisi Presiden menyelidiki kecelakaan itu, dan menuju subkomite pada Operasi  Setelah penyelidikan., Riding adalah ditugaskan ke markas NASA di Washington, DC, di mana dia memimpin upaya perencanaan strategis pertama NASA; menulis sebuah laporan berjudul "Kepemimpinan dan Masa Depan Amerika di Space", dan didirikan Kantor NASA Eksplorasi Ride menikah sesama astronot NASA Steve Hawley tahun 1982. , tetapi dua bercerai pada 1987.

    setelah NASA

    Pada tahun 1987, Riding meninggalkan posisinya di Washington, DC, untuk bekerja di Stanford University Pusat Keamanan Internasional dan Kontrol Senjata. Pada tahun 1989, ia menjadi profesor fisika di Universitas California, San Diego dan Direktur California Institute Ruang. Pada tahun 2003, ia diminta untuk melayani di Space Shuttle Columbia Investigasi Kecelakaan Dewan. Dia sekarang mengambil cuti dari universitas, dan adalah Presiden dan CEO Sally Ride Ilmu, sebuah perusahaan yang didirikannya pada tahun 2001, yang menciptakan program ilmu menghibur dan publikasi untuk bagian atas siswa sekolah dasar dan menengah, dengan fokus khusus pada anak perempuan.
    Menurut Roger Boisjoly, insinyur yang memperingatkan masalah teknis yang menyebabkan kecelakaan Space Shuttle Challenger, Ms Ride adalah satu-satunya tokoh masyarakat untuk menunjukkan dukungan bagi dia ketika ia pergi publik dengan pra-bencana itu peringatan (setelah seluruh tenaga kerja dari Morton-Thiokol dijauhi dia). Sally Ride memeluknya publik untuk menunjukkan dukungannya untuk usahanya.

    Ride telah menulis atau turut menulis lima buku pada ruang, yang ditujukan untuk anak-anak, dengan tujuan mendorong anak untuk belajar ilmu.

    Ride mendukung Barack Obama sebagai presiden pada tahun 2008.

    Ride saat ini adalah anggota dari Review dari Space Flight Amerika Serikat Manusia Rencana Komite, tinjauan independen yang diminta oleh Kantor Sains dan Kebijakan Teknologi (OSTP) pada tanggal 7 Mei 2009.
     
    Penghargaan dan kehormatan
    Sally Ride berkomunikasi dengan pengendali tanah dari dek penerbangan selama misi enam hari di Challenger, 1983

    Ride telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Masyarakat Antariksa Nasional Award von Braun, Eagle Lindbergh, dan NCAA Theodore Roosevelt Penghargaan. Dia telah dilantik ke Hall National Women of Fame dan Hall Astronaut of Fame, dan telah dua kali dianugerahi Medali NASA Space Flight. Ride adalah satu-satunya orang untuk melayani di kedua dari panel menyelidiki kecelakaan Antar-Jemput (orang-orang untuk Challenger dan kecelakaan Space Shuttle Columbia bencana). Dua sekolah dasar di Amerika Serikat yang bernama setelah dia: Sally K. Ride Sekolah Dasar di The Woodlands, Texas, dan Sally K. Ride Sekolah Dasar di Germantown, Maryland.
    Pada tanggal 6 Desember 2006, Gubernur California Arnold Schwarzenegger dan Ibu Maria Shriver dilantik tumpangan ke Hall of Fame California, yang terletak di Museum California untuk Sejarah, Wanita, dan Seni.

    Sumber,Wikipedia

    Ferdinand Magellan

    Fernando de Magelhaens (Sabrosa, Portugal, musim semi 1480 — Cebu, Filipina, 27 April 1521; Bahasa Portugis: Fernão de Magalhães; Bahasa Spanyol: Fernando de Magallanes) adalah seorang penjelajah laut Portugis yang berlayar atas nama Spanyol.

    Magelhaens adalah orang pertama yang berlayar dari Eropa ke barat menuju Asia, orang Eropa pertama yang melayari Samudra Pasifik, dan orang pertama yang memimpin ekspedisi yang bertujuan mengelilingi bola dunia. Meskipun Magelhaens sendiri tewas terbunuh oleh Datuk Lapu-Lapu di Filipina dalam persinggahannya di Hindia Timur sebelum menuju Eropa, delapan belas anggota kru dan armadanya berhasil kembali ke Spanyol pada tahun 1522, setelah mengelilingi bumi.

    Sewaktu manusia pertama kali pergi ke bulan, mereka merencanakan dengan presisi matematis yang tinggi ke mana mereka akan pergi dan bagaimana mereka mencapainya dan mereka dapat berkomunikasi dengan bumi. Tetapi sewaktu Fernando de Magelhaens meninggalkan Spanyol pada tahun 1519 dengan lima buah kapal kecilnya yang terbuat dari kayu—yang kebanyakan darinya berukuran sepanjang kira-kira 21 meter, mirip dengan kendaraan semitrailer modern—mereka berlayar menuju tempat yang tak diketahui. Dan mereka benar-benar berupaya sendirian.

    Tergolong sebagai prestasi navigasi yang paling berani sepanjang masa, pelayaran Magelhaens merupakan tonggak sejarah Abad Penjelajahan yang Agung—abad yang diwarnai keberanian dan ketakutan, kegembiraan dan tragedi, Allah dan Mamon. Sungguh mendebarkan untuk memperhatikan kisah pria yang luar biasa ini membuka pintu dunia serta perjalanannya yang bersejarah.

    Prestasi Navigasi Terbesar Sepanjang Masa

    Pada tanggal 20 September 1519, San Antonio, Concepción, Victoria, dan Santiago—yang terbesar hingga yang terkecil—mengikuti kapal induk Magelhaens, Trinidad, kapal terbesar kedua, seraya mereka berlayar menuju Amerika Selatan. Pada tanggal 13 Desember, mereka mencapai Brasil, dan sambil menatap Pāo de Açúcar, atau Pegunungan Sugarloaf, yang mengesankan, mereka memasuki teluk Rio de Janeiro yang indah untuk perbaikan dan mengisi perbekalan. Kemudian mereka melanjutkan ke selatan ke tempat yang sekarang adalah Argentina, senantiasa mencari-cari el paso, jalur yang sulit ditemukan yang menuju ke samudera lain. Sementara itu, udara semakin dingin dan gunung es mulai tampak. Akhirnya, pada tanggal 31 Maret 1520, Magelhaens memutuskan untuk melewatkan musim salju di pelabuhan San Julián yang dingin.
    Pelayaran tersebut kini telah memakan waktu enam kali lebih lama daripada pelayaran Columbus mengarungi Samudra Atlantik yang pertama kali—dan belum terlihat satu selat pun! Semangat juang mereka mulai sedingin cuaca di San Julián, dan pria-pria, termasuk beberapa kapten serta perwira, merasa putus asa dan ingin pulang saja. Tidaklah mengherankan bila terjadi pemberontakan. Namun, berkat tindakan yang cepat dan tegas di pihak Magelhaens, hal itu digagalkan dan dua pemimpin pemberontak tersebut tewas.
    Kehadiran kapal asing di pelabuhan pastilah menarik perhatian penduduk lokal yang kuat—dan berbadan besar. Merasa seperti orang kerdil dibandingkan dengan raksasa-raksasa ini, para pengunjung tersebut menyebut daratan itu Patagonia—dari kata Spanyol yang berarti "kaki besar"—hingga hari ini. Mereka juga mengamati 'serigala laut sebesar anak lembu, serta angsa berwarna hitam dan putih yang berenang di bawah air, makan ikan, dan memiliki paruh seperti gagak'. Tentu saja tidak lain tidak bukan adalah anjing laut dan pinguin!
    Daerah lintang kutub cenderung mengalami badai yang ganas secara tiba-tiba, dan sebelum musim dingin berakhir, armada itu mengalami korban pertamnya—Santiago yang kecil. Namun, untunglah para awaknya dapat diselamatkan dari kapal yang karam itu. Setelah itu, keempat kapal yang masih bertahan, bagaikan ngengat kecil bersayap yang terpukul di tengah arus laut yang membeku dan tak kunjung reda, berjuang sekuat tenaga menuju ke selatan ke perairan yang semakin dingin—hingga tanggal 21 Oktober. Berlayar di bawah guyuran air hujan yang membeku, semua mata terpaku pada sebuah celah di sebelah barat. El paso? Ya! Akhirnya, mereka berbalik dan memasuki selat yang belakangan dikenal sebagai Selat Magelhaens! Namun, bahkan momen kemenangan ini ternoda. San Antonio dengan sengaja menghilang di tengah jaringan rumit selat itu dan kembali ke Spanyol.
    Ketiga kapal yang masih bertahan, diimpit oleh teluk yang sempit di antara tebing-tebing berselimut salju, dengan gigih berlayar melewati selat yang berkelok-kelok itu. Merek mengamati begitu banyaknya api di sebelah selatan, kemungkinan dari perkemahan orang Indian, jadi mereka menyebut daratan itu Tierra del Fuego, “Tanah Api”.

    Tragedi—Runtuhnya Suatu Impian

    Sebagai pria yang sangat religius, Magelhaens mengajak banyak penduuduk lokal dan penguasa mereka pada agama Katolik. Tetapi semangatnya juga menjadi kebinasaannya. Ia menjadi terlibat dalam pertikaian antarsuku dan, dengan hanya 60 pria, menyerang sekitar 1.500 penduduk pribumi, dengan keyakinan bahwa senapan busur, senapan kuno, dan Allah akan menjamin kemenangannya. Sebaliknya, ia dan sejumlah bawahannya tewas. Magelhaens berusia sekitar 41 tahun. Pigafetta yang setia meratap, 'Mereka membunuh cerminan, penerang, penghibur, dan penuntun sejati kita'. Beberapa hari kemudian, sekitar 27 perwira yang hanya menyaksikan dari kapal mereka, dibunuh oleh para kepala suku yang sebelumnya bersahabat.
    Sewaktu Magelhaens tewas, ia berada di lingkungan yang tidak asing. Sedikit ke arah selatan terletak Kepulauan Rempah dan ke arah barat, Malaka, tempat ia pernah berjuang pada tahun 1511. Seandainya, sebagaimana diperkirakan oleh beberapa sejarawan, ia berlayar ke Filipina setelah pertempuran di Malaka, maka sesungguhnya ia telah mengelilingi bola bumi—meskipun, tentu saja, tidak dalam sekali jalan. Ia telah mencapai Filipina dari timur dan barat.

    Sumber, Wikipedia

    Hergé - Dibalik petualangan Tintin

    Hergé adalah nama pena dari Georges Prosper Remi (lahir di Etterbeek, 22 Mei 1907 – meninggal di Woluwe-Saint-Lambert, Belgia, 3 Maret 1983 pada umur 75 tahun) adalah seorang penulis komik dan seniman berkebangsaan Belgia yang sangat terkenal dengan karyanya berjudul Petualangan Tintin.

    "Hergé" ejaan Perancis: [ɛʁʒe] adalah pelafalan bahasa Perancis untuk "R.G.", kebalikan singkatan namanya. Karyanya yang paling terkenal dan penting adalah Petualangan Tintin, yang ia tulis dan lukis dari tahun 1929 hingga kematiannya pada 1983, yang menyisakan album ke-24 nya, Tintin dan Alpha-Art yang tak terselesaikan. Karyanya tetap mempunyai pengaruh yang kuat terhadap dunia komik, terutama di Eropa. Karya-karyanya yang monumental membuatnya mendapatkan penghargaan Penghargaan Eisner pada tahun 2003. Gayanya yang mempergunakan balon teks yang diimpor dari gaya penulisan komik di Amerika, menjadikannya dianggap sebagai bapak komik bergambar Eropa.

    Ciri-ciri yang penting dari kisah-kisah Petualangan Tintin termasuk penggambaran tokoh yang kuat, rasa realistis yang dihasilkan dari penelitian yang teliti dan luas, serta gaya menggambar ligne claire-nya. Para pembaca dewasanya sangat menikmati hubungan antara komik itu dengan kejadian-kejadian sejarah dan politik pada abad ke-20. Sebagai contoh, cerita Lotus Biru, terinspirasi oleh Insiden Mukden yang mengakibatkan perang antara Cina melawan Jepang pada tahun 1934. Tongkat Ottokar adalah contoh yang mengambil latar belakang cerita dari Anschluss Hitler atau dari konteks perseteruan antara orang-orang Garda Besi Rumania dan Raja Rumania, Carol II; dan pada cerita yang lainnya seperti Penculikan Lakmus menceritakan tentang Perang Dingin. Ia menjadi orang Belgia yang sangat tersohor di dunia internasional dan Tintin masih merupakan salah satu karya yang sangat digemari. Karya-karyanya sangat dipengaruhi oleh masa-masa mudanya di bidang kepanduan.

    Museum Hergé yang sangat ditunggu-tunggu, akhir dibuka di Ottignies-Louvain-La-Neuve pada tanggal 2 Juni, 2009. Didesain oleh arsitek peraih penghargaan Penghargaan Pritzker, Christian de Portzamparc, museum berisikan karya-karyanya yang monumental, dimana selama ini hanya tersimpan di studio dan tempat penyimpanan di bank.

    Seri lain yang juga ditulis dan digambarnya adalah Petualangan Yo, Susi dan Yokko dan Petualangan Quick dan Flupke. Setelah pengakuan dari dunia internasional dan pertemuannya kembali dengan Chang (1981), ia meninggal dunia karena leukemia pada tahun 1983. Sejak kematiannya, ia menjadi salah satu artis kontemporer terbesar dan telah menjual tidak kurang dari 200 juta album komik ke seluruh dunia, yang telah diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa di dunia. Saat ini, hak cipta atas karya-karyanya dipegang oleh jandanya Fanny Rodwell, di bawah perusahaan Moulinsart dan Yayasan Hergé.

    Kehidupan

    Masa kecil (1907–1925)

    Keluarga

    Georges Prosper Remi dilahirkan di Jalan Cranz No. 25 di Etterbeek, sebuah distrik dari Brussel, pada 22 Mei 1907 pada pukul 07.30.1 Ia dibaptis beberapa minggu kemudian, tepatnya pada tanggal 9 Juni, di sebuah Gereja di kota, dengan ibu permandiannya adalah neneknya sendiri, Antoinette Roch. Orangtuanya termasuk pada golongan menengah di Brussel. Ayah Hergé, Alexis Remi (1882–1970) adalah orang yang cukup terpandang, di mana ia bekerja di rumah butik pakaian untuk anak-anak, Van Roye Waucquez di Saint-Gilles. Sedangkan, ibu Hergé adalah Elizabeth Dufour (1882–1946) adalah seorang bekas penjahit wanita yang sudah tidak lagi bekerja.
    Alexis Remi, terlahir dari pernikahan antara seorang pembantu bernama Leonie Dewigne (1860–1901) dan Coisman Alexis, seorang pembuat lemari dari Brussel yang baru berusia 24 tahun ketika mereka menikah. Coisman Alexis (kakek dari Hergé) melaporkan sendiri kelahiran putra kembarnya di Balai Pencatatan Kelahiran Kota Anderlecht, sehingga mereka mendapatkan nama keluarga dari pihak ayahnya, yaitu: Alexis dan Léon. Beberapa orang berpikir bahwa ayah sesungguhnya dari Alexis dan Léon adalah Gaston Count Errembault dari Dudzeele (1847–1929) yang bekerja di Chaumont-Gistoux.
    Setelah bercerai dengan Coisman Alexis, Leonie Dewigne menikahi Philip Remi di bulan September 1893, dan Philip kemudian menganggap kedua anak tersebut sebagai anaknya. Kisah tantang latar belakang keturunan Hergé ini disebutkan dalam salah satu tulisan berbahasa Perancis dari Serge Tisseron, D'un secret de famille dans l'œuvre du futur Hergé. Keberadaan saudara kembar Alexis Remi yang bernama Leon, telah menginspirasi Hergé untuk menuangkannya dalam komiknya, khususnya dalam karakter si kembar Dupont dan Dupond, yang menunjukkan hubungan yang misterius antara ayah dan pamannya.
    Elizabeth Dufour, sebenarnya adalah seorang Flemish (suatu etnis di Belgia yang memiliki kekerabatan dekat dengan bangsa Belanda, dan mayoritas berdomisili di Belgia bagian Utara). Namun ia menyatakan bahwa dirinya merupakan seorang Belgia sintetis. Setelah melahirkan Georges Remi, keluarganya tidak pernah berhenti berpindah-pindah. Pada 26 Juni 1908, mereka tinggal di Jalan Theux No. 34, Etterbeek, Belgia, yaitu rumah dari Joseph Dufour (1853–1914), seorang tukang pipa, dan Antoinette Roch (1854–1935), orang tua dari Elizabeth. Setelah itu, pada 12 Januari 1912, mereka tinggal di Jalan Avenue Jules Malou No. 57, masih di Etterbeek. Pada 26 Maret di 1912, lahirlah seorang anak laki-laki bernama Paul Remi (1912–1986) di Ixelles. Kakak dan adik ini memiliki hubungan yang tidak terlalu akrab. Setelah berpindah-pindah, keluarga Alexis Remi akhirnya tinggal menetap di Jalan Theux No. 91, Ixelles, Belgia.

    Masa tinggal di Belgia (1914 - 1918)

    Georges kecil adalah seorang anak yang sangat aktif dan mempunyai banyak keinginan, terlebih lagi ketika orang tuanya mengajak Georges kecil bepergian. Salah satu "obat" untuk membuatnya agak tenang adalah dengan memberikannya sebuah pensil dan kertas. Salah satu hasil karyanya yang pertama adalah yang terdapat di belakang sebuah kartu pos yang digambar dengan memakai pensil biru, yang melukiskan tentang sebuah kereta api uap, sebuah dinding api, dan sebuah mobil pada sekitar tahun 1911. Baru pada 29 September 1913, Georges yang saat itu sudah berumur 6 tahun pergi bersekolah di Sekolah Komunitas Ateneo di Ixelles. Sayangnya, sekolah tersebut harus ditutup, kurang lebih setahun setelah Belgia diduduki oleh bala tentara Jerman, Wilhelm II (20 Agustus 1914). Selama masa Perang Dunia II, pamannya, Léon Remi, memasuki wajib militer dan dikirimkan ke garis depan medan pertempuran di Yser pada paruh akhir Agustus 1914, di mana ia bergabung dengan tentara Belgia untuk Perang Dunia I. Sementara itu, setelah penyakit yang diderita oleh Elizabeth kambuh lagi pada September 1994, keluarga ini pindah lagi ke alamat Jalan Tram no. 124 di Watermael-Boitsfort, pinggiran kota sebelah selatan Brussel, Belgia. Selama masa sekolahnya di Ixelles, Georges Remi banyak membuat gambar yang menceritakan bagaimana sulitnya seorang anak lelaki harus hidup di bawah bayang-bayang pendudukan bala tentara Jerman pada masa Perang Dunia II.
    Karena kesehatan Elizabeth kian memburuk, mereka kembali pindah ke Jalan Theux no. 34 di Etterbeek, Belgia pada Agustus 1917. Pada bulan Maret 1918, Georges Remi membuat buku kumpulan puisi untuk teman wanitanya, Marie-Louise van Cutsem (Milou), yang digambar dengan tinta dan cat air. Lukisan tersebut menggambarkan seekor kelinci yang sedang memandangi sebuah telur yang pecah. Pada 7 Oktober 1919 dia mulai memasuki College Senior nomor 11 di Ixelles. Untuk menandai ulang tahun pertama gencatan senjata Perang Dunia II pada bulan November 1919, ia menyusun sebuah mural patriotik besar yang terbuat dari kapur berwarna. Pada mural tersebut, digambarkan bahwa tentara Belgia sedang mencambuk tentara Jerman. Sebenarnya, ia menggambarkan guru seninya, Pak Stoffijn kata "Fine-Poussière".

    Masa sekolah dan kepanduan

    Georges Remi terlahir dalam keluarga Katolik kelas menengah goloongan kanan. Pada 1919, pelindung ayahnya, Mr Waucquez, menyarankan Alexis Remi untuk memasukkan anaknya di lembaga Katolik. Namun ia ditempatkan di sekolah kepanduan, Institut Saint-Boniface di Brussel. Oleh karena itu, ia selalu berada di lingkungan Katolik dan kepanduan hingga awal tahun 1950.
    Setelah bergabung dengan komunitas itu, pada tahun 1920, ia memasuki Institut Saint-Boniface di Brussel yang dipimpin oleh Abbe Pierre Fierens, di mana ia saat itu sudah berumur 13 tahun. Di sekolah, ia menunjukkan nilai yang sangat baik dalam semua mata pelajaran, terutama mengenai menggambar.
    Pada tahun 1918, Georges Remi telah bergabung dengan "Kepanduan Belgia", sebelum meninggalkannya pada tahun 1921 untuk bersekolah di Institut Saint-Boniface. Ia merasa sangat sedih ketika harus berpisah dengan kegiatan kepanduannya.
    Pada awal 1920-an, sebagai seorang remaja, ia sangat senang dengan kegiatan kepanduannya dan itu adalah masa-masa terindah yang selalu dikenangnya. Dalam kepanduan, ia segera menjadi kepala regu "Tupai" dan mendapatkan nama julukan "rubah yang selalu penasaran" atau dalam bahasa Perancis disebut Renard curieux.
    Selain itu, ia juga mengambil pelajaran membuat sketsa, yang dilakukannya selama liburan musim panas di Austria, Swiss, Italia, dan Pirenia. Keinginan tersebut muncul sejak tahun 1921 ketika ia memasuki perguruan tinggi jurnalis Jamais Assez dan di kepanduan.


      Le Petit Vingtième: semua itu bermula






      Tanda tangan dari sang maestro
      .
      Setelah menyelesaikan masa baktinya di dinas militer, Herge mendapatkan tugas baru sebagai ilustrator dan jurnalis foto. Teman dekatnya, Germaine Kickens kemudian juga bekerja di harian yang sama pada 15 Februari, 1928 sebagai sekretaris dari Wallez. Pimpinan harian ini sangat puas dengan hasil kerja Hergé, membuatnya dipercayai menjadi pengasuh tunggal dari suplemen anak-anak mingguan: Le Petit Vingtième dan mendapatkan target untuk meningkatkan pembacanya. Dipengaruhi oleh Waller, Hergé belajar banyak dari berbagai buku untuk lebih meningkatkan kemampuan menggambarnya. Terbitan pertama dari harian Le Petit Vingtième asuhannya muncul pada 1 November, 1928 namun sayangnya tidak mendapatkan sambutan cukup meriah dari publik. Untuk lebih meningkatkan oplah dan pembaca, ia menawarkan untuk membuat serial Les aventures de Flup, Nénesse, Poussette et Cochonnet, sebuah serial yang menceritakan kisah dari tiga anak remaja dan seekor babi dalam berbagai petualangan, dari sebuah kisah drama karya Abbe Desmedt , seorang editor pojok olahraga di harian yang sama. Kisah-kisahnya mengambil latar belakang tentang kolonialisme yang sedang terjadi pada masa itu. Mengasuh kisah ini, tidak begitu menggairahkan Hergé, walaupun kisah serial ini berlanjut hinggaMaret, 1929.
      "Aku merasa memakai pakaian yang tidak pas dan membuatku tak nyaman mengenakannya." - Wawancara Hergé.
      Pada tahun 1929, Brusel mengadakan pameran mengenai kaum Bolshevik Rusia, dimana area pameran itu tidak jauh dari kantor dari para pekerja harian itu. Salah satu dari pegawai harian itu yang berkebangsaan Rusia, adalah Perovsky, seorang bekas pengungsi dari Rusia selama perang sipil pada tahun 1918 - 1921.
      Untuk lebih memberikan sentuhan khas atas karya-karyanya, Hergé mulai mengadopsi teknik baru yang mudah dilakukan tapi sangat efektif. Menyadari akan talenta dan kepribadian yang kuat dari Hergé, Wallez, aktif mendorongnya untuk lebih berkembang serta memberikannya ruang seluas-luasnya untuk menuangkan karya-karyanya:
      "Pater Wallez sangat memengaruhiku, tidak dari sisi religius, tapi beliau membuatku menyadari akan potensi diriku dan membuatku melihat apa yang ada padaku" - Wawancara Hergé.

      Penghargaan internasional yang diterima Tintin
      • Le Journal de Tintin et les Éditions du Lombard :
        • 1972 : Yellow Kid du Meilleur éditeur de Journal Européen de bandes dessinées
      (et les Éditions Casterman en 1978 pour leur déclinaison pour adultes (À suivre) : Yellow Kid du Meilleur éditeur étranger de Bandes Dessinées )
      • Tintin et Moi karya Anders Ostergaard (salinan wawancara dengan Numa Sadoul):
        • 2004 : Penghargaan dari Festival Européen du Film Documentaire
      Akhirnya, tahun 1970-an adalah dari tahun dimana Hergé banyak mendapatkan penghargaan dari dunia internasional. Sedangkan pada kurun tahun 1930-an, penjualan yang dilakukan oleh harian Le Petit Vingtième sangatlah kecil, kurang dari 5,000 eksemplar di Belgia. Kisah Petualangan Tintin meledak penjualannya mulai tahun 1941 dengan kisah Kepiting Bercapit Emas, dimana edisi berwarnanya baru munculnya beberapa bulan kemudian setelah versi hitam putihnya diterbitkan. Munculnya Majalah Tintin pada tahun 1946 lebih meningkatkan lagi penjualannya hingga mencapai satu juta unit terjual pada tahun 1948. Sejak saat itu, mesin berjalan dan tidak mungkin lagi untuk menghentikan satu juta eksemplar per tahun (1960), 10 juta salinan pada tahun (1961), 26 juta salinan pada tahun (1970), 81 juta (1980) dan sampai 6 juta untuk satu tahun 1983. Hingga wafatnya Hergé, kisah Petualangan Tintin telah diterjemahkan, tidak kurang, ke dalam empat puluh bahasa di seluruh dunia .

      Kisah yang tak selesai










      Pemakaman cimetière du Dieweg, tempat peristirahatan terakhir dari Hergé.
      Pada tanggal 13 April, 1976, Hergé menyelesaikan kisah Tintin dan Picaros. Dan ketika itu ia sudah menyiapkan proyek untuk album komik berikutnya. Pada tahun 1978, ia meninggalkan gagasan untuk kisah berikutnya dimana semuanya berawal dari bandara ke tema seni kontemporer, satu cabang seni yang memulai gairah barunya sejak tahun 1960-an. Namun, pada tahun 1979, yang juga merupakan setengah abad dari Tintin, ia masih mencoba menyelesaikan kisah berikutnya, namun dilain pihak, kesehatannya kian memburuk. Beberapa bagian dari Tintin dan Alpha-Art sudah banyak dibuat sketsanya dan kelelahanpun dialami lagi oleh pengarangnya, dimana usianya memakan dirinya.
      Tanggal 18 Maret, 1981, Hergé bertemu lagi dengan Zhang Zhong-Ren, orang yang selama ini banyak memberikan masukan padanya tentang budaya Cina, khususnya dalam kisah Lotus Biru. Pertemuan ini adalah pertemuan pertama setelah lebih dari 40 tahun berpisah, dimana reuninya diadakan di Brussel, dan pertemuan ini disiarkan langsung di televisi. Dalam tayangan itu, Hergé terlihat sangat lemah dan sepertinya sangat malu oleh sorotan media padanya.
      Namun malang tak dapat ditolak, penyakit yang dideritanya semakin akut, dan Hergé terbaring lemah dan harus menjalani transfusi darah secara teratur. Pada bulan Februari 1983, ia dirawat di Clinique Saint-Luc Woluwe-Saint-Lambert. Dan setelah seminggu dalam keadaan koma, Georges Remi meninggal dunia karena leukemia pada tanggal 3 Maret 1983, pada usia 76. Petualangan terbaru dari Tintin, Tintin dan Alpha-Art terhenti pada halaman 42. Dengan izin khusus, almarhum dimakamkan, atas permintaannya, di Cimetière du Dieweg, Brussel.

      Karya-karya Hergé hingga kini (sejak tahun 1983)

      Sepeninggal Hergé (1984 - sekarang)

      Fanny Remi, janda dan pewarisnya (istrinya sejak tahun 1977) tidak yakin akan nasib dari kisah Tintin dan Alpha-Art, apakah akan dilanjutkan atau dibiarkan saja sejak sang pengaranganya meninggal. Dan Herge telah menyatakan keinginannya sebelum ia meninggal:
      "Tentu saja ada banyak hal yang rekan-rekanku lakukan tanpa aku dan bahkan lebih baik daripada aku. Tetapi untuk hidup Tintin, Kapten Haddock, Profesor Lakmus, para Dupontd, dan semua tokoh yang lain dari kisah Petualangan Tintin, saya pikir sayalah satu-satunya yang dapat melakukan ini: Tintin itu saya! Seperti Flaubert berkata, "Madame Bovary, c'est moi!" - Wawancara dengan Hergé

       Pada 2009, sejak 1929, lebih dari 230 juta album kisah komik Petualangan Tintin terjual di seluruh dunia dalam 90 bahasa (42 bahasa regional)[58]:

      • 49 Bahasa Asing resmi :
      NB : Tahunnya menunjukkan edisi perdananya.
      1. Bahasa Afrikaans (1973)
      2. Bahasa Arab (1972)
      3. Bahasa Armenia (2006)
      4. Bahasa Belanda (1946)
      5. Bahasa Bengali (1988)
      6. Bahasa Bulgaria (2001)
      7. Bahasa Ceska (1994)
      8. Bahasa Denmark (1960)
      9. Bahasa Esperanto (1981)
      10. Bahasa Estonia (2008)
      11. Bahasa Hebrew (1987)
      12. Bahasa Hungaria (1989)
      13. Bahasa Indonesia (1975)
      14. Bahasa Inggris - Amerika (1959)
      15. Bahasa Inggris - Inggris (1952)
      16. Bahasa Islandia (1971)
      17. Bahasa Italia (1961)
      18. Bahasa Jepang (1968)
      19. Bahasa Jerman (1952)
      20. Bahasa Khmer (2001)
      21. Bahasa Korea (1977)
      22. Bahasa Latin (1987)
      23. Bahasa Latvi (2006)
      24. Bahasa Lituania (2007)
      25. Bahasa Luksemburg (1987)
      26. Bahasa Mandarin (2001)
      27. Bahasa Melayu (1975)
      28. Bahasa Mongol (2006)
      29. Bahasa Norwegia (1972)
      30. Bahasa Perancis (1930)
      31. Bahasa Persia (1971)
      32. Bahasa Polski (1994)
      33. Bahasa Portugis (1936)
      34. Bahasa Portugis - Brasilia (1961)
      35. Bahasa Romans (1986)
      36. Bahasa Rumania (2005)
      37. Bahasa Rusia (1993)
      38. Bahasa Sinhala (1998)
      39. Bahasa Serbo-Kroasia (1974)
      40. Bahasa Suomi (1961)
      41. Bahasa Spanyol (1952)
      42. Bahasa Slowakia (1994)
      43. Bahasa Slovenia (2003)
      44. Bahasa Swedia (1960)
      45. Bahasa Taiwan (1980)
      46. Bahasa Thailand (1993)
      47. Bahasa Turki (1962)
      48. Bahasa Vietnam (1989).
      49. Bahasa Yunani (1968)
      • 43 Bahasa Regional:
      1. Alghero (1995)
      2. Bahasa Jerman (Bernois) (1989)
      3. Bahasa Elsass (1992)
      4. Anversois (2008)
      5. Bahasa Asturia (1988)
      6. Bahasa Basque (1972)
      7. Borain (2009)
      8. Bourguignon-morvandiau (2008)
      9. Bahasa Breton (1979)
      10. Brusseleer (2007)
      11. Brusseleer (Néerlandais) (2004)
      12. Cantonais (2004)
      13. Bahasa Katalan (2009)
      14. Korsika (2009)
      15. Créole Antillais (2009)
      16. Créole mauricien (2009)
      17. Créole réunionnais (2008)
      18. Bahasa Faroe (1988)
      19. Dialek Flamand (Ostende) (2007)
      20. Bahasa Arpitan (Bresse) (2006)
      21. Bahasa Arpitan (District de la Gruyère) (2007)
      22. Bahasa Arpitan (unifié) (2007)
      23. Bahasa Frisia (1981)
      24. Gaélique (1993)
      25. Bahasa Galicia (1983)
      26. Bahasa Wales (1978)
      27. Gaumais (2001)
      28. Bahasa Belanda dialek (Hasselts) (2009)
      29. Bahasa Belanda dialek (Twents) (2006)
      30. Bahasa Occitan (1979)
      31. Bahasa Picard (Tournai-Lille) (1980)
      32. Bahasa Picard (Vimeu) (1980)
      33. Bahasa Papiamento (2008)
      34. Provençal (2004)
      35. Bahasa Tahiti (2003)
      36. Bahasa Tibet (1994)
      37. Bahasa Vosgien (2008)
      38. Bahasa Walloon (Charleroi) (2007)
      39. Bahasa Walloon (Liège) (2007)
      40. Bahasa Walloon (Namur) (2009)
      41. Bahasa Walloon (Nivelles) (2005)
      42. Bahasa Walloon (Ottignies) (2006)
      43. Français québécois (2009).


      Hergé mencatut perang?

      Seperti yang telah dicatat oleh Pierre Assouline: "untuk Hergé dan sejumlah penulis dan seniman, pekerjaan tersebut telah membawa mereka ke "zaman keemasan", sebagaimana dibuktikan dengan berlimpahnya kekayaan, dan ketenaran selama masa itu. "Dari musim gugur tahun 1941, penjualan album komik kisah Petualangan Tintin telah mencapai 100.000 eksemplar, dimana penulisnya mendapatkan royalti tidak kurang dari 10% dari prix. Gaji bulanannya mencapai 10.000 franc Belgia selama tahun 1940 - 1944, termasuk gajinya dari harian Le Soir pada tahun 1946.


      Bibliografi

      Buku-buku yang mengupasnya

      Jurnal

      • (Perancis) Spécial Hergé, (A suivre) hors-série, 1983.
      • (Perancis) Tintin spécial, hommage à Hergé, Lombard hors-série N°11bis, 1983.
      • (Perancis) Tintin grand voyageur du siècle, Géo hors-série, 2000.
      • (Perancis) Tintin chez les savants, Sciences et vie spécial, Maret, 2002.
      • (Perancis) Tintin, l'aventure continue, Télérama hors-série, 2003.
      • (Perancis) Tintin, reporter du siècle, Le Figaro hors-série, 2004.
      • (Perancis) Tintin, les secrets d'une oeuvre, Lire Hors-série, 2006.
      • (Perancis) Pierre Assouline, Le siècle de Tintin grand reporter, L'Histoire, 317, Februari, 2007, halaman 6-13.
      • (Perancis) Tintin à la découverte des grandes civilisations, Le Figaro-Beaux Arts magazine hors-série, 2008.
      • (Perancis) Hergé, la vie secrète du père de Tintin, L'Express hors-série, September, 2009.
      • (Perancis) Tintin, le retour, Le Monde hors-série, Desember, 2009 - Januari, 2010.
      • (Perancis) Tintin au pays des philosophes, Philosophie magazine hors-série, Agustus. 2010.
      Sumber, Wikipedia 
                      dengan perubahan seperlunya
         

        About Author

        Title 2

        Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
        Copyright © 2011. Laboratorium Blog tes - All Rights Reserved
        Template Created by Creating Website Published by Mas Template
        Proudly powered by Blogger