Entertainment

Headlines News :

Advertise

Welcome Guys

    Title 1

    Slider Bar

    Recent News

    Tampilkan postingan dengan label Band. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Band. Tampilkan semua postingan

    Vierra



    Vierra merupakan sebuah grup band musik asal Jakarta, Indonesia yang dibentuk pada November 2008. Band ini beranggotakan 4 orang yaitu Kevin Aprilio (piano/keyboard), Widy Soediro Nichlany (vokal), Raka Cyril Damar (gitar), dan Satryanda Widjanarko (drum). Pada saat tampil mereka menggunakan bantuan seorang bassist tambahan bernama Deryansha Azhary. Genre musik Vierra dapat dikategorikan sebagai powerpop dan pop rock. Sampai saat ini mereka telah merilis 2 buah album yaitu My First Love (2009). dan Love, Love and Love (2011).

    Bagi para penggemar Vierra, mereka memiliki sebuah komunitas fans club bernama Vierrania yang dibentuk pada Maret 2009.


    2008:Pembentukan

    Pertemanan keempat personel Vierra bearawal dari pertemuan mereka di situs jejaring sosial Friendster. Pada awalnya, Kevin berniat mengajak Tryan yang sudah ia kenal lebih dulu untuk membentuk sebuah band. Tryan kemudian mengenalkan Kevin kepada Raka untuk mengisi posisi gitar. Setelah itu mereka bertiga sepakat untuk membentuk sebuah band. Lalu, masih didalam Friendster, Raka memperkenalkan Widy kepada Kevin dan Tryan untuk mengisi posisi sebagai vokalis. Kevin yang merasa karakter vokal Widy cocok dengan konsep musiknya, lalu menerimanya sebagai vokalis.

    Pada awalnya Kevin mengusulkan nama "Andante" sebgai nama band mereka. Namun merasa kurang cocok dengan nama tersebut, Tryan lalu mengajukan nama "Vierra" yang berarti "empat". Vierra pun resmi terbentuk pada bulan November 2008


    2009: My First Love

    Pada akhir Februari 2009, Vierra merilis album perdana mereka berjudul My First Love. Kevin mengatakan judul My First Love cukup menggambarkan bahwa "album ini memang benar-benar seperti remaja yang pertama kali jatuh cinta. Begitu polos."

    Sebagai single pertama, mereka merilis "Dengarkan Curhatku" pada Maret 2009. "Dengarkan Curahtku" dengan cukup cepat berhasil menduduki peringkat 5 besar di chart Dahsyat, MTV Ampuh, Derings, dan Inbox. Hal ini membuat nama Vierra langsung melambung di industri musik major Indonesia. Setelah Dengarkan Curhatku, Vierra juga merilis 5 lagu lain sebagai single yaitu: Bersamamu, Perih, Rasa Ini, Jadi Yang Kuinginkan, dan Seandainya.

    Pada bulan Juli 2010, Vierra mengadakan sebuah kuis berjudul Seandainya Aku Liburan Bareng Vierra Ke Bali dengan hadiah berkunjung ke Bali bersama Vierra dan untuk menyumbangkan suara ke dalam beberapa lagu terbaru Vierra dalam album kedua mereka.

    My First Love selain berhasil melambungkan nama Vierra, juga berhasil mencapai angka penjualan RBT sebanyak 9 juta dan mendapatkan penghargaan multiplatinum.

    Walau penjualan fisik album pertama My First Loveterbilang seret–hanya sekitar 80 ribu kopi–label rekaman menghadiahi mereka proyek album kedua. Sesuatu yang berharga bagi band manapun, termasuk Vierra, karena album bukti eksistensi bermusik.

    “Idealnya, kan begitu. Band mengeluarkan album,” kata Kevin Aprilio, motor band.

    Proyek last minute

    Menjelang akhir 2010, Musica selaku label yang menaungi Vierra meminta agar band segera menyiapkan materi untuk album terbaru, dengan target rilis awal 2011. Menerima tantangan, Vierra yang beranggotakan Widi (vokal), Kevin (kibor), Trian (drum), dan Raka (gitar) segera menyisihkan waktu khusus untuk membuat materi.

    Seperti diakui Kevin, Vierra bukan band dengan banyak stok lagu yang “iseng” mereka kerjakan di waktu luang. “Kami terbiasa membuat lagu yang memang untuk dipakai (direkam). Prinsipnya, mending bikin sedikit yang penting terpakai semua,” jelas Kevin. “Jadi sangat dipikirkan dalam membuat lagu itu. Lagunya harus berbeda (satu dan lainnya), tapi masih Vierra,” imbuhnya.

    Maka tidak ada cerita Widi dkk memilah-milah lagu stok untuk kemudian disatukan ke dalam album baru. Keseluruhan lagu di album Love Love Love murni materi fresh yang baru dikerjakan setelah mendapat mandat dari Musica.

    “Bisa dikatakan ini proyek last minute. Dua bulan kami kumpulkan materi, satu bulan rekaman,” ungkap Kevin, putra sulung musisi kenamaan Addie MS. Hasilnya adalah 15 lagu baru yang kemudian diajukan kepada label.

    Waktu pengerjaan yang terbilang singkat untuk sebuah album, yang dikatakan Kevin berpegang pada prinsip idealis-kompromistis. Kuartet ini tidak mengesampingkan kualitas musik, tapi sekaligus masih mendengarkan selera pasar. Sepakat mereka menyebutkan, chemistry di antara personel yang sudah terbangun sebagai faktor yang memengaruhi proses kreatif, sehingga lebih mudah.

    “Dua tahunan lebih kami kerja sama-sama. Sudah enak saja,” kesan Widi.

    “Pas kumpul di studio, mendengarkan Kevin main piano, aku bersenandung mengikuti. Tahu-tahu (terdengar) enak, bisa jadi satu lagu,” sambungnya memberi contoh.

    Tentang cinta yang lebih kompleks

    Dari 15 lagu yang diajukan, sebanyak 13 lagu yang masuk ke album Love Love Love. Semuanya bertemakan cinta, seperti tergambar jelas pada judul albumnya. “Cinta yang lebih dewasa. Dulu, kan cuma cinta pertama (My First Love),” kata Widi.

    Coba simak lirik singel perdana “Takut” yang berirama mellow: Kutahu kamu bosan/ Kutahu kamu jenuh/ Kutahu kamu tak tahan lagi/ Ini semua salahku/ Ini semua sebabku/ Kutahu kamu tak tahan lagi. Kisah cinta yang lebih kompleks ketimbang “Dengarkan Curhatku” yang menggebu-gebu dan sedikit naif.
    “Soal kedewasaan ini terjadi begitu saja. Kami, kan sudah dua tahun lebih tua daripada yang dulu (album pertama),” kata Kevin.

    Selain itu, kedewasaan juga tecermin dari musik yang mereka hasilkan. Walau didukung barisan paduan suara dan string section yang dimainkan Henri Lamiri, atmosfer aransemennya lebih terdengar simpel, santai, dengan konsepnya yang lebih ngeband.

    “Ada lagu upbeat juga, tapi tetap terdengar slow… santai begitu deh,” lukis Widi. Berbekal materi itu, Vierra berharap kesuksesan RBT album pertama hingga 9 juta pengunduh terulang.
    Dengan kedewasaan itu, Vierra tidak takut kehilangan penggemar. Toh penggemar ABG mereka pun bertumbuh dewasa.

    “Berdasarkan survei, lagu ‘Takut’ disukai anak-anak kuliah,” beber Kevin. “Kami, kan menggarap tema cintanya sekreatif mungkin dan luas,” imbuhnya. Maka bisa jadi, penggemar Vierra justru semakin bertambah luas juga.

    Omong-omong soal penggemar, Vierra salah satu jagoannya dalam mengelola mereka. Ada fan page Vierra di Facebook yang kini jumlah anggotanya hampir mencapai 2,5 juta! Vierrania (komunitas penggemar Vierra) bisa mengetahui segala sesuatu tentang band kesayangan mereka dari sumbernya langsung.

    “Awalnya Raka iseng, tapi akhirnya kami maintain dan seriusi. Kami bikin happening di situ. Sekarang bahkan ada brand yang mau beriklan,” cerita Kevin.

    Vokal Widi tidak se-“bening” dulu

    Satu kritik yang sering menghampiri Vierra di awal kemunculannya, vokal Widi yang kelewat “bening” sebagai vokalis band. Dara bertubuh semampai tidak menampik, itu benar merupakan kelemahannya.

    “Aku sama sekali tidak punya basic menyanyi ketika bergabung di Vierra. Jadi benar-benar pure vokalku dulu,” aku Widi.

    “Tapi di album ini aku merasa ada perubahan pada vokalku. Lebih serak, tidak setipis dan sekecil di album pertama.”

    Ya, hebatnya Widi tidak gentar untuk menyanyi live setiap kali ada kesempatan, baik di panggung televisi maupun off air. Alhasil, vokalnya semakin terlatih.

    “Sering dipakai, kan pasti makin bagus. Aku seperti menemukan bentuk suaraku yang semakin berkarakter,” Widi berceloteh riang.

    Perkembangan yang positif itu sejalan dengan tujuan Vierra yang ingin mendapatkan respek dulu di musik, alih-alih memanfaatkan kesempatan demi mengejar materi.


    2011: Love, Love & Love

    Setelah menuai kesuksesan album perdana mereka, Vierra resmi merilis album kedua mereka berjudul Love, Love and Love pada 14 Februari 2011 memanfaatkan momentum valentine. Pada album ini terlihat sedikit perbedaan dari segi lirik, dimana setiap lagu dalam album ini merupakan pengalaman setiap personel Vierra dan setiap lagunya sedikit terdengar lebih dewasa.

    Dari album ini Vierra telah merilis 2 buah single yaitu Takut dan Terlalu Lama







    Aprilio Story

    Aprilio Story adalah sebuah proyek yang diproduseri oleh keyboardist Kevin Aprilio. Aprilio Story terdiri dari dua orang kakak-beradik Abi dan Adri yang mengusung genre musik pop dan emo rock.

    Penghargaan

    Tahun Asosiasi Kategori Nominasi Status
    2010 Dahsyatnya Award 2010 Artis Pendatang Baru Terdahsyat Vierra  Menang
    Video Klip Terdahsyat Dengarkan Curhatku  Nominasi
    Sutradara Video Klip Terdahsyat Abimael Gandhi pada Dengarkan Curhatku  Nominasi



    Sumber, Wikipedia
                   Facebook
                   Kapan Lagi.com
                   OkeZone.com 
                   jefri19.student.umm.ac.id

    Guns N' Roses

    Guns N' Roses (GNR) adalah kelompok musik hard rock dari Amerika Serikat yang berdiri pada tahun 1984 dan resmi pada tahun 1985 . Band ini memang nge top banget di era 80-an dan 90-an ,Mereka pertama melejit lewat album 1987 Appetite for Destruction Dengan singel Don't cry (1987),dan kemudian menerbitkan dua album berbarengan Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II.Dengan yang paling ter kenal Axl Rose lead vocal, Slash - lead guitar (1985-1996), Izzy Stradlin - rhythm guitar (1985-1991), Duff McKagan - bass (1985-1998), Steven Adler - drums (1985-1990), Matt Sorum - drums (1990-1997), Gilby Clarke - rhythm guitar (1991-1994).

    Anggota

    Anggota Asli

    • Axl Rose - lead vocals, piano (1985-present)
    • Slash - lead guitar (1985-1997)
    • Izzy Stradlin - rhythm guitar (1985-1991)
    • Duff McKagan - bass (1985-1998)
    • Steven Adler - drums (1985-1990)

    Sekarang

    • Axl Rose - lead vocals, piano (1985-present)
    • Bumblefoot - lead guitar (2006-present)
    • DJ Ashba - lead guitar (2009-present)
    • Richard Fortus - rhythm guitar (2002-present)
    • Tommy Stinson - bass guitar (1998-present)
    • Brian Mantia - drums (2000-present)
    • Dizzy Reed - keyboards, piano (1990-present)
    • Chris Pitman - keyboards, programming (1998-present)

    Mantan

    • Ole Beich - bass (1985)
    • Rob Gardner - drums (1985)
    • Tracii Guns - lead guitar (1985)
    • Steven Adler - drums (1985-1990)
    • Izzy Stradlin - rhythm guitar (1985-1991)
    • Gilby Clarke - rhythm guitar (1991-1994)
    • Slash - lead guitar (1985-1996)
    • Matt Sorum - drums (1990-1997)
    • Duff McKagan - bass (1985-1998)
    • Josh Freese - drums (1997-2000)
    • Paul Tobias - rhythm guitar (1994-2002)
    • Buckethead - lead guitar (2000-2004)
    • Robert Flick - lead guitar (1998-2009)

    Touring members

    • Tracey Amos - backing vocals (1991-1993)
    • Teddy Andreadis - harmonica, keyboards, backing vocals (1991-1993)
    • Roberta Freeman - backing vocals (1991-1993)
    • Diane Jones - backing vocals (1991-1993)
    • Anne King - horns (1991-1993)
    • Lisa Maxwell - horns (1991-1993)
    • Cece Worrall - horns (1991-1993)

    Touring substitutes

    • Fred Coury - drums (1987-1988 - eight performances)
    • Stephen Harris - bass (1988 - one performance)
    • Don Henley - drums (1989 - one performance)
    • Izzy Stradlin - rhythm guitar (1993 - five performances)

    Touring guests

    • Vince Neil - vocals (1988 - one performance)
    • Matt McKagan - horns (1989 - four performances)
    • Shannon Hoon - bongos, vocals (1991-1993 - nine performances)
    • Sebastian Bach - vocals (1991, 2006 - six performances)
    • Lenny Kravitz - guitar, vocals (1992 - one performance)
    • Steven Tyler - vocals (1992 - one performance)
    • Joe Perry - guitar (1992 - one performance)
    • Brian May - guitar (1992-1993 - two performances)
    • Elton John - piano (1992 - one performance)
    • Ronnie Wood - guitar (1993 - two performances)
    • Tom Doyle - bongos (1993 - four performances)
    • Michael Monroe - vocals (1993 - one performance)
    • Blake Stanton - vocals (1993 - one performance)

    Diskografi

    Album

    Tahun Album US UK US Sales RIAA Certification
    1986 Live ?!*@ Like a Suicide (EP) - - 10,000 -
    1987 Appetite for Destruction 1 5 18,000,000 15x Platinum
    1988 G N' R Lies (EP) 2 22 5,000,000 5x Platinum
    1991 Use Your Illusion I 2 2 5,355,985 7x Platinum
    1991 Use Your Illusion II 1 1 5,435,447 7x Platinum
    1993 The Spaghetti Incident? 4 2 1,290,849 Platinum
    1998 Use Your Illusion - - 430,912 -
    1999 Live Era: '87-'93 45 45 729,370 Gold
    2004 Greatest Hits 3 1 3,132,000 3x Platinum
    2008 Chinese Democracy - - - -

    Sumber, Wikipedia

    West Life

    Westlife adalah sebuah grup musik dari Irlandia yang beranggotakan Shane Filan, Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily. Satu anggota lainnya, Bryan McFadden, keluar pada 9 Maret 2004 agar dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk kehidupan keluarganya dengan mantan anggota Atomic Kitten, Kerry Katona, meski mereka kemudian berpisah dan dia mengganti ejaan nama depannya menjadi 'Brian'.

    Band ini terbukti sukses di Irlandia dan Britania Raya, dengan keberhasilannya mencetak 13 single nomor satu antara tahun 1999 dan 2005, antara lain:

    "Swear It Again" (1999)
    "If I Let You Go" (1999)
    "Flying Without Wings", dengan BoA (dimuat di lagu tema film Pokémon 2000) (1999)
    "I Have a Dream"/"Seasons In The Sun" (cover dari ABBA dan Terry Jacks) (1999)
    "Fool Again" (2000)
    "Against All Odds (Take A Look At Me Now)" (duet dengan Mariah Carey) (cover dari Phil Collins) (2000)
    "My Love" (2000)
    "Uptown Girl" (cover dari Billy Joel) (2001)
    "Queen Of My Heart" (2001)
    "Try Again" (2001)
    "World of Our Own" (2002)
    "Unbreakable" (2002)
    "Mandy" (cover dari Barry Manilow) (2003)
    "You Raise Me Up" (2005)

    Tidak semua single yang mereka buat mencapai peringkat pertama di tangga lagu Britania Raya:

    "What Makes a Man" (2000) #2
    "Bop Bop Baby" (2002) #5
    "Tonight/Miss You Nights" (2003) #3
    "Hey Whatever" (2003) #4
    "Obvious" (2004) #3

    Westlife juga empat kali berturut-turut memenangkan penghargaan "Record of the Year" ITV dengan single mereka "Flying Without Wings", "My Love", "Mandy", dan "You Raise Me Up". Di Indonesia album perdana mereka berhasil mendapat penghargaan 20 kali platinum untuk penjualan lebih dari satu juta kopi. Westlife memegang rekor untuk album asing terlaris dalam sejarah musik Indonesia dan juga merupakan satu-satunya artis internasional yang mampu menjual sebuah album di atas satu juta unit di wilayah Indonesia.

    Westlife tidak berhasil menembus industri permusikan di Amerika Serikat, walaupun single perdana mereka, "Swear it Again", pada waktu itu cukup populer di radio dan MTV AS. Pada acara MTV TRL, video klip "Swear it Again" pernah diminta beberapa kali, dan masuk pada chart "hot 100" di salah satu majalah di AS (Billboard Magazine) edisi musim panas di urutan ke-20.

    Hingga kini mereka belum berhasil meraih kesuksesan serupa di AS. Album debut mereka gagal setelah dirilis pada 2000 dan itulah satu-satunya album mereka yang dirilis di sana. Hal tersebut tidak berarti tidak ada perkembangan fans Westlife di sana. Band ini juga sangat terkenal di Asia, Eropa, Australia, dan beberapa negara di Amerika selain AS.

    Seperti boyband lainnya, album-album mereka ditujukan kepada para remaja perempuan, walaupun ada juga fan mereka yang pria (kurang lebih sebesar 20% fan dari Westlife adalah pria). Beberapa kali Westlife pernah tampil di beberapa tempat komunitas gay. Pada tanggal 19 Agustus 2005 salah satu anggota band mereka, Mark Feehily, menyatakan dirinya seorang gay kepada publik serta keberadaannya menjalin hubungan dengan seorang mantan anggota grup musik V bernama Kevin McDaid.

    Diskografi

    1999 "Westlife" #2 Britania, #129 AS
    2000 "Coast to Coast" #1 Britania
    2001 "World of Our Own" #1 Britania
    2002 "Unbreakable" #1 Britania
    2003 "Turnaround" #1 Britania
    2004 "Allow Us To Be Frank" #3 Britania
    2005 "Face To Face" #1 Britania
    2006 "The Love Album" #1 Britania
    2007 "Back Home" #1 Britania
    2009 "Where We Are"
    2010 "Gravity"
    2011 "Greatest Hits"

    PROFIL ANGGOTA WESTLIFE


    Shane Filan
    Full Name: Shane Steven Filan
    Nick Name: Shane, Steven
    Birthdate/place: Sligo, July 5th 1979
    Mom & Dad: Aunty May, and Uncle Peter
    Brothers: Finbarr, Liam, Peter jr
    Sisters: Iyvone, and.. two others… (gak apal)
    Address: around Leeds Road. He have a big restourant there..





    Mark Feehily
    Full Name: Mark michael patrick Feehily
    Nick Name: Freddie, Mark
    Birthdate/place: Sligo, 28 Mei 1980
    Mom & Dad: Aunty Merry, and Uncle Oliver
    Brothers: Colin and Berry (Mark is the 1st son)
    Address: Artane Road 11 C, Hazelwood, Sligo, Ireland







    Bryan Mc Fadden
    Full Name: Bryan Nicholas Mc Fadden
    Nick Name: Bryan, Deutzy
    Birthdate/place: Dublin, April 12th 1980
    Mom & Dad: i’m forget
    Sisters: Suzane
    Address: Artane, Dublin
    Status: Mantan

     










    Kian Egan
    Full name: Kian John Franciss Egan
    Nick Name: Kian, Trigger
    Birthdate/place: Sligo, April 29th 1980
    Mom & Dad: Mom Patriciyah, and Dad Kevin Egan
    Brothers: Tom, Gavin, and Colm
    Sisters: Marielle, Vivianne, Fenella, and Me
    Address: Artane Road 37a, Hazelwood, Sligo










    Nicky Byrne
    Full Name: Nicholas Bernard James Adam Byrne
    Nick Name: Nicky
    Birthdate/place: Dublin, October 9th 1978
    Mom & Dad: Aunty Iyvone, and Uncle Nikki
    Brothers: Adam
    Sisters: Gillian
    Address: Dublin











    Sumber, Wikipedia
                   Dengan tambahan

    The Beatles

    The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran rock, dibentuk di Liverpool pada tahun 1960, seringkali dianggap sebagai pemusik tersukses secara komersial dan paling banyak mendapat pujian dalam musik populer. Sejak tahun 1962, kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal), Paul McCartney (gitar bass, vokal), George Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr (drum, vokal). Bermula dari aliran skiffle dan rock and roll 1950-an, kelompok ini nantinya memainkan musik dalam berbagai genre mulai dari folk rock sampai rock psikedelik, memasukkan juga unsur musik klasik dan elemen lain dengan cara inovatif. The Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi sosial budaya dekade 60-an.

    Awalnya 5 orang terdiri dari Lennon, McCartney, Harrison, Stuart Sutcliffe (bas) dan Pete Best (drum), The Beatles hanya terkenal di klub-klub Liverpool dan Hamburg selama 3 tahun mulai tahun 1960. Sutcliffe hengkang tahun 1961, dan Best diganti Starr tahun berikutnya. Beatles ditempa jadi profesional oleh seorang pengusaha toko musik bernama Brian Epstein setelah ia jadi manajer mereka dan potensi musik dipoles oleh produser George Martin. Akhir 1962, Beatles sudah mendapatkan kesuksesan di Britania Raya dengan singel pertama Love Me Do. Sepanjang tahun berikut, mereka melakukan tur internasional sampai 1966 dan berkonsentrasi merekam album di dalam negeri sampai bubar tahun 1970. Karir solo masing-masing dibilang sukses tapi Lennon terbunuh di New York City tahun 1980 dan Harisson meninggal karena kanker tahun 2001. McCartney dan Starr masih aktif bermusik.

    . Tujuh kali mendapat Grammy Awards, 15 Ivor Novello Awards dari British Academy of Songwriters, Composers and Authors, The Beatles secara kolektif dimasukkan dalam kompilasi majalah TIME sebagai satu dari 100 orang paling berpengaruh di abad ke-20.

    Peristiwa-peristiwa yang terjadi sampai tur final

    Pada bulan Juni 1966, Yesterday and Today—salah satu kompilasi album yang diproduksi oleh Capitol Records untuk pasar Amerika Serikat menimbulkan kehebohan karena sampulnya menampilkan The Beatles meringis dan memakai pakaian tukang jagal, lengkap dengan daging dan boneka bayi yang dimutilasi. Kemungkinan sebuah sindiran kepada Capitol yang dianggap "menjagal" album-album mereka. Ribuan kopi album dipasarkan dengan sampul berbeda-beda. Sebuah album asli pertama yang masih terbungkus mencapai harga $10,500 pada sebuah lelang bulan Desember 2005. Dalam tur ke Filipina setelah perilisan Yesterday and Today, The Beatles tak sengaja membuat ibu negara, Imelda Marcos, merasa tersinggung karena menolak jamuan sarapan istana kepresidenan di Manila. Sebagai juru bicara, Epstein menolak dengan halus karena merasa tidak pernah menerima undangan resmi semacam itu. The Beatles lalu menyadari bahwa permintaan rezim Marcos tidak boleh dijawab dengan kata "tidak". Terjadi beberapa keributan yang membahayakan dan mereka susah payah keluar dari negara itu.


    Abbey Road, Let It Be dan perpecahan


    Walaupun Let It Be merupakan album terakhir The Beatles, sebagian besar lagunya direkam sebelum pengerjaan Let It Be. Sebenarnya diberi judul Get Back, Let It Be berasal dari ide Martin untuk McCartney: untuk menyiapkan material baru dan "menampilkannya di hadapan penonton secara langsung untuk pertama kalinya – dalam rekaman dan dalam film. Dengan kata lain membuat album langsung dari material baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya" ("perform it before a live audience for the very first time—on record and on film. In other words make a live album of new material, which no one had ever done before.") Sebagian besar material diolah studio selama berjam-jam seperti yang direkam dalam film oleh [Michael Lindsay-Hogg]]. Martin berkata bahwa reherseal dan perekaman yang dilakukan di sepanjang Januari 1969 itu "bukanlah pengalaman yang menyenangkan sama sekali. Saat itu merupakan waktu dimana hubungan antar-personel The Beatles mencapai titik terendah" ("not at all a happy ... experience. It was a time when relations between The Beatles were at their lowest ebb.") Jengkel oleh sikap Lennon maupun McCartney, Harrison berhenti selama satu minggu. Ia kembali dengan pemain keyboard Billy Preston yang berpartisipasi di 10 hari terakhir sesi rekaman dan diberi kredit pada singel Get Back-musisi lain di luar The Beatles yang satu-satunya menerima pengakuan resmi semacam itu dalam album mereka. Para personel The Beatles gagal mencapai kesepakatan untuk memilih lokasi konser dengan menolak beberapa konsep seperti di atas kapal laut, padang pasir Tunisia dan Colosseum. Akhirnya, pertunjukkan langsung terakhir mereka, bersama Preston difilmkan di atap gedung Apple Corps di 3 Savile Row, London pada tanggal 30 Januari 1969.


    Dirilis setelah 6 hari keluarnya John, Abbey Road terjual 4 juta kopi dalam waktu 2 bulan dan menduduki puncak tangga lagu Inggris selama 11 minggu. Lagu kedua, balada Something, juga dirilis sebagai singel – lagu pertama dan satu-satunya karya Harrison yang muncul di side A The Beatles. Abbey Road mendapat beragam komentar dan bagian medley dapat diterima umum. Allmusic berkomentar: "a fitting swan song for the group" yang berisi "beberapa harmoni terbesar pernah yang didengar dari rekaman lagu rock" ("some of the greatest harmonies to be heard on any rock record".)

    Album Get Back masih belum terselesaikan, dan sebuah lagu ciptaan Harrison yang berjudul I Me Mine dijadikan sebagai lagu penutup direkam pada tanggal 3 Januari 1970. Pada saat itu, Lennon berada di Denmark dan tidak berpartisipasi. Untuk menuntaskan pengerjaan album yang sekarang sudah diberi judul baru Let It Be, March Klein memberikan rekaman tape sesi Get Back kepada produser Amerika Phil Spector. Dikenal akan pendekatan Wall of Sound-nya, Spector telah memproduseri singel solo Lennon baru-baru itu, Instan Karma. Phil Spector meremix, mengedit, menyambung dan meng-overdub (menambah suara) terhadap rekaman sebelumnya yang dimaksudkan bernuansa "live". McCartney tidak puas terhadap hasil kerja Spector terhadap material, terutama orkestrasinya terhadap lagu The Long and Winding Road yang mengikutsertakan paduan suara dan permainan 34 buah alat musik secara orkestra. McCartney mencoba menghentikan perilisan versi Spector namun tidak berhasil. Secara resmi ia mengumumkan keluar dari The Beatles pada tanggal 10 April, satu minggu sebelum perilisan album solo pertamanya, McCartney. Rekaman pre-rilis McCartney menyertakan surat pernyataan yang berisi keputusannya untuk keluar dari The Beatles dan harapan-harapannya pada masa depan.

    Profil Anggota

    1.Nama: Paul McCartney
    Lahir Nama: James Paul McCartney
    Height: 5 '11 "
    Sex: M
    Kebangsaan: Inggris
    Tanggal Lahir: 18 Juni 1942
    Tempat Lahir: Liverpool, Merseyside, England, UK
    Profesi: komposer, musisi, produser, penulis lagu
    Suami / Istri: Heather Mills (model; bertemu 1999; terlibat 23 Juli 2001; menikah 11 Juni 2002; dipisahkan 17 Mei 2006; mengajukan gugatan cerai Juli 29, 2006), Linda Eastman (aktris, komponis; menikah 12 Maret 1969)
    Hubungan: Jane Asher (aktris; lahir pada 5 April 1946; mulai berkencan pada tahun 1963; terlibat pada tahun 1967; terpisah pada tahun 1968; meninggal April 17, 1998 kanker payudara
    )
    Bapa: James Paul McCartney (pemimpin Jim Mac Jazz Band)
    Ibu: Maria Patricia McCartney (lahir pada 29 September tahun 1909; meninggal karena kanker payudara pada 31 Oktober 1956)
    Brother: Michael McCartney (fotografer; lahir pada tanggal 7 Januari 1944)
    Anak: James Paul McCartney (musisi; lahir pada tahun 1978; ibu: Linda Eastman)
    Putri: Beatrice Milly McCartney (lahir pada 28 Oktober 2003 di London; ibu: Heather Mills), Stella McCartney (perancang busana; lahir 13 September 1972; ibu: Linda Eastman), Mary McCartney (fotografer; lahir pada 28 Agustus 1969 ; ibu: Linda Eastman)
    Langkah putri: Heather McCartney (sebuah tembikar desainer; lahir pada tanggal 31 Desember 1963; ibu: Linda Eastman; ayah: John Melvin Lihat Jr)
    cucu laki2: Miller Alasdhair James Willis (lahir pada 25 Februari 2005; ibu: Stella McCartney), Elliot Donald (lahir pada tanggal 1 Agustus 2002; ibu: Maria McCartney), Arthur Alistair Donald (lahir pada 3 April 1999; ibu: Mary McCartney)
    cucu yg cewe: Bailey Linda Olwyn Willis (lahir pada 8 Desember 2006; ibu: Stella McCartney),
    Ketenaran: salah satu anggota band legendaris The Beatles 

    2.Nama: Ringo Starr
    Lahir Nama: Richard Starkey
    Height: 5 '8 "
    Sex: M
    Kebangsaan: Inggris
    Tanggal Lahir: 7 Juli 1940
    Tempat Lahir: Liverpool, Merseyside, England, UK
    Profesi: aktor, musisi
    Suami / Istri: Barbara Bach (aktris; bertemu di lokasi syuting film Caveman pada tahun 1980; menikah pada 21 April 1981), Maureen Starkey Tigrett (menikah pada tanggal 11 Februari, 1965; bercerai pada 17 Juli 1975; meninggal pada 30 Desember , 1994 dari Leukemia)
    Ibu: Elsie Starkey
    Anak: Jason Starkey (musisi; lahir pada 19 Agustus 1967; ibu: Maureen Starkey Tigrett), Zak Starkey (musisi; lahir pada 13 September 1965; ibu: Maureen Starkey Tigrett)
    Putri: Lee Starkey (perancang busana; lahir di 17 November, 1970; ibu: Maureen Starkey Tigrett)
    Langkah putra: Gian Andrea (lahir pada tahun 1972; ayah: Augusto Gregorini; ibu: Barbara Bach)
    Langkah putri: Francesca Gregorini (penyanyi, pencipta lagu; lahir pada 7 Agustus 1968; ayah: Augusto Gregorini; ibu: Barbara Bach)
    Ketenaran: Mantan Drummer dengan The Beatles (1962-1970) 

    3.Nama: John Lennon
    Lahir Nama: John Winston Lennon
    Height: 5 '10
    Sex: M
    Kebangsaan: Inggris
    Lahir Tanggal: 9 Oktober 1940
    Tempat Lahir: Liverpool, Merseyside, England, UK
    Profesi: aktor, penyanyi, pencipta lagu
    Pendidikan: Dovedale County Primary School, Liverpool, Inggris, Inggris
    Quarry Bank Grammar School, Liverpool, Inggris, Inggris (dihadiri dari September 1952-1957)
    Tempat Kematian: New York, New York, Amerika Serikat
    Kematian Tanggal: 8 Desember 1980
    Penyebab Kematian: Dibunuh oleh Mark David Chapman (a gila kipas) di depan apartemen Dakota Lennon.
    Suami / Istri: Yoko Ono (pemusik; lahir pada 18 Februari 1933; menikah pada 20 Maret 1969), Cynthia Lennon (lahir pada 10 September 1939; menikah pada 25 Agustus 1962; bercerai pada November 8, 1968)
    Ayah: Alfred 'Freddie' Lennon (lahir pada 14 Desember 1912 meninggal karena kanker perut pada tanggal 1 April 1976)
    Ibu: Julia Stanley Lennon (lahir pada 12 Maret 1914; meninggal karena kecelakaan mobil pada 15 Juli 1958)
    Setengah Brother: David Henry Lennon (ibu: Pauline Jones), Robin Francis Lennon (ibu: Pauline Jones)
    Bibi: Maria Elizbeth 'Mimi' Smith (nee. Stanley; lahir pada tahun 1903; meninggal pada Desember 1992)
    Anak: Sean Lennon (aktor, musisi; lahir pada 9 Oktober 1975; ibu: Yoko Ono), Julian Lennon (aktor, musisi; lahir pada 8 April 1963; ibu: Cynthia Lennon)
    Ketenaran: sebagai anggota The Beatles

    4.Nama: George Harrison
    Lahir Nama: George Harrison
    Height: 5'11 "
    Sex: M
    Kebangsaan: Inggris
    Tanggal Lahir: 25 Februari 1943
    Tempat Lahir: Liverpool, Merseyside, England, UK
    Profesi: pemusik
    Kematian : Los Angeles, AS 
    , 29 November 2001 pada umur  58      tahun
    Kematian Penyebab: kanker paru-paru
    Suami / Istri: Olivia Arias Harrison (menikah pada bulan September 1978), Patricia Anne Boyd (aktris, menikah pada 21 Januari 1966; bercerai pada 1977)
    Bapa: Harry (Harold) Harrison (sopir bus
    )
    Ibu: Louise (guru tari)
    Suster: Louise Harrison (kakak perempuan)
    Brother: Harold Jr, Peter (keduanya kakak laki-laki)
    Anak: Dhani Harrison (lahir pada bulan Agustus 1978; ibu: Olivia Arias Harrison)
    Ketenaran: anggota The Beatles


    Sumber, Wikipedia 

                    Kaskus

      




























    30 SECOND TO MARS


    30 Seconds to Mars atau Thirty Seconds to Mars, terkadang disingkat jadi 30STM atau TSTM adalah sebuah band rock alternatif Amerika dari Los Angeles, California, yang dibentuk pada tahun 1998. Band fitur aktor Jared Leto sebagai lead vokal, gitar dan irama lagu.

    Sejarah Formasi

    Dibuat pada tahun 1998 oleh Jared Leto dengan saudaranya, Shannon, 30 Seconds to Mars dimulai sebagai proyek besar keluarga. Matt Wachter kemudian bergabung dengan band sebagai pemain keyboard dan bassist. Setelah bekerja sama dengan sejumlah guitarists (sebagai band pertama dari dua guitarists, Kevin Drake dan Solon Bixler, meninggalkan band karena masalah terutama yang berkaitan dengan wisata), tiga auditioned Tomo Milicevic untuk mengakhiri band dari daftar.

    Menurut wawancara dari Virgin Records

    Nama band ini sebenarnya berasal dari sebuah tesis yang ditemukan band online yang ditulis oleh seorang mantan profesor Harvard. Dan salah satu subbagian dari tesis yang berjudul 'tiga puluh detik ke mars [sic]' dan dia pergi untuk berbicara tentang perkembangan eksponen teknologi yang berkaitan dengan manusia dan berkata bahwa kami sangat literal tiga puluh detik ke mars. Apa artinya bagi kami adalah, kami pikir itu terbaik dijelaskan musik kami, "singkatnya."


    Daftar penghargaan dan nominasi
    31/08/2006 MTV Video Music Awards MTV 2 Jawaban Won
    31/08/2006 MTV Video Music Awards Best Rock Video - The Kill (Bury Me) dinominasikan
    28/10/2006 Fuse Fangoria Chainsaw Penghargaan Prince of Darkness - Jared Leto Won
    28/10/2006 Fuse Fangoria Chainsaw Awards' Video Inspired By Film - The Kill (Bury Me) Won
    10/12/2006 Hollywood Life Breakthrough of the Year Award Crossover Artist - Jared Leto Won
    1/11/2006 MTVu Woodie Penghargaan Jawaban Video Woodie: Live Action - The Kill (Bury Me) Won
    14/04/2007 TRL Awards Italia Artist Won Jawaban Baru
    29/04/2007 australia MTV Video Music Awards Video of the Year - The Kill (Bury Me) Won
    29/04/2007 australia MTV Video Music Awards Best Rock Video - The Kill (Bury Me) Won
    23/08/2007 Kerrang! Penghargaan Best International Newcomer dicalonkan
    23/08/2007 Kerrang! Penghargaan Jawaban Single - The Kill (Bury Me) Won
    7/09/2007 Festivalbar Festivalbar Digital dicalonkan
    13/10/2007 TMF Awards nominasi Best Rock
    13/10/2007 TMF Awards Jawaban Video - Dari Iklan dicalonkan
    18/10/2007 MTV Video Music Awards Amerika Latin Mejor Selebriti Rock Internacional dicalonkan
    6/11/2007 MTV Europe Music Awards Won Rock Out
    6/11/2007 MTV Europe Music Awards Inter UU dicalonkan
    21/12/2007 Fuse Fuse Best of Awards 2007 Won
    1/02/2008 Bandit Rock Jawaban Penghargaan Internasional Breakthrough Won
    17/05/2008 TRL Awards Italia Band Jawaban dicalonkan
    17/05/2008 TRL Awards Italia Jawaban Riempipiazza dinominasikan
    2/08/2008 MTV Asia Awards Video Star - A Beautiful Lie Won
    21/08/2008 Kerrang! Penghargaan Jawaban Single - Dari Iklan Won
    21/08/2008 Kerrang! Penghargaan Best International Band Won
    21/08/2008 Kerrang! Penghargaan Jawaban Video - A Beautiful Lie dicalonkan
    21/08/2008 Kerrang! Penghargaan seorang dicalonkan
    16/10/2008 MTV Video Music Awards Amerika Latin Mejor Selebriti Rock Internacional Won
    16/10/2008 MTV Video Music Awards Amerika Latin Mejor Fan Club - Peru Eselon dicalonkan
    6/11/2008 MTV Europe Music Awards Video Star - A Beautiful Lie Won
    6/11/2008 MTV Europe Music Awards Won Rock Out
    1/01/2009 MTV International MTV Video Plays Gold Award - A Beautiful Lie Won


    Band's phoenix logo (band yang bernama "Mithra") bears the phrase "Provehito di Altum", band dari moto. Kira-kira diterjemahkan dari bahasa Latin, artinya "Peluncuran maju ke deep", tetapi versi yang lebih bergaya akan "Rocket dalam (ke) tinggi (ness)". Logo yang digunakan terutama untuk promosi band's debut, sedangkan untuk A Beautiful Lie, yang baru diciptakan logo Trinitas terdiri dari tiga skulls, bersama dengan band nama dan motto.

    The Eselon

    Eselon yang merupakan jalan publisitas tim untuk band 30 Seconds to Mars, yang membantu membawa ke teman-teman yang menunjukkan, phoning stasiun radio lokal untuk meminta band dari lagu, meletakkan poster atas, posting ke forum atau terkait band papan buletin online, untuk voting band dalam nominasi penghargaan resmi dan memelihara majalah atau situs web yang didedikasikan untuk band. Ia juga merupakan nama salah satu lagu dalam album 30 Seconds to Mars.

    Band anggota Saat ini

    * Jared Leto - memimpin vocals, rhythm guitar, lirik (1998-sekarang)
    * Tomo Milicevic - lead guitar, biola, keyboard / synth, programming (2003-sekarang)
    * Shannon Leto - drum, ketuk (1998-sekarang)

    Mantan Anggota

    * Matt Wachter - bas, keyboard / synth (2001-2007)
    * Solon Bixler - gitar (2001-2003)
    * Kevin Drake - gitar

    Wisata

    * Tim Kelleher - bas, keyboard / synth (2007-sekarang)
    * Kevin Drake - gitar (2001-2002)

    Diskografi


    * 30 Seconds to Mars - 2002
    * A Beautiful Lie - 2005

    Acoustic songs

    Band dibuat versi akustik lagu dari album kedua mereka A Beautiful Lie. Beberapa akustik telah dimasukkan dalam beberapa versi dari album.

    * Jared Leto - vocals, gitar akustik, bass akustik
    * Tomo Milicevic - gitar akustik, biola


    Lagu diulas dalam media

    * "Eselon" (The Core) (2003)
    * "Attack" (Madden 06) (2005)
    * "Battle of One" (Madden NFL 07) (2006)
    * "Attack" (ATV Offroad Fury 4) (2006)
    * "A Beautiful Lie" (untuk Komersial Tanpa Trace) (2007)
    * "The Kill" (The Invisible) (2007)
    * "Dari kemarin" (Komersial untuk New Amsterdam) (2007)
    * "The Kill" (Without a Trace) (2007)
    * "The Kill" (Hollyoaks) (2007)
    * "The Kill" (Rock Band) (2007)
    * "Attack" (Rock Band) (2007)
    * "The Kill" (Guitar Hero World Tour) (2008)
    * "Mitos Modern" (CSI New York) (2008) 
    Profil Anggota
    1.Jared Leto (vokal, gitar, pencipta lagu)
    (lahir 26 Desember 1971) adalah aktor Amerika Serikat dan musisi. Dia mulai pendidikannya dengan mempelajari seni, dan kemudian, film dan video. Leto mendapatkan ketenaran selama perannya sebagai Jordan Catalano dalam So-Called Life. Dia telah muncul dalam film seperti Fight Club; Girl, Interrupted; Panic Room, American Psycho, Alexander; Requiem for a Dream, Lord of War, Prefontaine dan ada Tn. Dia adalah vokalis, gitaris ritme dan penulis lagu utama untuk band rock Amerika 30 Seconds to Mars dan telah mengarahkan video musik di bawah nama samaran Bartolomeus Cubbins.
    2.Shannon Leto (drum, perkusi)
    (lahir 9 Maret 1970) adalah drummer Amerika dan seorang aktor sesekali. Dia adalah kakak dari musisi dan aktor Jared Leto, keduanya adalah bagian dari band rock 30 Seconds to Mars




    3. Tomo Milicevic (lead gitar, keyboard)
      (lahir September 3, 1979 di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina) adalah Kroat Bosnia - musisi Amerika. Saat ini ia adalah gitaris dari band rock alternatif 30 Seconds to Mars.
    Sumber, http://pandri-16.blogspot.com 
                    http://crwrocknroll.blogspot.com
                Wikipedia

    Queen

    Band QUEEN adalah rock band dari Inggris. Dibentuk di London pada tahun 1970 setelah kematian Band Smile, QUEEN terdiri dari vokalis Freddie Mercury, gitaris Brian May, bassist John Deacon dan drummer Roger Taylor. Band ini menjadi populer di khalayak karena lagu-lagu hit mereka, pertunjukan live, orisinalitas, dan kecakapan olah panggung. Pada tahun 1985pertunjukan Live Aid mereka terpilih sebagai rock live terbaik sepanjang masa oleh sesama seniman, wartawan dan para eksekutif industri musik dalam jajak pendapat industri musik tahun 2005 . Tahun 2009 ini, album QUEEN telah terjual lebih dari 300 juta album secara internasional.

    Sejarah Band Queen
    Pada era 1970an tidak banyak band yang berekses aliran murni seperti kelompok musik Queen. Kuartet asal Inggris yang beraliran progressive rock, heavy metal serta beragam aliran lainnya ini berhasil memadukan musik yang bombastis dan menciptakan permainan opera dengan alunan gitar dan teknik vokal yang berlapis. Selama bertahun-tahun kelompok Queen membanggakan album mereka dengan motto “tidak ada satu pun album Queen yang merupakan hasil rekayasa efek synthesizer”. Brian May dkk mengeluarkan pernyataan tersebut karena mereka tidak ingin disamakan seperti kelompok band hard rock pasca Led Zeppelin, yang banyak mengandalkan efek synthesizers.


    Sang vokalis, Freddie Mercury mencoba membangkitkan karya musik Queen dengan bobot humor sentimentil dan aransemen yang mendekati aransemen musik klasik. Kombinasi yang cukup unik ini dapat didengar pada karya kelompok Queen yang berjudul “Bohemian Rhapsody”. Sementara itu, Freddie Mercury, yang dipandang sebagai sosok flamboyan, ternyata menyimpan rahasia kontroversial, bahwa ia mengalami penyimpangan perilaku seksual, biseksual. Hal ini tertuang jelas sekali dalam musik Queen, mulai dari judul lagu yang dipilih sampai ke pengungkapan hasrat secara tidak langsung yang tertulis pada lirik lagunya. Tak lama berselang setelah Freddie mengakui hal tersebut, pada tahun 1992 ia meninggal dunia akibat penyakit AIDS yang dideritanya. Memang aneh apabila kita mengetahui bahwa lagu pujaan kaum gay seperti “We Are The Champion”, justru menjadi lagu yang digunakan untuk merayakan momen kemenangan di bidang olahraga. Namun hal tersebut bisa terjadi karena kepiawaian mengolah tampilan musik yang dimiliki Freddie Mercury, sebagai sosok yang sangat dinamis dan karismatik dalam sejarah musik rock. Berkat bakat Freddie pula lah, kelompok Queen berhasil menjadi salah satu kelompok terkemuka di dunia pada pertengahan tahun 1970an.

    Di Inggris sendiri, kelompok Queen harus puas menjadi band nomer dua, karena dikalahkan oleh popularitas dan koleksi musik The Beatles pada tahun 1990an. Saudara, meskipun menyandang popularitas, pada tahun 1979 majalah musik Rolling Stones pernah menyebut album Queen yang diberi judul Jazz, sebagai album fasis. Boleh saja kritik tajam datang menghujam, namun popularitas kelompok Queen tidak tampak terguncang. Pada penghujung tahun 1980an, kelompok yang digawangi oleh Freddie Mercury, John Deacon, Brian May, dan Roger Taylor ini tetap mempunyai pengikut yang fanatik, kecuali di negara Amerika Serikat.
    Tokoh yang berperan sebagai pendiri kelompok musik Queen adalah sang penabuh drum Roger Taylor dan gitaris Brian May. Pada tahun 1967, Roger Taylor dan Brian May pernah tergabung dalam kelompok musik beraliran rock psychedelic yang bernama Smile. Setelah vokalis utama Tim Staffel hengkang dari kelompok Smile tahun 1971, Brian May dan Roger Taylor membentuk kelompok musik bersama Freddie Mercury. Freddie Mercury sendiri merupakan mantan vokalis kelompok Wreckage. Beberapa bulan kemudian, John Deacon bergabung sebagai pemain bass pada kelompok yang dibentuk Brian, Roger serta Freddie dan mulai berlatih bersama. Dalam kurun waktu 2 tahun, setelah keempat personil menyelesaikan kuliahnya, mereka mulai menggelar sejumlah pertunjukan.

    Beberapa saat sebelum album Queen II dirilis, kelompok Queen pernah tampil dalam kontes musik Top of Pops, mereka tampil membawakan lagu “Seven Seas of Rhye”. Baik lagu dan kehadiran Queen di kontes tersebut benar-benar menghasilkan kesuksesan yang cukup memuaskan. Single “Seven Seas of Rhye” sukses melesat ke tangga lagu Top Ten, di mana album Queen II berhasil mencapai tangga lagu urutan ke lima. Saudara, sebelum sampai di penghujung tahun 1974, kelompok Queen merilis album mereka yang ketiga, yang diberi judul Sheer Heart Attack. Salah satu single di album tersebut yang berjudul “Killer Queen” berhasil menempati urutan ke dua tangga lagu di blantika musik Inggris, sekaligus menghantar album Sheer Heart Attack ke urutan yang sama.

    Kesuksesan album Sheer Heart Attack menembus pasar musik di Amerika Serikat, ternyata menjadi pembuka jalan bagi kesuksesan album A Night at the Opera pada tahun berikutnya, atau tahun 1975. Tetapi memang, kesuksesan yang diraih ini, bukanlah tanpa usaha. Banyak fakta yang membenarkan bahwa kelompok Queen bekerja sangat keras dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memproduksi album A Night at the Opera, dan bisa dikatakan bahwa album tersebut merupakan album rekaman termahal yang pernah dirilis saat itu. “Bohemian Rhapsody”. Single ini merupakan salah satu rekaman yang terdapat di album A Night at the Opera, yang kemudian menjadi lagu simbolis bagi kelompok asal London, Inggris ini. “Bohemian Rhapsody” mempunyai nuansa selingan opera yang masih cukup kental namun juga diselingi ciri khas musik metal.

    Kelompok Queen membutuhkan waktu 3 minggu untuk merekam lagu tersebut, dan pengambilan suaranya pun sampai beberapa kali. Video musik konseptual diproduksi untuk memberikan dukungan popularitas bagi lagu “Bohemian Rhapsody. Hasilnya, lagu ini berhasil menjadi single nomer satu dan bertahan selama 9 minggu di Inggris, serta memecahkan rekor sebagai single terlama yang berada di tangga lagu Inggris. Lagu “Bohemian Rhapsody” dan album A Night at the Opera juga sama-sama menuai keberhasilan di Amerika Serikat. Album A Night at the Opera sendiri sukses berada di jajaran Top Ten chart album Amerika Serikat dan tak lama kemudian meraih penghargaan platinum.

    Setelah sukses dengan A Night at the Opera, Queen meraih predikat superstar dan berkat predikat superstar tersebut, Queen langsung menjadi legenda dunia musik rock. Meskipun sudah menjadi legenda, namun kelompok Queen tetap bekerja keras menekuni karirnya. Pada musim panas di tahun 1976, Queen tampil dalam konser gratis di Hyde Park, London dan konser ini berhasil memecahkan rekor jumlah pengunjung.

    QUEEN menikmati kesuksesan di Inggris pada awal hingga pertengahan tahun 1970-an dengan album QUEEN dan QUEEN II, dengan merilis Sheer Heart Attack pada tahun 1974 dan tahun berikutnya dengan album A Night at the Opera - yang telah disebut sebagai band terbaik danQUEEN layak menjadi band komersial dan mendapat pengakuan internasional dan ini menjadi penentu keberhasilan QUEEN. Mereka telah merilis lima belas album studio, lima album live dan sejumlah album kompilasi. Sejak kematian Freddie Mercury dan Deacon pensiun, May dan Taylor telah tampil jarang bersama dan hanya di acara-acara khusus dan program-program musik lain sebagai personel tamu. Antara 2004-2009 duo May dan Taylor bekerja sama dengan Paul Rodgers, di bawah moniker Queen + Paul Rodgers. Album QUEEN itu bertahan di urutan 13 pada tangga lagu di daftar VH1's 100 Greatest Artists of Hard Rock .

    Diskografi

    Album

    • Queen (1973)
    • Queen II (1974)
    • Sheer Heart Attack (1974)
    • A Night at the Opera (1975)
    • A Day at the Races (1976)
    • News of the World (1977)
    • Jazz (1978)
    • Live Killers (1979)
    • The Game (1980)
    • Flash Gordon (1980)
    • Hot Space (1982)
    • The Works (1984)
    • A Kind of Magic (1986)
    • Live Magic (1986)
    • The Miracle (1989)
    • Innuendo (1991)
    • Live at Wembley '86 (1992)
    • Made In Heaven (1995)
    • Queen on fire - Live at the Bowl (2004)

    Kompilasi

    • Greatest Hits [Elektra] (1981)
    • The Complete Works (1985) - all albums from 1973-1985 plus bonus material
    • Queen at the Beeb (1989)
    • Greatest Hits, Vol. II (1991)
    • Classic Queen (1992)
    • Greatest Hits [Hollywood] (1992)
    • Greatest Hits [Parlophone] (1994)
    • At the BBC (1995)
    • Greatest Hits, Vols. 1-2 (1995)
    • Queen Rocks (1997)
    • Dragon Attack - A Tribute to Queen (1997) - tribute album
    • The Crown Jewels (1998)
    • Greatest Hits III (1999)
    • Platinum Collection, Vols. 1-3 (2000)
    • Greatest Hits: We Will Rock You Edition (2004)
    • Killer Queen: A Tribute to Queen (2005) - tribute album

    Koes Plus - Legenda Musik Indonesia

    Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock 'n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif. Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.

    Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok “Koes Bersaudara”. Grup yang berasal dari Tuban ini menjadi pelopor musik pop dan rock 'n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia. Pada Kamis 1 Juli 1965, sepasukan tentara dari Komando Operasi Tertinggi (KOTI) menangkap kakak beradik Tony, Yon, dan Yok Koeswoyo dan mengurung mereka di LP Glodok, kemudian Nomo Koeswoyo atas kesadaran sendiri, datang menyusul. Adik Alm Tony Koeswoyo itu rupanya memilih "mangan ora mangan kumpul" ketimbang berpisah dari saudara-saudara tercinta. Adapun kesalahan mereka adalah karena selalu memainkan lagu - lagu The Beatles yang dianggap meracuni jiwa generasi muda saat itu. Sebuah tuduhan tanpa dasar hukum dan cenderung mengada ada, mereka dianggap memainkan musik "ngak ngek ngok" istilah Pemerintahan berkuasa saat itu, musik yg cenderung imperialisme pro barat.

    Dari penjara justru menghasilkan lagu-lagu yang sampai saat sekarang tetap menggetarkan, "Didalam Bui", "jadikan aku dombamu", "to the so called the guilties", dan "balada kamar 15". 29 September 1965, sehari sebelum meletus G 30 S-PKI, mereka dibebaskan tanpa alasan yang jelas.belakangan setelah Peristiwa itu berlalu,Koes Bersaudara yang masih hidup dan menginjak usia tua melakukan testimoni di depan pemirsa acara talkshow KICK ANDY (Metro TV)pada akhir 2008 bahwa di balik penangkapan mereka sebenarnya pemerintahan Soekarno menugaskan mereka dalam sebuah operasi Kontra Intelejen guna mendukung gerakan Ganyang Malaysia.

    Dari kelompok Koes Bersaudara ini lahir lagu-lagu yang sangat populer seperti “Bis Sekolah”,“ Di Dalam Bui”, “Telaga Sunyi”, “Laguku Sendiri” dan masih banyak lagi. Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.

    Sebenarnya lagu-lagu Koes Bersaudara lebih bagus dari segi harmonisasi ( seperti lagu “Telaga Sunyi”, “Dewi Rindu” atau “Bis Sekolah”) dibanding lagu-lagu Koes Plus. Saat itu Nomo, selain bermusik juga mempunya pekerjaan sampingan. Sementara Tonny menghendaki totalitas dalam bermusik yang membuat Nomo harus memilih. Akhirnya Koes Bersaudara harus berubah. Kelompok Koes Plus dimotori oleh almarhum Tonny Koeswoyo (anggota tertua dari keluarga Koeswoyo). Koes Plus dan Koes Bersaudara harus dicatat sebagai pelopor musik pop di Indonesia. Sulit dibayangkan sejarah musik pop kita tanpa kehadiran Koes Bersaudara dan Koes Plus.

    Tradisi membawakan lagu ciptaan sendiri adalah tradisi yang diciptakan Koes Bersaudara. Kemudian tradisi ini dilanjutkan Koes Plus dengan album serial volume 1, 2 dan seterusnya. Begitu dibentuk, Koes Plus tidak langsung mendapat simpati dari pecinta musik Indonesia. Piringan hitam album pertamanya sempat ditolak beberapa toko kaset. Mereka bahkan mentertawakan lagu “Kelelawar” yang sebenarnya asyik itu.

    Biografi Koes Plus
    Kemudian Murry sempat ngambek dan pergi ke Jember sambil membagi-bagikan piringan hitam albumnya secara gratis pada teman-temannya. Dia bekerja di pabrik gula sekalian main band bersama Gombloh dalam grup musik Lemon Trees. Tonny yang kemudian menyusul Murry untuk diajak kembali ke Jakarta. Baru setelah lagu “Kelelawar” diputar di RRI orang lalu mencari-cari album pertama Koes Plus. Beberapa waktu kemudian lewat lagu-lagunya “Derita”, “Kembali ke Jakarta”, “Malam Ini”, “Bunga di Tepi Jalan” hingga lagu “Cinta Buta”, Koes Plus mendominasi musik Indonesia waktu itu.

    Dengan adanya tuntutan dari produser perusahaan rekaman maka group-group lain yang “seangkatan” seperti Favourites, Panbers, Mercy's, D'Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai “kiblat”, sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes Plus, pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus mengawalinya. "Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak mungkin akan menggeser popularitas Beatles" “Lagu Nusantara I” (Volume 5), “Oh Kasihku” (Volume 6), “Mari-Mari” (Volume 7), “Diana” dan “Kolam Susu” ( Volume 8) merajai musik pop waktu itu. Puncak kejayaan Koes Plus terjadi ketika mereka mengeluarkan album Volume 9 dengan lagu yang sangat terkenal “Muda-Mudi” (yang diciptakan Koeswoyo, bapak dari Tonny, Yon dan Yok).

    Disusul lagu “Bujangan” dan “Kapan-Kapan” dari volume 10. Masih berlanjut dengan lagu “Nusantara V” dari album Volume 11 dan “Cinta Buta” dari album Volume 12.
    Bersamaan dengan itu Koes Plus juga mengeluarkan album pop Jawa dengan lagu yang dikenal dari tukang becak, ibu-ibu rumah tangga, hinga anak-anak muda, yaitu “Tul Jaenak” dan “Ojo Nelongso”. Belum lagi lagu mereka yang berirama melayu seperti “Mengapa”, “Cinta Mulia” dan lagu keroncongnya yang berjudul “Penyanyi Tua”. Sayang sekali di setiap album yang mereka keluarkan tidak ada dokumentasi bulan dan tahun, sehingga susah melacak album tertentu dikeluarkan tahun berapa. Bahkan tidak ada juga kata-kata pengantar lainnya. Album mereka baru direkam secara teratur mulai volume VIII setelah ditandatangani kontrak dengan Remaco. Sebelumnya perusahaan yang merekam album-album mereka adalah “Dimita”.

    Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum. Tahun 1972 Koes Plus sempat menjadi band terbaik dalam Jambore Band di Senayan. Semua peserta menyanyikan lagu Barat berbahasa Inggris. Hanya Koes Plus yang berani tampil beda dengan menyanyikan lagu “Derita” dan “Manis dan Sayang”.

    Dari informasi yang dikirim seorang penggemar Koes Plus, ternyata prestasi Koes Plus memang luar biasa. Pada tahun 1974 Koes Plus mengeluarkan 22 album, yaitu terdiri dari album lagu-lagu baru dan album-album "the best" termasuk album-album instrumentalia, yang dibuat dari instrument asli Koes Plus atau rekaman "master" yang kemudian diisi oleh permainan saxophone Albert Sumlang, seorang pemain dari group the Mercy's. Jadi rata-rata mereka mengeluarkan 2 album dalam satu bulan. Tahun 1975 ada 6 album. Kemudian tahun 1976 mereka mengeluarkan 10 album. Mungkin rekor ini pantas dicatat di dalam Guinness Book of Record. Dan hebatnya, lagu-lagu mereka
    bukan lagu ‘asal jadi’, tetapi memang hampir semua enak didengar. Bukti ini merupakan jawaban yang mujarab karena banyak yang mengkritik lagu-lagu Koes Plus cuma mengandalkan “tiga jurus”: kunci C-F-G.

    Karena banyak jasanya dalam pengembangan musik, masyarakat memberikan tanda penghargaan terhadap prestasinya menjadi kelompok legendaris dengan diberikannya tanda penghargaan melalui "Legend Basf Award, tahun 1992.Prestasi yang dimiliki disamping masa pengabdiannya dibidang seni cukup lama, produk hasil ciptaan lagunya pun juga memadai karena sejak tahun 1960 sampai sekarang berhasil menciptakan 953 lagu yang terhimpun dalam 89 album. Prestasi hasil ciptaan lagu untuk periode kelompok Koes Bersaudara sebanyak 203 lagu (dalam 17 album),sedang untuk periode kelompok Koes Plus sebanyak 750 lagu dalam 72 album (Kompas,13 September 2001).

    Salah satu anggota Koes Plus mengatakan bahwa mereka dibayar sangat mahal pada masa jayanya. Yon mengungkapkan bahwa pada tahun 1975 mereka manggung di Semarang. "Waktu itu pada tahun 1975, kami telah dibayar Rp 3 juta saat pentas di Semarang," kenang dia. Padahal, saat itu harga sebuah mobil Corona tahun 1975 kira-kira Rp 3,750 juta. Bila dikurs saat ini bayaran tersebut kurang lebih sama dengan Rp 150 juta.(Suara Merdeka, 4 Mei 2001)

    Waktu itu, Rp 3,5 juta sangat tinggi, mengingat mobil sedan baru Rp 3 juta. Jika dikurskan dengan nilai uang sekarang, jumlah itu sama dengan Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Jumlah penonton melimpah ruah tidak seperti sekarang, kenang Yon. (Suara Merdeka, 23 Oktober 2001). Setelah itu popularitas Koes Plus mulai redup. Mungkin karena generasi sudah berganti dan selera musiknya berubah. Koes Plus vakum sementara dan Nomo masuk lagi menggantikan Murry, sekitar akhir 1976-an. Koes Bersaudara terbentuk lagi dan langsung ngetop dengan lagunya “Kembali” yang keluar tahun 1977. Murry bersama groupnya Murry's Group juga cukup menggebrak dengan lagunya “Mamiku-papiku”. Tidak bertahan lama tahun 1978 kembali terbentuk Koes Plus. Lagu barunya, “Pilih Satu” juga langsung populer. Setelah itu keluar lagu “Cinta”, dengan aransemen orchestra, yang benar-benar berbeda dengan lagu Koes Plus yang lain. Kemudian populer juga album melayu mereka yang memuat lagu “Cubit-Cubitan” dan “Panah Asmara”. Tetapi Koes Plus generasi ini tidak lagi sepopuler sebelumnya. Walaupun, kalau disimak lagu-lagu yang lahir setelah 1978, masih banyak lagu mereka yang bagus.

    Nasib Koes Plus kini sangat tragis. Seperti kata Yon suatu ketika bahwa Koes Plus hanya besar namanya tetapi tidak punya apa-apa. Ucapan ini memang pas untuk mewakili keadaan personel Koes Plus. Mereka tidak mendapatkan uang dari hasil penjualan kaset yang berisi lagu-lagu lama mereka. Tidak seperti para penyanyi/pemusik masa kini yang gaya hidupnya “wah” karena dari segi finansial pendapatannya sebagai penyanyi/pemusik cukup terjamin. Begitu juga bekas group-group tersohor seperti Beatles, atau Led Zeppelin, mereka hidup dengan enak hanya dari royalti kaset/VCD/CD/DVD yang mereka hasilkan. Sampai anak-anak dan istri mereka pun menikmati kelimpahan finansial ini. Koes Plus hanya dibayar sekali untuk setiap album yang dihasilkan. Tidak ada royalti, tidak ada tambahan fee untuk setiap CD/kaset yang terjual. Maka tidak heran ketika tahun 1992 Yon harus jualan batu akik untuk menghidupi rumah tangganya. Sementara kaset dan CD lagunya masih laris terjual di Indonesia. Sekarang pun di usianya yang ke-63 Yon dan kawan-kawan (Murry beberapa kali tidak tampil karena sakit) membawa nama Koes Plus harus manggung untuk mendapatkan uang. Dengan sisa-sisa suara dan kekuatannya mereka harus menjual suara dan tenaganya. Yon memang tidak merasakan ini sebagai beban. Dia bersyukur lagunya masih dicintai orang. Tetapi kita prihatin mendengar kabar seperti ini.

    Biografi Koes Plus
    Karya dari Tahun Ke tahun :

    1969
    Koes Plus Dheg-dheg Plas (Melody. LP-23)

    1970
    Natal bersama Koes Plus (EP) (mesra. EP-97)
    Koes Plus Volume 2 (Mesra. LP-44)

    1971
    Koes Plus Volume 3 (Mesra. LP-48)

    1972
    Koes Plus Volume 4 Bunga Di Tepi Jalan (Mesra. LP-50)
    Koes Plus Volume 5 (Mesra. LP-51)

    1973
    Koes Plus Volume 6 (Mesra. LP-60)
    Koes Plus Volume 7 (Mesra. LP-65)
    Koes Plus Volume 8 (Remaco. RLL-187)
    Koes Plus Volume 9 (Remaco. RLL-208)
    Christmas Song (Remaco. RLL-210)

    1974
    Koes Plus Volume 10 (Remaco. RLL-209)
    Koes Plus Volume 11 (Remaco. RLL-301)
    Koes Plus Volume 12 (Remaco. RLL-302)
    Koes Plus Qasidah Volume 1 (Remaco. RLL-341)
    Natal bersama Koes Plus (LP) (Remaco. RLL-342)
    Koes Plus The Best Of Koes
    Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 1 (Remaco. RLL-306)
    Koes Plus Another Song For You (Remaco. RLL-348)
    Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Remaco. RLL-314)
    Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Remaco. RLL-347)
    Koes Plus Pop Jawa Volume 1 (Remaco. RLL-248)
    Koes Plus Pop Jawa Volume 2 (Remaco. RLL-311)
    Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Remaco. RLL-299)
    Koes Plus Pop Keroncong Volume 2 (Remaco. RLL-300)
    Koes Plus Volume 8 (Instrumental)
    Koes Plus Volume 9 (Instrumental)
    Koes Plus Volume 10 (Instrumental)
    Koes Plus Volume 11 (Instrumental)
    Koes Plus The Best Of Koes (Instrumental)
    Koes Plus Pop Jawa Vol 1 (Instrumental)
    Koes Plus Pop Jawa Vol 2 (Instrumental)
    Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Instrumental)
    Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Intrumental)

    1975
    Koes Plus Volume 13 (Remaco. RLL-303)
    Koes Plus Volume 14 (Remaco. RLL-631)
    Koes Plus Selalu Dihatiku (Remaco. RLL-468)
    Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 2 (Remaco. RLL-448)
    Koes Plus Pop Melayu Volume 3 (Remaco. RLL-390)
    Koes Plus Pop Jawa Volume 3
    Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Instrumental)

    1976
    Koes Plus In Concert (Remaco. RLL-635)
    Koes Plus History Of Koes Brothers (Remaco. RLL-715)
    Koes Plus In Hard Beat Volume 1 (Remaco. RLL-717)
    Koes Plus In Hard Beat Volume 2 (Remaco. RLL-768)
    Koes Plus In Folk Song Volume 1 (Remaco. RLL-)
    Koes Plus Pop Melayu Volume 4 (Remaco. RLL-730)
    Koes Plus Pop Keroncong Volume 3 (Remaco. RLL-388)
    Koes Plus Pop Jawa Melayu (Remaco. RLL-633)
    Koes Plus Volume 12 (Instrumental)

    1977
    Koes Plus Pop Jawa Volume 4

    1978
    Koes Plus 78 Bersama Lagi (Purnama. PLL-2061)
    Koes Plus 78 Melati Biru (Purnama. PLL-2077)
    Koes Plus 78 Pop Melayu Cubit-Cubitan (Purnama. PLL-3055)

    1979
    Koes Plus 79 Melepas Kerinduan (Purnama. PLL-323)
    Koes Plus 79 Berjumpa Lagi (Purnama. PLL-3040)
    Koes Plus 79 Aku Dan Kekasihku (Purnama. PLL-4022)
    Koes Plus 79 Pop Melayu Angin Bertiup (Purnama. PLL-4009)

    1980
    Koes Plus 80 Jeritan Hati (Remaco. PLL-4044)

    1981
    Koes Plus 81 Sederhana Bersamamu (Purnama. PLL-5091)
    Koes Plus 81 Asmara
    Koes Plus Medley 13 Th Karya Koes Plus
    Koes Plus 81 Pop Melayu Oke Boss
    Koes Plus Medley Dangdut 13 Th Karya Koes Plus

    1982
    Koes Plus 82 Koperasi Nusantara
    Koes Plus 81 Pop Keroncong

    1983
    Koes Plus 83 Da da da
    Koes Plus Re-Arrange I & II

    1984
    Koes Plus 84 Angin Senja & Geladak Hitam
    Koes Plus 84 Palapa
    Memble
    Koes Plus Album Nostalgia Platinum 1
    Koes Plus Album Nostalgia Platinum 2
    Koes Plus Album Nostalgia Platinum (Intrumental)

    1985
    Koes Plus 85 Senja Kelabu

    1987
    Koes Plus 87 Cinta Di Balik Kota
    Koes Plus 87 Lembah Derita
    Milik Illahi
     

    About Author

    Title 2

    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Laboratorium Blog tes - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger